Monday, March 20, 2017

Waspadai Sakit Tenggorokan di Musim Penghujan


Assalamualaikum. Musim hujan sudah tiba, nih. Beberapa daerah bahkan sudah mengalami musibah banjir. Selain banjir, ada satu hal lagi yang perlu diwaspadai setiap musim hujan. Sakit flu karena kehujanan! Dan ternyata benar. Dua minggu lalu, saya sakit flu. Bukan hanya itu. Tenggorokan juga ikut sakit, bahkan gusi pun bengkak. Rasanya sudah pasti menyiksa.

Saya sampai harus ke klinik dekat rumah dan mendapatkan banyak obat untuk mengatasi flu dan demam. Flunya sih sudah membaik. Selain minum obat, saya juga minum air perasan jeruk nipis hangat dan madu. Eit, masih ada yang tertinggal. Batuk! Sakit tenggorokan plus batuk membuat saya kehilangan suara. Anak-anak sampai tertawa cekikikan karena saya nggak bisa ngomel. Pas mau ngomel, yang keluar suara seperti tercekik. Salim menyebutnya, “suara embek (kambing).” Hadeeuuuh….

Duh, diobatin pakai apa lagi ya? Saya sudah banyak minum obat dari dokter, rasanya gimana gitu kalau minum obat lagi. Saya sudah minum obat antibiotik dari dokter, jadi nggak mau lagi minum antibiotik. Saya coba cari deh di google. Eh, saya menemukan informasi kalau sekitar 85% sakit tenggorokan disebabkan oleh virus yang juga menyebabkan sakit flu. Oh, pantesan… sambung menyambung kayak kereta api. Setelah flu, lalu sakit tenggorokan, lalu batuk, dan ditutup dengan sakit gigi. Nyaammm!

Berhubung saya sebelumnya sudah minum antibiotik, jadi saya coba cari obat lain yang nggak perlu diminum. Saya menemukan Betadine Obat Kumur yang katanya bisa membantu mengobati sakit tenggorokan, sariawan, gusi bengkak, dan bau mulut tidak sedap. Saya sudah mengenal produk ini sejak remaja. Ini memang produk yang sudah lama banget, sudah dipercaya di dunia selama lebih dari 50 tahun, tapi masih bertahan sampai sekarang karena memang manjur mengatasi keluhan-keluhan di atas. 



Manjur? Serius? Yup. Saya mengirim pesan ke suami supaya pas pulang kantor nanti mampir dulu ke apotek atau minmarket terdekat. Saya minta dia untuk membelikan Betadine Obat Kumur. Alhamdulillah, suami langsung tanggap. Pulang kantor, dia membawakan saya Betadine Obat Kumur. Harganya di minimarket Rp 25.500 ukuran 190 ml.


Dulu, orangtua saya juga kalau sariawan ya pakai Betadine Obat Kumur ini, tapi dulu saya belum pernah mencobanya. Agak deg-degan pas mau mencoba, saya khawatir rasanya pedas atau perih di lidah. Cairannya berwarna cokelat kekuning-kuningan, mirip Betadine Obat Luka. Baunya juga sama. Apakah rasanya sama? Nggak tahu deh, karena belum pernah kumur-kumur pakai Betadine Obat Luka.


Kemasannya dari botol plastik yang kuat dan nggak mudah pecah. Tutup botolnya berfungsi sebagai penakar juga, karna ada ukuran milinya di bagian dalam. Cara pakainya yaitu dengan menuangkan 15 ml Betadine Obat Kumur dan berkumurlah selama 30-60 detik. Dalam sehari boleh dipakai antara 3 sampai 5 kali. Eh, jangan ditelan ini. Ini hanya obat luar, jadi setelah dikumur ya dibuang. 



Ternyata rasanya nggak pedas atau perih, tapi malah tawar. Yup, rasanya tawar dan dingin. Hanya ada bau seperti Betadine Obat Luka. Saya pakai hanya dua kali sehari setelah menggosok gigi. Setelah tiga hari pemakaian, sakit tenggorokan hilang, gusi pun sudah nggak bengkak lagi. Jadi saya percaya dengan klaimnya sebagai obat sakit tenggorokan, obat sariawan, gusi bengkak, dan bahkan mengurangi batuk karena sifatnya yang melawan virus di area mulut dan tenggorokan.



Alhamdulillah, sekarang saya sudah sehat seperti semula. Betadine Obat Kumur mengandung Povidone Iodine 1%, yaitu antiseptik atau disinfektan yang membantu mencegah infeksi pada luka, melawan jamur dan virus, dan membunuh bakteri. Penggunaannya hanya pada saat dibutuhkan, atau hanya pada saat muncul gejala sakit tenggorokan, sariawan, gusi bengkak, dan bau mulut tak sedap. 



Jangan lupa bawa Betadine Obat Kumur setiap traveling atau saat berada di tempat (daerah, negara, lingkungan) yang tidak steril (sedang terkena wabah penyakit). Buat kamu yang suka makan makanan nggak sehat, seperti gorengan, waspadai kemunculan sakit tenggorokan. Kalau tenggorokan sudah mulai nggak enak, langsung berkumur dengan Betadine Obat Kumur ini. Yang mau naik haji atau berkunjung ke negara Timur Tengah, perlu juga membawa Betadine Obat Kumur karena sedang mewabah virus MERS dan SARS.

Ini kan cairannya berwarna cokelat kekuningan, apakah akan meninggalkan bekas di gigi kalau dipakai berkumur? Jawabannya: TIDAK. Setelah berkumur dengan Betadine Obat Kumur, saya berkumur lagi dengan air bersih. Alhamdulillah, gigi saya masih normal seperti biasanya. Yang penting saya sudah bisa makan enak lagi karena sakit tenggorokan, batuk, dan gusi bengkak sudah hilang!




17 comments:

  1. Makasih infonya Mbk, aku juga sering sakit gigi bisa dicoba

    ReplyDelete
  2. alhamdulillaah baca ini, pas banget gigiku sedang senut senutn :(

    ReplyDelete
  3. ooh betadine ada obat kumurnya ya, baru tau. Aku nih..masih batuk2 aja ..

    ReplyDelete
  4. Kalau berasa mau batuk atau tenggorokan sakit saya kumur pake Betadine kumur juga mbak Leyla, ngga jadi flu deh.

    ReplyDelete
  5. Ini obat favoriteku kalau urusan mulut. Tapi semenjak hamil dan menyusui ga bs lagi. Jadi cari yg lain deh. 😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang ibu hamil dan menyusui belum boleh.

      Delete
  6. Betadine kumur selalu tersedia di dalam kamar mandiku Mbak, membantu banget untuk urusan permasalahan di mulut, baik gusi maupun gigi

    ReplyDelete
  7. makasih infonyaa, bermanfaat sekali ...

    ReplyDelete
  8. belum pernah pake.. hmm.. boleh dicoba nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dicoba saat terkena gangguan2 seperti di atas.

      Delete
  9. Sring sakit tenggorokan biasanya minum fg troses.. belum nyobain betadine sich.. itu berbahaya ngga kalau tertelan?

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....