Wednesday, September 6, 2017

Ibu, Jangan Halangi Jodoh Anakmu


Instagram Laudya Cynthia Bella


"Asal bukan dengan orang yang beda agama, Ibu sih terserah aja anak-anak mau nikah dengan siapa...."

Alhamdulillah, menurut berita yang beredar, sebentar lagi Laudya Cynthia Bella akan menikah dengan CEO sebuah media di Malaysia, Engku Amran. Tanggalnya masih belum diketahui. Hanya saja Bella sudah mengadakan pengajian jelang pernikahan yang diposting di akun instagramnya. Pengalaman saya dulu, pengajian diadakan seminggu sebelum menikah. Semoga saja lancar sampai hari H.


Sebenarnya tulisan ini sudah mau saya tulis sejak Bella bertunangan dengan Afie Kalla. Untung tidak jadi, karena rencana pernikahannya batal entah mengapa. Tak berselang lama, Bella sudah menemukan pengganti. Walaupun seorang duda beranak satu, Engku Amran dinilai cocok bersanding dengan mojang Sunda yang cantik ini.

Saya termasuk penonton yang sangat bersyukur kalau Bella jadi menikah dengan Engku Amran. Saya sempat was-was Bella menikah dengan Cicho Jericho, aktor yang berpacaran dengan Bella cukup lama. Dulu saya pernah mengikuti beritanya. Duh, jangan sampai deh Bella mengikuti jejak Asmirandah. Ada apa dengan Asmirandah? Googling saja beritanya sendiri.

Buat saya pribadi, landasan agama adalah faktor paling penting dalam mencari jodoh. Yang penting seiman. Apalagi di dalam Islam, dari mulai bangun tidur sampai tidur lagi, ada doanya. Dari mulai membuat bayi sampai bayi lahir, ada doanya. Kalau tidak seiman? Bagaimana melakukan ritual agama itu? Belum lagi nanti mengajarkan agama ke anak-anak. Ajaran agama mana yang mau diajarkan? Anak disuruh memilih sendiri? Pada prakteknya pasti tidak mudah. 

Teman SMP saya dulu lahir dari orangtua yang berbeda  agama dan dia memilih agama ibunya karena lebih gampang. Tidak perlu salat dan  puasa. Landasan agama anak menjadi tidak kuat karena dari awal orangtua juga galau mau mengajarkan agama apa. Jadi, selain agama, faktor-faktor lain jangan sampai menjadi penghalang untuk mendapatkan jodoh. 

Contohnya seperti dalam kasus Bella yang masih lajang dan belum pernah menikah ini akan berjodoh dengan duda beranak satu. Di dalam masyarakat kita, masih banyak yang nyinyir. Ih kok mau sama duda beranak satu? Atau, ih kok mau sama janda beranak satu? Padahal, apa salahnya kalau seiman dan sudah jodoh? 

Ibu, jangan sampai menjadi penghalang jodoh anakmu. Mengapa Ibu? Sebab, banyak anak yang gagal menikah karena ibunya tidak setuju. Seorang ibu lebih selektif dalam memilih jodoh anaknya. Kadang-kadang selektifitas itu mendahului takdir. Hal-hal remeh saja dipermasalahkan. 

Semoga kisah yang akan saya ceritakan ini menjadi pelajaran. Seorang gadis mengalami gangguan mental karena dulu dilarang menikah oleh ibunya. Alasannya sepele. Kakak perempuan gadis itu belum menikah. Di Indonesia, masih ada pamali kalau adik melangkahi kakak perempuan. Tak peduli si adik sudah punya jodoh lebih dulu sedangkan si kakak masih belum jelas jodohnya. 

Akhirnya, si adik tidak jadi menikah karena kekasihnya tidak mau menunggu sampai kakak gadis itu menikah. Si adik pun stres dan mengalami gangguan mental. Lain lagi dengan adik lelakinya yang juga belum menikah akibat syarat berat dari sang ibu. Perempuan yang boleh menjadi menantunya itu harus satu suku, cantik, dan kaya. Alamak... Alhasil sampai sekarang adik lelakinya pun belum menikah walaupun usia menjelang 40. 

