Wednesday, December 7, 2016

3 Hobi yang Membuat Hidupku Lebih Bermakna



Assalamualaikum. Pagi ini di media sosial, saya membaca status seorang teman. Bunyinya kira-kira begini: “Setidaknya, dalam hidup ini, milikilah tiga hobi. Satu hobi untuk mendapatkan penghasilan, satu hobi untuk bersenang-senang, dan satu lagi hobi untuk membuat kita semakin kreatif.” Saya setuju sekali dengan statusnya itu.


Alhamdulillah, hobi saya banyak sekali. Dari kecil, saya suka melakukan banyak hal. Saya suka menggambar, bermain peran, menari, membaca buku, menulis, dan mungkin ada lagi yang saya sukai tapi lepas dari ingatan. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menekuni tiga hobi saja. Tiga hobi yang sangat membantu mewarnai kegiatan sehari-hari saya sebagai ibu rumah tangga di rumah.

Setelah resign dari pekerjaan di kantor, saya merasa hobi-hobi ini sangat membantu saya. Saya jadi tidak merasa bosan dengan hanya berada di rumah, karena bisa melakukan hal-hal di luar rutinitas. Hobi-hobi itu juga membantu saya memiliki penghasilan sendiri, walaupun penghasilan suami sudah mencukupi.

Setidaknya, saya jadi bisa membantu orangtua dan adik-adik dengan sedikit penghasilan yang saya dapatkan dari hobi. Saya juga bisa menambal pengeluaran rumah tangga saat sedang kekurangan. Alhamdulillah juga, saya bisa membantu orang lain yang membutuhkan meskipun jumlahnya tak seberapa.

Namun, yang paling penting adalah, hobi-hobi saya itu telah menjadi inspirasi bagi ibu-ibu rumah tangga di sekitar saya. Banyak yang ingin belajar menulis juga dan mendapatkan penghasilan dari rumah dengan menulis. Sejak tahun 2011, saya dan dua orang teman membuat sebuah komunitas menulis online yang sesekali bertemu offline, yaitu BAW (Be a Writer) Community.


Kini, BAW Community diasuh oleh beberapa rekan penulis yang dengan senang hati membagi ilmu mereka dalam hal tulis menulis kepada tidak hanya ibu rumah tangga, tetapi juga Mbak-mbak, mas-mas, dan adik-adik remaja-remaja yang ingin menjadi penulis. Ada yang berhasil menembus media massa seperti koran, tabloid, dan majalah dengan tulisan-tulisannya, dan ada yang sudah menerbitkan buku sendiri.

Bersama seorang rekan penulis, saya juga membuat kursus menulis online yaitu Smart Writer. Kami membantu penulisan novel dan buku nonfiksi. Selama hampir dua tahun dibentuk, jumlah pesertanya sudah hampir mencapai lima puluhan orang. Lumayan untuk sebuah kursus berbayar. Alhamdulillah, beberapa peserta berhasil menyelesaikan proses penulisan bukunya. 

Kumpul bersama Komunitas BAW

Membaca, Bersenang-senang di Dunia Imajinasi
Hobi yang pertama adalah membaca. Saya sudah suka membaca sejak bisa membaca, karena almarhumah ibu saya rajin membelikan majalah dan buku anak-anak. Ketika liburan sekolah, saya menggelar buku-buku itu di depan rumah untuk disewakan dengan harga Rp 50. Teman-teman saya pun senang meminjam buku-buku itu, meskipun ada yang tidak mengembalikan.

Sampai hari ini, setelah menjadi ibu-ibu, saya masih senang membaca. Masih belum banyak ibu-ibu yang suka membaca. Saya saja pernah dikritik karena buku-buku tersebar di setiap tempat yang ada di dalam rumah saya. Di atas tempat tidur, meja makan, meja rias, ruang tamu, bahkan di dapur pun ada buku.

Membaca buku di tengah arus media sosial memang sulit, karena ibu-ibu sekarang lebih senang membaca facebook. Saya menyiasatinya dengan membaca sebelum tidur atau saat sedang dalam perjalanan. Dengan membaca, saya bisa mendapatkan banyak ilmu, wawasan, inspirasi, termasuk memperkaya kosa kata. Sebagai penulis, saya wajib rajin membaca. Agar bisa membeli buku, saya menyisihkan sebagian uang belanja atau dari penghasilan tambahan. Ya, karena membaca telah membawa saya pada hobi baru, yaitu menulis.

