Wednesday, March 22, 2017

Almeera, si Putri Raja Cantik yang Bikin Ibadah Lebih Tenang karena #HALALItuHarusTOTAL


Assalamualaikum. Kata “halal” tak bisa dilepaskan dari kehidupan seorang muslim. Ternyata tidak hanya makanan dan minuman yang harus halal. Mestinya, semua yang kita gunakan dari kepala sampai kaki, termasuk sikap dan perilaku kita pun harus halal. Contohnya, hubungan antara lawan jenis baru bisa dibilang halal jika sudah menikah. Kalau ada yang mengatakan, “Duh susahnya jadi muslim, apa-apa harus halal.” Coba simak hadist Rasulullah berikut ini.


Dahulu, ada kisah seorang lelaki yang berdoa sambil menadahkan tangannya ke langit, tapi doanya tidak dikabulkan. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya Allah Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik saja. Allah memerintahkan kepada orang-orang beriman seperti apa yang Dia perintahkan kepada para rasul. Allah berfirman: “Hai, Rasul! Makanlah sebagian dari yang baik-baik dan berbuatlah amal yang baik (QS: Al-Mukminun: 51) dan Allah berfirman: “Hai, orang-orang yang beriman! Makanlah makanan yang baik yang Kami berikan kepada kalian.” (QS: Al Baqarah 172).

Lalu, Rasulullah bercerita tentang seorang lelaki yang menempuh perjalanan jauh sehingga rambutnya kusut dan kotor. Lelaki itu menadahkan kedua tangannya ke langit sambil berseru, “Ya Rab…. Ya Rab…..” Sementara itu, makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan ia kenyang dengan barang haram. Bagaimana mungkin doanya dikabulkan?” (Hadist Riwayat Muslim. Hadish Shahih).

Nah, jadi kehalalan sesuatu yang kita konsumsi (tidak hanya makanan dan minuman) itu bisa mempengaruhi terkabulnya doa. Kalau makanannya haram, pakaiannya haram, dan perbuatannya haram, doa kita bisa sulit dikabulkan. Sekarang kita berkaca diri. Apakah selama ini ada banyak doa kita yang belum dikabulkan meskipun kita sudah meminta sampai menangis-nangis? Jika iya, coba diingat-ingat lagi. Apakah semua yang kita konsumsi dan lakukan itu sudah halal?

Jangan-jangan kita sering memakan sesuatu yang haram tanpa kita sadari. Haram bukan saja dari bahan pembuatnya, tapi juga cara mendapatkannya. Atau, apakah pakaian kita itu sudah bersih dari najis? Bisa jadi saat salat, pakaian yang kita gunakan sudah tercemar najis. Islam memang sangat total mengatur kehidupan para penganutnya. Dari bangun tidur sampai tidur lagi, sudah ada aturannya.

Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim, memiliki Majelis Ulama Indonesia yang menyertifikasi produk-produk yang kita konsumsi sehingga mendapatkan label HALAL. Mengapa perlu disertifikasi? Karena kita tidak tahu proses dan bahan pembuatannya. Bagaimana jika terkontaminasi bahan yang haram? Tentu akan mengganggu ketenangan beribadah, karena salah satu syarat terkabulnya doa adalah menghindari barang yang haram.

Kalau makanan, minuman, dan kosmetik, sudah banyak yang disertifikasi halal. Alasannya, barang-barang tersebut langsung masuk ke dalam tubuh. Bagaimana dengan deterjen? Iya, deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian itu? Apakah deterjen juga perlu disertifikasi halal? Jawabannya ada pada talkshow yang saya hadiri pada tanggal 15 Maret 2017 lalu, bertempat di Bebek Bengil Menteng, Jakarta Pusat.

Narasumber yang hadir, yaitu: Bapak F. Gunawan. Deputy CEO PT. Total Chemindo Loka, Tim Almeera, dan Ustaz Aa Hadi. Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan deterjen bersertifikasi halal pertama di Indonesia: TOTAL ALMEERA dan memberikan edukasi tentang pentingnya menggunakan produk halal, terutama untuk umat Islam. Dihadiri oleh media dan 30 blogger yang mayoritas adalah hijabers. Saya datang mewakili Wajah Bunda Indonesia.


