Thursday, October 5, 2017

Yuk, Makan Ayam dan Telur Setiap Hari Supaya Sehat, Cerdas, dan Cantik



Salah satu hal yang memusingkan bagi setiap ibu rumah tangga adalah pertanyaan "Masak apa ya hari ini?" Sebenarnya, ada banyak menu masakan di dunia ini, tetapi dengan keterbatasan bahan dan kemampuan, ya ujung-ujungnya "cuma" masak ayam dan telur. Ayam dan telur adalah bahan makanan yang paling mudah didapatkan dan harganya pun terjangkau dibandingkan seafood (makanan laut) seperti cumi basah, udang, ikan kakap, ikan salmon yang harganya selangit. 


Masalahnya, ada keyakinan di kalangan masyarakat kalau terlalu banyak makan ayam dan telur itu bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Ayam broiler, konon mendapatkan suntikan hormon supaya cepat besar. Suntikan itu bisa menyebabkan penyakit kanker kalau dikonsumsi oleh manusia. Sedangkan telur mengandung kolesterol tinggi yang berbahaya untuk orang berusia di atas 35 tahun. 

Saya sendiri sempat termakan kekhawatiran kalau terlalu banyak makan telur nanti bisulan. Jangan-jangan itu juga yang membuat konsumsi telur di Indonesia hanya 100 butir per orang per tahun. Artinya,rata-rata orang setiap tiga harinya hanya makan 1 butir telur. Orang juga takut makan ayam broiler banyak-banyak karena disuntik hormon, padahal harga satu dosis hormon setiap kali suntik adalah Rp 65.000. Berapa harga ayam broilernya? Saat ini di tukang potong ayam, harganya per kilogram adalah RP 30.000. Apakah masuk akal jika peternak menyuntik ayamnya dengan suntikan yang harganya lebih mahal daripada harga ayamnya?

Makan Telur Bisa Bikin Sehat dan Cantik? 
Serius nih? Nggak bikin bisulan dan kolesterol? Telur itu bahan masakan yang paling mudah didapatkan. Hampir semua warung tetangga menjual telur. Telur juga paling mudah diolah. Tinggal digoreng dadar atau ceplok, kasih garam sedikit, langsung bisa disantap. Saya juga sangat suka makan telur, apalagi telur balado. Saya kangen masakan telur balado buatan almarhumah ibu saya. 

Dulu sewaktu baru kuliah di Semarang dan terpisah jarak dengan orangtua di Jakarta, yang paling saya kangenin adalah telur balado masakan ibu. Saya suka telur yang direbus bulat-bulat dan dimasak bersama sambal balado yang super pedas. Di Semarang agak susah mendapatkannya karena rata-rata masakan di sana rasanya manis. Jadi, yang banyak adalah telur kecap atau telur gudeg.

Telur 1 kg Rp 20.000. foto: dok. Pribadi.

Sekarang setelah punya anak, anak-anak saya juga sangat suka telur. Terutama kalau didadar dengan daun bawang. Atau sebagai campuran nasi goreng, yummy.... Telur itu mutlak ada di lemari es, karena bisa dimasak kapan saja kalau lapar. Ternyata telur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan kecantikan, sehingga disebut juga SUPER FOOD. Telur adalah sumber protein yang baik untuk meningkatkan kecerdasan otak, membentuk otot, dan bahkan bisa mempercantik kulit wajah. 

Saya pernah membaca rahasia kekuatan otot binaragawan, yaitu dengan mengonsumsi beberapa butir telur mentah setiap hari. Protein di dalam sebutir telur adalah 6,5 gram. Selain itu ada juga kandungan asam amino, vitamin A untuk menambah ketajaman penglihatan, Zeaxantin dan Lutein sebagai antioksidan, Vitamin B dan folat yang baik untuk kesehatan ibu hamil dan janinnya, Kolin untuk perkembangan otak anak, dan banyak lagi kandungan nutrisi lainnya seperi zat besi, vitamin E, vitamin K, Kalsium, Seng, Mineral. 