Alhamdulillah, saya dikaruniai ibu mertua yang bijaksana. Ibu mertua yang mengucapkan kalimat di atas. Asalkan jodoh anaknya bukan orang yang berbeda agama, silakan saja mau menikah dengan siapa saja. Contohnya suami saya, anak pertama, bertemu jodoh lain suku, Jawa pula. Meskipun sempat didera mitos pasangan Sunda & Jawa tidak akan langgeng, restu menikah tetap kami dapatkan. 


Termasuk juga masalah pendidikan. Walaupun belum sarjana, kalau sudah bisa menafkahi ya mengapa tidak? Dan adik melangkahi kakak. Siapa saja lah yang lebih dulu menikah, bukan masalah. Alhamdulillah jadinya semua anak ibu mertua menikah pada waktunya. 

Janganlah dipersulit jodoh anak kita. Doakan saja agar rumah tangga mereka senantiasa aman, damai, dan tenteram. Sebab, bertemu jodoh itu bagi sebagian besar orang tidaklah mudah meskipun orang itu cantik, kaya, dan berbakat seperti Bella. Bila sudah bertemu, jangan dihalangi kecuali kalau berbeda agama. 

Bagaimana kalau anak kita menyukai orang yang berbeda agama? Kalau saya sih berharap si calon menyamakan keyakinannya, alias menjadi muslim. Lalu dibimbing dengan serius agar kuat keimanan muslimnya, seperti Alvin dan Larissa, anak Ustaz Arifin Ilhan. 

Kalau tidak mau? Lepaskan saja. Insya Allah akan bertemu jodoh yang lebih baik dunia akhirat. Seperti Bella yang melepaskan Cicho. Melihat fisik dan prestasinya, tentu Cicho itu luar biasa. Penggemarnya banyak. Tapi Alhamdulillah Bella lebih mencintai Allah daripada seorang Cicho. Semoga Istiqomah. 

Membina rumah tangga itu tidak mudah. Seseorang harus klik dengan pasangan hidupnya. Jika setelah bertemu dengan yang klik, lalu dihalangi, apa jadinya? Memang tidak semua orang jadi mengalami gangguan mental karena gagal menikah, tapi mana tahu bila itu menimpa anak-anak kita karena ketahanan mental setiap orang berbeda-beda. 


Tulisan ini juga menjadi pengingat bagi saya seorang ibu yang memiliki 3 anak lelaki. Kelak mereka akan menikah. Biasanya seorang Ibu lebih selektif terhadap jodoh anak lelakinya, karena khawatir anaknya dikuasai menantu perempuan. Saya akan belajar dari ibu mertua saya. 

Saya menikmati memiliki ibu mertua yang sangat cair, tidak menuntut macam-macam ke menantu, menerima menantu apa adanya. Kalau ada keburukan menantu, tidak diumbar-umbar apalagi dijadikan bahan omelan di depan menantu. Ibu mertua yang menerima jodoh anaknya dari suku Jawa, bukan anak orang kaya, dan tidak terlalu cantik. 

Semoga saya kelak juga menjadi ibu mertua yang baik kepada menantu-menantu saya. Aamiin.

47 comments:

  1. Anakku 2 perempuan semua. Semoga aku kelak seperti ibu Bella. :) Aku ingin kelak anakku mendapat jodoh lelaki sholeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... Semoga terwujud semua ya mba

