Sunday, May 6, 2018

Sehat Bebas Worry bersama Softex Daun Sirih



Salah satu momen spesial dalam hidup seorang wanita adalah menstruasi. Saya masih ingat bagaimana saat pertama kali mengalami menstruasi. Kaget dan cemas melihat begitu banyak darah yang keluar dari miss V.



Untungnya, kepala sekolah semasa SMP pernah mengumpulkan para siswi di ruangan tertutup, lalu menjelaskan mengenai menstruasi dan cara membersihkan darahnya. Dari beliau juga saya mengenal yang namanya pembalut kewanitaan. Apakah dengan mengenakan pembalut, masalah menstruasi itu selesai? 

Tidak. Ada banyak kejadian memalukan akibat darah menstruasi menembus pembalut, celana dalam, dan  rok yang saya pakai. Tentu saja itu memalukan kalau terjadi pada saat saya sedang beraktivitas di luar rumah. Dulu, setiap kali saya menstruasi, ada saja teman wanita atau bahkan wanita yang tidak saya kenal, tiba-tiba menghampiri sambil berbisik, "Lagi dapet ya? Itu nembus...." Malu? Pasti....

Whoaaa... nembuuusss.... Biasanya kalau dibisiki seperti itu, saya langsung menutup bagian belakang dengan tas. Volume darah menstruasi yang cukup banyak dan kualitas pembalut yang kurang oke membuat darah tersebut masih bisa menembus keluar.

Dan bukan itu saja, saya juga pernah mengalami gatal-gatal pada area miss V akibat memakai pembalut yang salah. Sampai-sampai sekarang ini saya hanya mengenakan pembalut wanita selama 3 hari saja, yaitu saat menstruasi sedang banyak-banyaknya. Setelah volume darah berkurang atau tinggal flek-flek saja, saya tak lagi mengenakan pembalut. Adakah pembalut wanita yang bikin kita nyaman, aman, dan sehat bebas worry? 

Informasi itupun saya dapatkan dari acara HijupxSoftex Daun Sirih yang bertempat di Eastern Opulence Jakarta. Saya datang bersama sekitar 49 blogger dari komunitas BloggerCrony. Sejujurnya, acara ini sangat saya nantikan karena informasi dan tema acaranya "cewek banget."

Saya di acara Hijup Bloggees Meet Up x Softex Daun Sirih

Didukung oleh dua brand yang sangat memahami kebutuhan wanita. Pertama, saya sering berbelanja pakaian di Hijup. Kedua, pembalut wanita Softex Daun Sirih ini barangkali bisa menjawab pertanyaan mengenai adakah pembalut yang bikin kita nyaman, aman, dan sehat bebas worry? 

Kesibukan Lulu El Hasbu dan Pembalut yang Menemaninya 
Lulu El Hasbu menjadi pembicara pertama di acara ini. Lulu El Hasbi adalah seorang fashion, beauty, dan Lifestyle Blogger, juga designer @ELHasbu. Kesibukannya setiap hari membuatnya lupa hari dan tanggal. Lulu membagi tipsnya untuk menjaga stamina tubuh, yaitu tidur yang cukup, minum air putih yang banyak, dan minum vitamin tambahan. Selain memperhatikan perhatian luar, Lulu juga sudah tentu menjaga area kewanitaannya.  

Lulu El Hasbu (baju hijau) 

Lulu menceritakan kesibukannya mengurus acara fashion show yang harus stand by seharian. Untuk itulah dia membawa panty liner agar area kewanitaannya tidak lembap. Akan tetapi, terkadang dia malas mengganti panty linernya karena malas dan capai. Kemudian Lulu menceritakan pengalaman menstruasinya yang pertama kali di pesantren dan berjauhan dengan mamanya.

Lulu termasuk terlambat menstruasi. Ketika teman-temannya mendapatkan menstruasi, dia belum. Dan pada saatnya mendapatkan menstruasi, dia pun hanya belajar mencari dan menggunakan pembalut dari teman-temannya yang sudah mengalami lebih dulu.

Lulu El Hasbu mencari pembalut dari iklan yang ditayangkan di televisi, sehingga semua yang diiklankan itu dicoba. Sampai sekarang pun dia masih mencari pembalut yang enak dipakai dan tidak membuat alergi. Hm, pengalamannya ini sama dengan saya deh. Saya juga masih mencari pembalut yang enak dipakai dan tidak membuat gatal-gatal.

Wanita berhijab lebih besar kemungkinan mengalami lembap di area V karena pakaian tertutup dan bertumpuk-tumpuk. Kalau dibiarkan, akan menyebabkan keputihan. Masalah keputihan ini adalah masalah lain yang mengintai dari area V karena bukan masalah sepele lho. Jika dibiarkan, akan menjadi penyakit berbahaya seperti kanker rahim. 

Cegah Keputihan dengan Cara-cara Ini
Membicarakan masalah kesehatan reproduksi tidak lengkap tanpa mendatangkan seorang dokter, yaitu dr. Bram, SpOG. Dr. Bram menjelaskan mengenai penyebab terjadinya infeksi pada area kewanitaan sehingga menyebabkan keputihan dan penyakit serius lainnya. 

Dr. Bram, SpOG

Seks bebas
Seks bebas berisiko meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi menular seksual dari virus, bakteri, dan parasit. Seks bebas dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti HIV AIDS. 

Kencing Manis
Bagi penderita kencing manis, kondisi area V dengan cairan urine yang abnormal juga akan menyebabkan keputihan.