Telur mengandung kolesterol tinggi? Yup, memang telur dapat meningkatkan kolesterol tapi kolesterol baik. Jumlah kolesterol di dalam telur adalah 210 mg, tapi tidak serta merta meningkatkan kolesterol di dalam tubuh. Jika kita mengonsumsi telur, maka Liver akan mengurangi produksi kolesterol. Kecuali untuk orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi, membutuhkan konsultasi dokter untuk mengonsumsi telur. Telur juga dapat membantu program diet, karena kandungan proteinnya membuat kita merasakan kenyang lebih lama. Jika sebelumnya kita makan telur dengan nasi, bisa diganti nasinya dengan gandum dan sayuran.


Vitamin D yang ada di dalam telur juga membantu penyerapan kalsium, sehingga memperkuat tulang. Kandungan Vitamin A, E, dan sulfur di dalam telur juga dapat menguatkan rambut dan cocok untuk Anda yang punya masalah rambut rontok. Seleniumnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Walaupun tinggi protein, tapi telur rendah kalori dan bebas lemak. Aman buat kita yang mau langsing dan terhindar dari serangan jantung. 

Untuk kecantikan, putih telur dapat mengencangkan dan menghaluskan kulit wajah jika digunakan sebagai masker. Nah, ini kebalikannya dengan kuning telur. Sebenarnya, putih telur dan kuning telur sama-sama baik dimakan. Tetapi pada kasus tertentu, yaitu alergi telur, yang membuat alergi adalah kandungan albumin di dalam putih telur. Biasanya alergi makan telur ini dialami oleh anak-anak. Contohnya saya dulu waktu masih kecil, kalau banyak makan telur akan bisulan. Untuk anak yang alergi telur, solusinya cukup makan bagian kuningnya saja. Putihnya untuk si mamah yang mau maskeran. 

Waw, terbukti kan manfaat telur untuk kesehatan dan kecantikan? Apalagi harganya satu kilogram saat ini berkisar Rp 20.000. Telur sebanyak itu bisa dimasak untuk dua-tiga hari. Ekonomis dan hemat. Bu Ibu tidak perlu galau lagi uang belanja cepat habis. 

Yuk, Jadi Lebih Sehat dan Cerdas dengan Makan Ayam!
Selain telur, daging ayam juga mudah didapatkan dan harganya terjangkau dibandingkan daging sapi atau kambing. Daging ayam juga bisa diolah menjadi masakan apa saja. Di rumah saya, anak-anak suka makan daging ayam yang ditepungin (fried chicken), semur ayam, dan kari ayam. Kalau sudah makan dengan ketiga menu itu, dijamin deh makannya lahap. Mereka lebih suka makan daging ayam daripada ikan. Jujur nih, saya sempat diserang kegalauan juga. Bahaya nggak ya kalau anak-anak saya sering makan daging ayam? Bukankah daging ikan lebih bergizi?

Eit, ternyata daging ayam juga punya banyak manfaat untuk kesehatan. Apalagi dugaan soal suntik hormon itu sudah dibantah ya, karena tidak logis. Pada tahun 1960-1970 memang pernah terjadi pemakaian hormon untuk memacu pertumbuhan. Tapi kini sudah ada rekayasa genetika melalui persilangan, sehingga ayam dapat tumbuh lebih cepat tanpa suntik hormon. Melalui FCR (konversi pakan), saat ini bisa didapatkan bobot badan daging ayam sebanyak 1,8 kg hanya dalam waktu 28 hari. Jadi, bukan karena suntik hormon. Ada 3 alasan mengapa suntik hormon tidak bisa dilakukan: secara teknis sangat sulit dilakukan, secara ekonomis tidak menguntungkan, dan secara sosial tidak dapat diterima oleh masyarakat karena dapat menyebabkan kanker. Pertumbuhan ayam broiler yang lebih cepat disebabkan oleh seleksi genetik dan breeding programs. 

Apa saja manfaat daging ayam untuk kesehatan? 