      Delete
  2. Benar sih. Tapi terkadang emang dari adat bilangnya ini itu. :'D

    ReplyDelete
  3. iya mba aku ikutin ceritanya Bella, dulu pas sama Chico pun dy uda galau akut krn perbedaan syukurnya Bella masih berfikir hehehe jadinya lepas dan sekarang mau nikah sama duda banyak yang menyayangkan bahkan menyinyir dg kata nyelekit. Jodoh kan sapa tau kayak Zaskia Adya mEcca nikah sama duda Hanung dia bahagia sampe anaknya 3 lucu2, Zee zee sahab jg nikah sama duda Prabu revolusi terbukti mereka bahagia selalu.
    Netizen seolah Tuhan yang sll meramalkan bahkan ikut campur untuk jodoh2in idolanya disini aku suka sebel hahaha :D
    Dan ini jadi pembelajaran untuk saya juga kelak saya bisa mendukung untuk setiap keputusan maupun pilihan anak-anak sbg ortu kita support dan yg terpenting Ridho mendoakan kebahagiaannya mereka :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul, banyak ya contohnya walaupun sama duda tetap bahagia.

      Delete
  4. Ibu 3 orang anak laki laki, saya juga mba..

    dari kecil saya sudah mulai kasih tau, kalau cari jodoh harus seiman mba....mudah mudahan anak anak nanti jodohnya wanita wanita baik yang sayang mertua he he he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul mbak, semoga dapat mantu yg sayang mertua yaa

      Delete
  5. semoga anak2 kitta dapat jdooh yg baik dunia akhirat :)

    ReplyDelete
  6. Setuju banget sama mbak leyla, walau cinta tapi beda agama lebih baik lepaskan. Itu akan lebih baik dan menenangkan jiwa..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, terutama utk pendidikan agama anak-anaknya kelak.

      Delete
  7. Aduh, jadi membayangkan jika mempunyai menantu kelak. Harus seiman. Masalah lainnya bisa dibicarakan. Yang penting agamanya baik.

    ReplyDelete
  8. Alhamdulillaj ya, Mbak. Dapat mertua bijak dan terus jadi keluarga samawa. Semoga istiqomah.:)

    ReplyDelete
  9. Ah, aku terharu baca tulisan ini.

    ReplyDelete
  10. Aku nonton waktu Bella diwawancara di Just Alvin. Beraaat ninggalin CJ yang udah bertahun-tahun sama dia. Tapi karena Beda prinsip dan ga bisa disatukan, mereka pilih jalan masing-masing

    ReplyDelete
  11. Adat istiadat yang masih banyak digunakan, seperti teman saya sampai saat ini belum menikah padahal sudah 4 tahun pacaran. Sebab calon mertuanya meminta ia (teman saya cewek) untuk menjadi PNS. Sebab ortu cowoknya dua2nya adalah PNS, sedangkan PNS di desa itu masih seperti priyayi. Sampai cowojnya dilangkahi adiknya yang notabennya belum memikiki penghasilan apapun. Hanya saja menantunya tersebut dari keluarga terpandang, kaya raya, punya jabatan sebagai gubernur atau walikota di salah satu daerah seberang, namun beda suku. Saya kalau dengar dia cerita ah kesel banget2 pingin maki2 aja calon mertuanya hihihi padahal cowoknya sudah masuk kepala 3 bukan lagi usia yang belum siap menikah, melainkan sudah sangat siap. Sampai saat ini teman saya masih terus mencari PNS agar dapat restu calon mertuanya dan menunjukan bahwa dia mampu. Baca cerita mbak langsung teringat kawan saya :( memang seharusnya jadi seorang ibu atau orang tua tidak boleh menghalangi anaknya menikah kecuali dengan sebab agama.

    ReplyDelete
  12. Prinsip ortu saya ini, yg penting muslim dan bukan laki orang. Adik saya pun nikah duluan dan keluarga kami sehat2 aja �� Moga Mba Leyla pun nanti dapat menantu yg terpilih oleh Allah ya ��

    ReplyDelete
  13. Bagus bgt mba tulisannya aku terharu sekaligus deg2an karena punya 2 anak perempuam

    ReplyDelete
  14. Adeemmm bacanya. Besanan yuk, mbak!
    Padahal punya anak aja blom ��

    ReplyDelete
  15. Jd inget pesan ibu sy juga yg sll bilang jodoh harus seiman...sy pun mendoakan anak2 dpt jodoh seiman, sama2 muslim

    ReplyDelete
  16. Iya bun. Mau duda atau janda yang penting seiman dan baik.😃

    ReplyDelete
  17. Saya sepakat dengan opini mbak Leyla karena sejak dulu orang tua mensyaratkan jodohnya harus seiman. Tetapi, saya juga ngga nyinyirin pasangan beda agama.