Sebelum acara dimulai, MC bertanya kepada para bloggers, mengenai pendapat mereka tentang deterjen halal. Saya yang juga ikut ditanya, justru bertanya kembali. Saya penasaran mengapa deterjen harus halal? Deterjen itu kan sabun pencuci pakaian. Mestinya kalau sudah dicuci ya bersih kan. Pertanyaan saya langsung dijawab oleh Bapak F. Gunawan. Bukankah #HALALItuHarusTOTAL?

Pemerintah Indonesia yang menyadari pentingnya produk halal untuk warganya yang mayoritas muslim, mengeluarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 yang membahas mengenai Jaminan Produk Halal. Undang-undang ini terdiri atas 68 pasal yang menyebutkan bahwa produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal.

Pemerintah bertanggung jawab menyelenggarakan Jaminan Produk Halal (JPH), dengan membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). BPJPH ini bertanggung jawab kepada Menteri Agama. BPPJH bekerjasama dengan kementerian atau lembaga terkait, Lembaga Pemeriksa Halal (LPH), dan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Produk yang disebut halal dalam UU tersebut adalah produk yang telah dinyatakan halal menurut syariat Islam. Dibuktikan dengan adanya label HALAL MUI pada kemasan produk. Produk-produk tersebut, meliputi makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, produk rekayasa genetik, barang gunaan yang dipakai, digunakan, atau dimanfaatkan oleh masyarakat. Produk-produk tersebut dinyatakan halal bila menggunakan bahan baku, bahan olahan, bahan tambahan, dan bahan penolong yang tidak melanggar syariat.
Bapak F. Gunawan diwawancarai oleh media. / Foto: @TotalAlmeera

Deterjen halal TOTAL ALMEERA termasuk produk olahan bahan kimiawi. Jadi, sudah benar langkah PT Chemindo Loka yang serius mengurus sertifikasi halal untuk produknya. Alhamdulillah, karena niatnya yang baik, ingin memberikan ketenangan kepada umat Islam di Indonesia saat beribadah, maka proses sertifikasi halalnya pun berlangsung lebih cepat daripada waktu standar. Deterjen Total Almeera ini hanya membutuhkan waktu 90 hari untuk mendapatkan sertifikasi Halal MUI.

Uji halal ini dilakukan tidak main-main. Semua bahan pembuat deterjen diteliti oleh MUI apakah mengandung bahan yang tidak sesuai syariat. Pihak MUI juga mendatangi pabrik Total Almeera, dan melihat sendiri proses pembuatannya yang higienis. Melihat keseriusan PT Total Chemindo yang ingin mendapatkan sertifikasi halal MUI, maka MUI pun bersegera memberikan sertifikasi halal setelah melewati prosedur yang tekah ditentukan.

Tim Almeera serius memproses dan memenuhi semua persyaratan untuk mendapatkan sertifikasi halal, sampai bekerja keras siang dan malam. Keseriusan itu pun dipuji oleh pihak MUI dan bahkan diharapkan semua produsen di Indonesia mengikuti langkah PT Total Chemindo, yaitu mengurus sertifikasi halal untuk produk-produknya. Sehingga masyarakat muslim di Indonesia bisa lebih tenang dengan banyaknya produk halal yang bisa dikonsumsi.

Deterjen itu fungsinya untuk membersihkan. Tentunya bahan-bahan yang terkandung di dalamnya haruslah bersih dan halal, terutama untuk masyarakat muslim. Dalam beribadah, kita dituntut untuk berpakaian yang bersih. Jika dicuci dengan deterjen yang sudah yakin bahan-bahan pembuatnya berasal dari bahan yang halal, insya Allah ibadah pun lebih tenang.

Apakah produk-produk Total sebelumnya itu tidak halal karena belum disertifikasi? Ternyata, kata Pak F. Gunawan, “Produk-produk PT Total Chemindo sebelumnya juga mengandung bahan-bahan yang aman. Hanya saja sekarang lebih aman lagi, karena sudah ada sertifikasi halal. Jadi masyarakat Indonesia bisa lebih yakin dengan kehalalan produk yang digunakan.”