Ternyata daging ayam mengandung zat besi yang tinggi sehingga dapat mengatasi anemia. Penyakit anemia itu sendiri berbahaya kalau dibiarkan, karena membuat produktivitas menurun. Pada ibu hamil, anemia dapat membahayakan janin karena kurangnya suplai darah ke plasenta bayi. Anemia menyebabkan tubuh lesu, tidak bersemangat, bahkan pingsan mendadak. Biasanya, ibu hamil diberikan vitamin zat besi, tapi bisa juga ditambah dengan mengonsumsi daging ayam. Anak-anak yang punya penyakit anemia juga sebaiknya banyak mengonsumsi daging ayam, karena anak-anak membutuhkan tenaga dan pikiran cemerlang untuk menyerap pelajaran.

Daging ayam juga mengandung mineral untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit. Zat Niacin di dalamnya dapat mempertahankan keseimbangan kolesterol. Dokter-dokter pun merekomendasikan para pasien yang memiliki kolesterol tinggi, untuk mengganti konsumsi daging merah ke daging putih (ayam dan ikan). Proses pengolahannya pun perlu diperhatikan, yaitu dengan direbus atau dikukus. Kandungan mineral kalsiumnya dapat memperkuat tulang. Untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, kalsium dan fosfornya dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. 

Ayam juga mengandung selenium yang mencegah sakit di persendian, sehingga bagus untuk orang lanjut usia. Sup ayam dipercaya dapat mempercepat penyembuhan influenza, karena memang daging ayam memiliki vitamin dan mineral yang meningkatkan sistem imun tubuh dan menghindari dari infeksi penyakit. Vitamin B5 dan asam pantotenatnya memberikan ketenangan pada sel-sel syaraf manusia, sehingga mengurangi stres. Banyaknya olahan daging ayam dapat meningkatkan nafsu makan yang tentunya bermanfaat untuk anak-anak yang susah makan.

Eit, tapi untuk ibu-ibunya yang mau diet juga bisa. Daging ayam dijadikan sebagai pengganti nasi. Cukup ditemani dengan sayuran dan buah-buahan. Ini disebut juga diet Keto, yaitu diet tanpa karbohidrat dan mengganti makanan dengan protein. Ayam mengandung protein tinggi yang dapat menekan rasa lapar. 

Dari paparan di atas, sudah terang ya kalau ternyata daging ayam dan telur itu baik untuk kesehatan dan kecantikan. Jangan khawatir makan daging ayam dan telur, apalagi untuk anak-anak sangat bermanfaat. 

Berikut ini adalah dua resep favorit keluarga saya dengan bahan dasar ayam dan telur: 

Telur Balado
Cara membuatnya sangat mudah. Rebus beberapa butir telur sekitar 30 menit. Buang kulitnya, lalu goreng dengan sedikit minyak sebentar saja. Haluskan 5 siung bawang merah, 10 buah cabai merah, dan 1 butir tomat. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak selama 5 menit. Masukkan telur rebus dan aduk sampai tercampur dengan sambalnya. Tambahkan garam dan gula secukupnya sampai rasanya pas di lidah.

Telur Balado. Foto: dok. Pribadi.


Ayam Kecap
Daging ayam dikukus atau direbus dulu, kemudian angkat. Tumis bawang putih, jahe, kemiri, dan bawang merah yang sudah dihaluskan sampai wangi. Bisa ditambahkan cabai kalau ingin pedas. Lalu masukkan daging ayam yang sudah dikukus itu. Tambahkan air 2 gelas, gula merah, dan garam. Terakhir, masukkan kecap secukupnya. Masak hingga airnya surut dan berkurang.

Ayam Kecap. Foto: dok pribadi.

Sumber Referensi: 
http://www.trobos.com/detail-berita/2013/02/01/29/3760/menepis-isu-hormon-pada-broiler
http://ary-sy.blogspot.co.id/2014/12/bayam-dan-telur-mempertajam-penglihatan.html
http://olahraga.kompas.com/read/2011/07/09/1024569/telur.mentah.kaya.antioksidan

22 comments:

  1. Ooooh ternyata ada sebutan Super Food untuk telur2 ini ya buat kesehatan dan kecantikan.... aku Juga suka telur balado atau bumbu kecap, mbak Leyla... 15 Oktober ya Hari Ayam dan Telur Nasional.