Agar bisa menyimpan poin-poin penting dari buku-buku yang sudah saya baca, saya juga membuat blog berisi resensi buku-buku tersebut di www.bukudanhidupku.blogspot.com. Dari menulis resensi buku itu ternyata saya bisa mendapatkan buku-buku baru tanpa harus membayar. Biasanya penerbit atau penulis memberikan buku terbitan terbaru kepada saya untuk diresensi.

Mereka ingin buku-buku tersebut diresensi agar bisa menginspirasi orang lain agar membaca buku tersebut. Sering kali orang-orang menghubungi saya, di mana bisa membeli buku yang sudah saya resensi. Saya senang membantu mereka menemukan buku-buku yang menarik untuk dibaca, karena memang tak semua buku itu bisa memenuhi harapan kita.

Di dalam sebuah resensi buku, saya menyebutkan kelebihan dan kekurangan buku-buku yang sudah saya baca, sehingga calon pembaca dapat menimbang-nimbang apakah mereka perlu membaca buku itu atau tidak. Dengan meresensi buku, saya juga merangsang minat baca orang-orang yang sebelumnya malas membaca.

Bagi saya, membaca juga merupakan kegiatan bersenang-senang. Saya sangat suka membaca novel fiksi terutama dengan jalan cerita yang menarik. Seperti membawa saya ke dunia lain yang belum pernah saya bayangkan sebelumnya. Saya suka membaca novel romance dan misteri. Saat pikiran sedang suntuk, saya akan membaca buku-buku yang membuat saya rileks.

Tak perlu jauh-jauh untuk mencari kesenangan. Cukup sediakan kopi dan cemilan, lalu duduk bersandar sambil membaca buku yang menghibur. Saya bisa ikut tertawa atau bersedih bersama para tokoh di dalam novel itu. Alangkah menyenangkan bisa masuk ke dunia imajinasi yang dibuat oleh para penulis novel.

Walaupun sering mendapatkan buku gratis, saya juga masih rajin membeli buku karena buku gratis itu kan ditentukan judulnya. Sedangkan kalau kita membeli buku sendiri, kita bisa memilih buku yang diinginkan. Saya lebih sering membeli buku via online daripada di toko buku karena saya keterbatasan waktu membuat saya sulit ke toko buku.


Menulis, Memperoleh Penghasilan Tambahan
Hobi membaca membuat saya jadi suka menulis. Saya sudah suka menulis sejak duduk di kelas 6 SD. Bermula dari menulis catatan harian, lalu cerpen, novel, dan buku nonfiksi. Alhamdulillah, sudah lebih dari 30 buku saya yang diterbitkan oleh banyak penerbit. Buku-buku itu mulai diterbitkan saat saya lulus kuliah.

Hobi menulis itu bisa dilakukan dari rumah. Setelah punya anak, memang harus pintar membagi waktu antara menulis dan mengurus rumah tangga. Saya menulis ketika anak-anak sedang tidur atau sibuk bermain. Dari tulisan-tulisan yang dibukukan itu, saya memperoleh penghasilan tambahan baik itu honor lepas maupun royalti yang berkelanjutan.

Salah satu buku saya

Honor dan royalti menulis itu saya gunakan untuk membantu suami, orangtua, adik-adik, maupun orang lain yang membutuhkan bantuan. Sebagian juga saya belikan untuk keperluan pribadi dan anak-anak, misalnya: kosmetik, pakaian, baju, sepatu, dan mainan anak-anak. Kalau dikumpulkan, pastinya uang dari menulis itu sudah memenuhi rekening tabungan saya. Untungnya, saya manfaatkan dengan baik.

Seperti ketika almarhumah ibu saya terkena kanker dan harus menjalani pengobatan. Saya merasa terbantu oleh royalti dari buku-buku saya. Sekarang pun sebagian dari penghasilan menulis itu digunakan untuk membiayai kuliah adik bungsu saya yang baru saja masuk Universitas. Maklum, adik saya lahir saat orangtua sudah berumur 40 tahunan.

Menulis di Blog, Meningkatkan Kreativitas
Menulis di blog sudah saya tekuni sejak tahun 2011. Awalnya saya hanya mau menyimpan tulisan-tulisan lama yang dimuat di majalah agar bisa dibaca oleh lebih banyak orang. Kemudian, saya bergabung dengan komunitas-komunitas blogger dan mendapatkan lebih banyak pengalaman dari sekadar mendokumentasikan tulisan.