Almeera sendiri diambil dari bahasa Arab yang artinya Putri Raja atau Wanita Cantik. Sesuai taglinenya, Fashion Care Detergent, adalah deterjen yang akan merawat busana-busana kesayangan kita karena bersih, wangi, dan lembut. Dapat digunakan untuk mencuci semua jenis pakaian: kerudung, baju koko, baju gamis, dan mukena.

Setelah Bapak F. Gunawan memberikan penjelasan mengenai sertifikasi halal Total Almeera, selanjutnya tim Communication Planner Total Almeera yang menjelaskan tentang konsep ikan TVC Total Almeera. Saya sudah pernah melihat iklannya dan yang langsung terngiang adalah taglinenya: HALAL Itu Harus TOTAL. Kami juga diputarkan kembali iklan tersebut. Tentang seorang ayah yang tinggal berdua dengan putrinya. Si ayah ini sabar sekali mengasuh putrinya. Tapi setelah sang putri dewasa, justru kurang memperhatikan ayahnya. Sampai si ayah merayakan ulang tahun putrinya sendirian karena putrinya asyik dengan teman-temannya.


Suatu ketika, putrinya ini mendapatkan hidayah sehingga teringat kembali dengan ayahnya. Dia pun kembali menemui ayahnya dan meminta maaf. Iklan ini mengusung konsep Religius, Culture, dan Tradisi. Yang berbeda, iklan ini mengedepankan sosok ayah. Biasanya iklan sabun cuci itu menampilkan sosok ibu. Ke manakah ibunya? Mungkin sudah meninggal dunia, seperti ibu saya.

Iklan ini mengingatkan saya kepada ayah saya yang mengasuh keempat putrinya setelah ibu saya meninggal. Jadi ingat sudah beberapa bulan ini saya tidak menengok ayah saya karena kesibukan. Melihat iklan ini membuat saya merenung. Pasti begitu juga yang dirasakan oleh ayah saya karena putrinya belum datang menengok. Sedih dan rindu. Ah, saya jadi ingin menengok ayah saya.


Iklan yang sangat menyentuh, mengusung tema Hijrah. Hijrah dari sikap dan perilaku yang tidak menyenangkan, terutama kepada orangtua. Hijrah dari tidak berhijab menjadi berhijab. Dan tentu saja hijrah ke deterjen halal saat mencuci pakaian, karena #HALALItuHarusTOTAL.

Tidak lengkap rasanya kalau belum mendapatkan penjelasan langsung dari tokoh agama mengenai perlunya menggunakan deterjen halal ini. Ustaz Aa Hadi datang ditemani istrinya, Cheche Kirani. Aa Hadi menjelaskan bahwa keberkahan hidup bisa didapatkan dengan melakukan hal-hal yang baik, di antaranya:


  1. Memperbaiki hubungan dengan Allah dengan menyempurnakan ibadah-ibadah kita, salah satunya menjaga makanan, minuman, dan pakaian kita dari barang yang haram. Termasuk menggunakan deterjen untuk mencuci pakaian, tentu lebih afdol jika deterjennya sudah halal.
  2. Memperbaiki hubungan dengan orangtua. Seperti pada iklan Total Almeera, jika selama ini kita belum memperhatikan orangtua, segeralah perhatikan. Kunjungi orangtua, karena mereka pasti merindukan kita.
  3. Jangan zalim kepada suami atau istri. Istri jangan zalim kepada suami. Tampil cantik di depan suami. Jangan muka pakai masker bengkoang, rambut jabrik, napas bau, badan bau bawang, dan paka daster bolong. Suami pun jangan zalim kepada istri. Berikan apa yang istri suka. Suami yang menyenangkan istri itu dosa-dosanya berguguran.
  4. Jangan memutus hubungan silaturahim, apalagi kalau hanya bertengkar soal politik. Jangan bertengkar. Harus rukun dan santun.
  5. Berhati-hati dalam melakukan segala sesuatu, karena di dalam Islam, semuanya bernilai ibadah. Termasuk mencuci pakaian. “Bersih dan halal itu tidak hanya sekadar makanan, tapi apa yang kita pakai atau gunakan dalam kebutuhan sehari-hari juga harus halal.”
Bapak F. Gunawan, Aa Hadi, dan Tim Total Almeera/ foto: @TotalAlmeera
Saya dan Wajah Bunda Indonesia/ Foto: WBI