    ReplyDelete
  2. Telur memang termasuk bahan makanan yang gampang ditemukan ya. Alhamdulilah saya juga kalo lagi cari praktisnya tuk masak ya seringnya ya telur ini, mau digoreng atau jadi campuran, pokoknya praktis.

    ReplyDelete
  3. Akuuuu paling sering stock telur, soalnya paling aman dari pada ngemie instan sih. Hehe.

    ReplyDelete
  4. Telur dan ayam memang jenis makanan yang paling mudah ditemukan, harganya pun terjangkau. Tapi untuk usia 40tahun ke atas apalagi yg memiliki resiko kolesterol, kuning ayam tidak dianjurkan oleh dokter ataupun petugas kesehatan. Namun diperbolehkan makan putih telurnya. Namun untuk anak-anak bagus banget untuk mengkonsumsi telur dan ayam. Telur dan ayam memenuhi kebutuhan protein yg dibutuhkan oleh anak anak.

    ReplyDelete
  5. Petok Petok. Ane Suka Di bangunin Ayam Di pagi hari. Ayam kecil yg menguntungkan

    ReplyDelete
  6. Telur dan ayam, bahan makanan yang paling praktis dan gampang dicari dipasar dan terjangkau harganya, bikin menu makanan semur ayam plus telor kombinasi yang cocokk untuk di santap

    ReplyDelete
  7. sedapnya jadi mo makan semuanya.. paling mudah klo ga ada lauk dirumah tinggal nyeplok telor

    ReplyDelete
  8. Aku paling suka telor. Telor diceplokin aja udah anteng makannya hihihi.

    Cuma kadang kalo keseringan ya bosen. Jadi suka diganti-ganti :D

    ReplyDelete
  9. Telor & ayam makanan bergizi & dibutuhkan tubuh, tapi sekarang kurangi makannya, hehehe. Faktor U

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. oh baru tau ada hari telur dan ayam nasional, telur sumber protein hewani paling murah, anakku suka makan telur ya dibikin omelet ato orak arik

    ReplyDelete
  12. Saya juga wajib stock telur. Soalnya makanan paling praktis dan bisa dibuat beragam masakan. Ternyata manfaatnya malah banyak ya ^_^

    ReplyDelete
  13. telur itu palaing praktis memasaknya jd hrs ada di kulkas

    ReplyDelete
  14. Lho, ternyata daging ayam bisa buat bantu diet ya. Saya baru tahu. 🤓

    Keren nih, jadi bersama sayur dan daging ayam Siapa pun yang sedang program diet bisa terealisasi.

    Terimakasih, sharing-nya Mbak.

    Salam bahagia dari Bondowoso..

    ReplyDelete
  15. Supaya ganteng juga. Kmrin liat bejejer ayam menetas wow babam seneng. Ini 22 nya favorit apalagi sambil masak bareng

    ReplyDelete
  16. Supaya ganteng juga. Kmrin liat bejejer ayam menetas wow babam seneng. Ini 22 nya favorit apalagi sambil masak bareng

    ReplyDelete
  17. Di rumah wajib stok telur. Kalau lagi bingung mau masak apa, paling gampang deh bikin olahan dari telur :)

    ReplyDelete
  18. Sama nih kayak anakku suka banget makan ayam dan telur, mba.

    ReplyDelete
  19. Jadi laper lihat masakannya Mba, aku suka telor sama ayam :D

    ReplyDelete
  20. Baru tau ada hari Ayam nasional, hahaha
    Anak saya tuh hobi banget sama telur. Klo pake telur, makannya buanyak, tapi sayangnya ada efek sampingnya, cem kayak bisulan gitu T.T

    ReplyDelete
  21. aku baru tahu loh mba kalo daging ayam bisa menyeimbangkan kolesterol Makasih infonya mba:D

    ReplyDelete
  22. ooooh ada hari telur dan ayam nasional toh, kalau bahas tentang ayam n telur saya suka banget, soalnya saya suka makan telur tapi nuh ketika uda makan telur beberapa hari berturut-turut tangan saya keluar bintik-bintik.alergi kali ya bun.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....