    ReplyDelete
  18. Aku pribadi setuju banget.. Walopun kenyataan di keluarga dan temen ada yg nikah beda agama, ya sudahlah.. Itu urusan dia. Aku jg prnh dihalangin ortu dulu mba. Tp alasannya krn ortu ga cocok ama ortu mantanku itu..

    Trs giliran aku dpt yg pas, ortuku setuju, eh dapat tentangan dr ortu cowo ku, karma mungkin :p. Tp alhamdulillah, pelan2 kita restui juga.. Makanya nikah ampe skr.

    Kalo ke anakku nanti, prinsipku sama. Terserah dengan siapa asa seiman dan bukan suami orang. Jgn sampe nyakitin wanuta lain..

    ReplyDelete
  19. Ikut senang dengan keadaan Bella sekarang. Iya bener, semoga anak2 gadis kita kelak dapat pendamping seorang laki2 imam yg sholeh yang bisa membawa pada kebahagiaan dan keselamatan dunia akhirat. Aamiin

    ReplyDelete
  20. Aamiin. Pertimbangan yang bagus dalam memilih jodoh ��

    ReplyDelete
  21. Amin semoga jodoh pasti bertamu karena ridho allah itu ridho orang tua juga

    ReplyDelete
  22. Tanteku termasuk korban aturan ketat orang tua. Sampe akhirnya memutuskan tdk mau menikah. Sedih ya, tapi in sya Allah tanteku sih single happy ya..

    ReplyDelete
  23. Jadi ikut sedih bacanya, semoga saja Bella bisa kuat terhadap nyinyiran dan pernikahannya lancar dan bahagia

    ReplyDelete
  24. Amin... Saya masuk kriteria di cerita teteh semuanya... Saya dilangkahi adik, saya menikah tidak pakai resepsi, saya menikah dengan teman sekolah padahal udah dekat yg lain dan bukan WNI.
    Semua karena ibu...
    Ibu saya berkata seperti ibu mertua Teteh...
    Sekarang saya bahagia... Alhamdulillah...karena doa restu ibu, keluarga kami insya Allah bahagia :)

    ReplyDelete
  25. Sepakat, siapapun jodohnya yg penting seiman. Sepertk nasehat almarhum bapak dulu juga begitu mbak.
    Nantipun akan sy nasehatkan ke anak-anak, terutama anak lelaki kalau bisa yg menjaga aurat juga hihi

    ReplyDelete
  26. bella salah satu artis yg aku suka..

    walau sekarang lg rame ttg pernikahan raisa dan hamish, aku termasuk yg tidak terlalu heboh apalagi baper..

    kalau bela aku sih suka sejak dia pakai hijab..

    setuju sih mbak.. ortu harusnya ga menjadi batu sandungan untuk para calon anaknya nanti

    apalagi mertua perempuan tuh.. biasanya yg paling mengerikan ya ini..

    ReplyDelete
  27. Kalau kata pak ustad : seagama dan laki laki. He..hee banyak yg sekarang ngaku laki tapi suka ama laki juga. Nauzubillah min zalik

    ReplyDelete
  28. Betul Mbak. Yang penting seiman. Alasan yang lain bisa dikondisikan. Saya mengalami pernah 'ditolak' bumer karena beda suku :D

    ReplyDelete
  29. kok aku terharu dengan artikel ini ya. Aku juga diam-diam penggemar Bella, karena baru ini aku ngomong menjadi penggemarnya. Apa pasal? karena pembawaannya yang semakin dewasa semakin tertata. Sejak memutuskan untuk mengenakan hijb, memutuskan melepas Chico dan berhati-hati dalam memilih pasangan hidupnya. Aaack suka banget Mbak, semoga Bella diberikan kelancaraan menjelang hari pernikahan ya
    .
    .
    Semoga banyak Ibu memiliki pemahaman yang sama dengan artikel ini ya, Mbak.