Tentunya, setelah mendapatkan penjelasan tersebut di atas, saya langsung mencoba deterjen Total Almeera di rumah. Saya mencoba tiga jenis deterjen Total Almeera, yaitu:



Deterjen bubuk 900 gram, harganya Rp 17.000
Deterjen cair 800 ml, harganya Rp 18.500
Deterjen bubuk sachet 50 gram, harganya Rp 1.000

Testimoni saya setelah memakai deterjen Total Almeera:

  1. Harga Ekonomis. Dengan hanya Rp 1.000 sudah bisa membeli satu sachet deterjen bubuk dan cair. Bisa untuk satu kali mencuci pakaian. Saya sendiri memakai satu sachet untuk mencuci kurang lebih 10 lembar pakaian. 
  2. Kemasan Elegan. Kemasannya cantik sekali, terkesan mahal. Suka deh memandanginya. Benar-benar mengesankan Putri Raja. 
  3. Tidak Panas di Tangan. Ini penting sekali karena kita perlu menjaga tangan tetap lembut. Deterjen Total Almeera tidak panas di tangan. Saat mencuci pun terasa adem. Jadi tidak akan membuat kulit tangan iritasi atau mengelupas. 
  4. Busanya banyak. Mencuci dengan tangan lebih enak kalau busanya banyak. 
  5. Wangi dan harum. Tidak perlu memakai pewangi pakaian lagi, karena saya jarang sekali memakai pewangi pakaian. Jadi maunya beli deterjennya yang sudah wangi sekalian. 


Insya Allah, dengan kehalalan semua barang yang kita pakai, termasuk deterjen, membuat ibadah jadi lebih tenang. Semoga saja ke depannya akan lebih banyak lagi produk di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi halal. 

Informasi lebih lanjut mengenai Total Almeera bisa didapatkan di sini:
Website: Total Chemindo 
Twitter : @TotalAlmeera
Instagram: @TotalAlmeera
Fanspage: Total Almeera


31 comments:

  1. kayanya di minimarket blm ada ya Almeera

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru launching. insya Allah segera ada.

      Delete
    2. Teh bintang iklan yang setelah berhijab siapa ya namanya

      Delete
  2. Di warung dekat rumah belum ada juga, semoga segera tersedia ya.

    ReplyDelete
  3. di lotte supermarket juga belum ada deh

    ReplyDelete
  4. Iklannya bikin haru Mbak , jadi pengen nangis, pengen nyoba pake ini juga

    ReplyDelete
  5. MashaaAlloh..Lengkap dengan hadist,Barokaulohu bund πŸ˜‡

    ReplyDelete
  6. MashaaAlloh..Lengkap dengan hadist,Barokaulohu bund πŸ˜‡

    ReplyDelete
  7. Paket komplit mba... Jadi lebih suka yg Halal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Echi. Kalau ada yg sudah jelas halal, kenapa enggak?

      Delete
  8. Mba Leyla pas jadi model Almeera. Hihii. Asik ya inovasinya

    ReplyDelete
  9. Wah asyik, mesti dicari nih di Yogya, semoga ada.

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah sudah pakai total almeera dan suka banget sama produk ini

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah saya udh pake total almeera bun, harum dan bersih. Halal lagi πŸ˜„

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah saya udh pake total almeera bun, harum dan bersih. Halal lagi πŸ˜„

    ReplyDelete
  13. Cakep banget deh mba model Total Almeera

    ReplyDelete
  14. Harga nya itu loh ekonomis, cucian jadi bersih dan juga Wangi nya itu aku suka. Alhamdulillah ya ada total ALMEERA

    ReplyDelete
  15. Aku belum cek sih ke swalayan atau minimarket. Kan enak kalau stock udah habis ga bingung belinya dimana.

    ReplyDelete
  16. Saya suka sekali samaa harumnya yg menenangkan gitu..bener2 adem

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...