Menulis di blog benar-benar mengasah kreativitas karena kita tidak cukup hanya menulis. Saya juga harus membuat foto dan gambar yang bagus. Belum ditambah dengan mendesain blog agar cantik dan enak dikunjungi. Jujur, itu pekerjaan yang sangat mengasah otak karena dulu saya hanya tahu menulis.

Bersama dengan komunitas Blogger Perempuan

Blogger-blogger juga semakin canggih. Tak hanya foto dan gambar, mereka juga membuat infografis yang kece-kece. Saya masih terus belajar meningkatkan kreativitas dalam blogging. Itu PR yang besar. Beberapa kali saya mengikuti pelatihan-pelatihan ngeblog, baik itu menghasilkan foto yang bagus maupun membuat Vlog. Ya, selain blog, sekarang juga ada Vlog (video blogger).

Blogging, selain mengajak saya untuk berpikir kreatif, juga membuka dunia baru, menambah pengalaman, teman, bahkan memberi tambahan penghasilan. Saya juga mengajak teman-teman penulis yang sebelumnya hanya tahu menulis buku, untuk ikut menulis di blog. Mereka itu sebagian besar ibu-ibu rumah tangga yang ingin menjadi blogger agar punya hobi yang menghasilkan, menyenangkan, sekaligus mengasah kreativitas.

Dari segi personal, menjadi blogger juga meningkatkan kualitas diri saya. Saya makin memperhatikan gaya busana dan perawatan tubuh.

Itulah ketiga hobi saya yang mewarnai hari-hari saya. Membuat hidup saya terasa lebih hidup dan bermakna. Saya berharap masih bisa menekuni ketiganya sampai usia senja.


18 comments:

  1. Hobi dan kesukaannya sama seperti saya, saya juga suka baca dan nulis tpi blum pernah gabung di grup kepenulisan apapun

    ReplyDelete
  2. Saya senang dengan bahasannya kali ini mbak. Mengulik lagi hobi saya di masa kecil. Dulu saya seneng membaca, menyewakan buku pada teman", menulis puisi dan cerpen. Entah karena kesibukan saya kuliah dan sekarang kerja, hobi itu nyaris terlupakan.
    Tapi alhamdulillaah saya sedang mencoba giat lagi membaca dan ngeblog.
    Semoga makin menginspirasi saya untuk bisa berkreasi lagi.
    Salam kenal mbak 😁

    ReplyDelete
  3. Idenya kreatif... 3 hobi. Dimulai untuk menambah pengahasilan dan tidak kehilangan suasana funnya ditambah bisa menambah kreatifitas..

    ReplyDelete
  4. Hobby yang bermanfaat memang menyenangkan buat dikerjakan

    ReplyDelete
  5. Yang penting, kita mengerjakan apa yang kita suka. Selebihnya adalah bonus. ^_^

    ReplyDelete
  6. Blogger tak hanya membuatku bisa menyalurkan hobi, tapi juge ketemu teman2 baru. ^_^

    ReplyDelete
  7. Hobinya serupa, Mbak. :D Mereka membuat hidupku lebih berwarna dan berarti. Setidaknya, ada tujuan untuk hidup. ^_^

    ReplyDelete
  8. Semangat terus buat hobinya, Mbak. ^_^ Pasti bermanfaat ....

    ReplyDelete
  9. Hobi bikin hidup lebih bersemangat..
    Salam kenal mbak.. 😊

    ReplyDelete
  10. III aku punya tu bukumu Cinderella storry mak

    ReplyDelete
  11. wii mantap banget emang hobi ini membaca...

    ReplyDelete
  12. Hobinya keren-keren dan mampu meningkatkan kualitas hidup. Semangat terus mbak...

    ReplyDelete
  13. semoga hobiku juga nulis dapat segera tertuangkan menjadi blog yang mengumpulkan pundi2 dolar. heheheh. salam kenal mbak

    ReplyDelete
  14. Aku juga pernah nyari buku second di buka lapak. Buanyaaaaaakkkk. Bikin gatel langsung mau beli-beliii. Hihihihihiii. Good luck blog competitionnya ya mak Leylaaaaa

    ReplyDelete
  15. Wah enak ya bisa bayar di indomaret, ga usah ke.atm :D

    Mba Leyla sering belanja online?

    ReplyDelete
  16. wah ... aku pingin seperti mbak leyla ... hoby menulis yg bisa menghasilkan uang

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....