    ReplyDelete
  30. Kalau di adat batak jaman dulu harus ada yang menikan sama pariban dalam arti indonesia sepupu supaya mempererat tali persaudaraan dan supaya tidak punah boru dari pihak perempuan. Nah, dijaman sekarang sudah tidak ada istilah itu karena sudah banyak yang merantau dan pola pikirnya sudah luas dari berbagai bidang seperti pendidikan, adat istiadat dan lingkungan. Terkadang memang orangtua pengen punya menantu bebet bobot dan bibitnya nilai 10. Tapi dijaman sekarang cinta dan hati yang berbicara.

    ReplyDelete
  31. Pas banget kmrn hbs post di IG doa buat duo gadisku. Kelak dewasa semoga lelaki sholih saja yg menjaga hidup mrk.
    Sekufu dlm agama penting sekali...
    Ikut seneng Bella sdh menemukan hodoh terbaiknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga jodohnya seiman & Soleh tentunya ya Mak.

      Delete
  32. Betul mba, urusan jodoh ini bisa berat di tangan orang tua ya. Kalau orang tua memudahkan urusan jodoh anaknya, Insya Allah anaknya ga akan mengalami masalah soal jodoh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba. Paling seringnya ibu yg banyak pertimbangan dgn jodoh anaknya.

      Delete
  33. sepakat banget mbak. saya pernah tau ada orangtua yg terus-terusan menghalangi anaknya nikah dengan alasan gak selevel. sampai akhirnya anak perempuannya mengalami gangguan jiwa karna depresi :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama kayak kasus di atas ya. Kasian anaknya kan jadinya.

      Delete
  34. aku juga lelaki baru satu mau 3 kaya mba Leyla hihihihi

    ReplyDelete
  35. hihihi jadi senyam senyum baca artikel ini bun Ley.. soalnya ada beberapa cowok yg ngaku mundur gak berani deketin aku krn beranggapan orang Batak pastinya nyarinya org Batak. padahal, mama dan almarhum papaku mah santai, sm sekali gak masalah klo aku pacaran/nikah sm beda suku. btw klo soal mbak Bella ini aku pun sgt berharap kali ini semuanya lancar. bener kata bun Leyla, bnyk bgt org yg nyinyir soal ini. hiks.

    ReplyDelete
  36. Setuju mbak. Yg penting seiman dan sama2 mau memperbaiki diri.

    Saya pernah tau ada ibu yg nggak restu dan menghalang2i anak laki2nya nikah. Alasannya katanya "prinsip dan mendasar", krn calon mantunya itu janda cerai beranak 1. Lucunya si ibu yg ngalang2in itu sebenarnya juga pernah berstatus janda cerai tp udah nikah lagi. Nggak tau deh kenapa sensi banget sama janda. Sy malah pernah dengar dr lisan ibu itu sendiri, katanya, janda cerai krn suami selingkuh itu yg salah jelas yg perempuannya, krn nggak bisa jaga suami. Alamak, sadis benar tuduhannya. Padahal kan kita nggak bisa sembarang tuduh. Bisa aja krn emang suaminya yg kegatelan. Ada banyak kok yg begitu. Orang curang mah nggak perlu alasan. Ya kan mbak. Prihatin juga sih sama pemikiran seperti ini, huhu, apalagi ibu tsb punya anak perempuan juga. Kayak nggak takut deh ngomong nyaplak kayak begitu, huhu. Amit2, jangan sampai secara nggak sadar malah meniru pemikiran dan sikap terburu2 menghakimi seperti ini.. >.< naudzubillah :(((

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...