Penggunaan Antibiotik 
Siapa yang kalau sakit sering dikasih obat antibiotik? Sebenarnya tidak semua penyakit membutuhkan antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan menyebabkan keseimbangan bakteri di area V terganggu dan menyebabkan keputihan.

Perubahan Hormonal
Ini adalah sesuatu yang normal, misalnya saat hamil atau sebelum dan sesudah haid. Volume keputihan akan lebih sering dan banyak sehingga disarankan untuk memakai Panty Liners agar mencegah kelembapan pada area V.

Merokok dan Alkohol
Jauh-jauh deh dari kebiasaan merokok dan minum alkohol, ya karena ternyata bisa mengganggu keseimbangan hormonal dari area V dan menimbulkan keputihan bahkan infeksi di bagian kewanitaan.

Obesitas
Obesitas dapat menginfeksi area kewanitaan. Eh kok bisa? Itu karena bagian selangkangan yang tertutup lemak menyebabkan area V lebih lembap sehingga dapat memunculkan kuman dan parasit. Solusinya ya dengan sering mengganti celana dalam dan panty liner.

Stress
Wanita yang lebih stres dapat meningkatkan keputihan dan infeksi kewanitaan pula karena tubuh mengeluarkan hormin kortisol yang mengganggu keseimbangan hormon. Gangguan keseimbangan pada pH vagina ini akan menyebabkan munculnya keputihan. Jadi, santai aja ya menghadapi masalah. 

Keluhan yang terjadi saat infeksi kewanitaan adalah gatal dan nyeri. Rasa nyeri dirasakan di luar atau pada saat berhubungan. Area V juga bau, yang baunya tergantung pada penyebabnya. Wah, ini mengganggu sekali ya. Terutama bila sudah bersuami. Pasti nggak nyaman banget kan berhubungan suami istri dengan kondisi miss V yang tidak sehat? 

Beberapa tanda keputihan yang tidak normal, yaitu jumlahnya yang banyak, konsistensinya berubah (dari encer menjadi kental), warnanya berubah dari bening sampai hijau, kuning, dan merah, gatal dan peradangan, dan terakhir bau. Nah, kalau keputihan yang kamu alami sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera deh dibawa ke dokter untuk diketahui solusinya. 

Bagaimana Cara Menjaga Miss V Agar Tetap Sehat dan Bebas Worry?
Tenang.. jangan cemas dan takut dulu akan dampak keputihan dan infeksi kewanitaan yang serius. Dr. Bram, SpOG juga memberikan tips menjaga Miss V agar tetap sehat dan bebas worry. Bagaimanapun, Miss V ini aset kita untuk memproduksi generasi berikutnya. Nah, apa sajakah tipsnya? Simak dan praktekkan yaa...

Menjaga Kebersihan Secara Umum
Setelah buang air kecil harus dikeringkan miss V-nya sampai kering. Cebok dari depan ke belakang, karena daerah dari anus itu lebih banyak bakterinya. Gunakan pembersih dari bahan alami, misalnya yang mengandung daun sirih dan menjaga Ph normal yaitu asam.

Hindari Vagina Douching 
Jangan menyemprot cairan pembersih vagina apa pun ke dalam vagina (Vagina Douching). Khawatir kuman yang ada di vagina bisa naik ke rahim atau saluran telur.

Sebelum dan Sesudah Bersenggama Harus Membersihkan Miss V
Bagi yang sudah bersuami, biasakan untuk membersihkan Miss V sebelum dan sesudah bersenggama. Agar kuman-kuman tidak ikut masuk ke dalam Miss V dan mengakibatkan keputihan.

Stop Alkohol dan Merokok
Sudah tentu ya kamu-kamu yang masih suka merokok dan minum alkohol, tinggalkan saja kebiasaan buruk itu karena selain berdampak buruk bagi kesehatan seluruh tubuh, juga buruk untuk kesehatan organ kewanitaan.

Gunakan Panty Liners dan Ganti Setiap 3 Jam Sekali 
Sebelum terjadi suasana lembap di area Miss V, pembalut sudah diganti agar bakteri tidak berkembang. Baik itu saat sedang menstruasi maupun tidak..Jangan sampai ganti pembalut setelah darah haidnya nembus ke rok ya xixi....

Pergi ke Dokter Kandungan 
Saat keputihan sudah berubah warna, jangan malu untuk memeriksakan diri ke dokter karena dokter mengetahui cara mengobatinya. Jika sudah ada pendarahan saat atau setelah berhubungan suami istri, harus diwaspadai. Juga saat ada benjolan di area vagina. Itu bisa menjadi tanda terjadinya penyakit rahim yang lebih serius. 

Keputihan bisa menyebabkan penyakit-penyakit serius, seperti infertilitas (tidak subur atau mandul). Kalau sudah ada masalah, harus dikenali dulu penyebabnya. Apakah gaya hidupnya baik? Misalnya, tidak mengganti Panty Liners setiap 3 jam sekali sehingga area kewanitaannya lembap dan bakteri berkembang cepat. Walah, ternyata keputihan saja bisa berdampak buruk bagi hidup kita. Dari mulai infertilitas sampai kanker rahim. 

Softex Daun Sirih, Membantu Mengatasi Masalah Kewanitaan
Ibu Anastasia Erika, Brand Manager PT Softex Indonesia menjelaskan tentanv Softex Daun Sirih yang dibuat berdasarkan riset dengan mencari tahu ke beberapa dokter kandungan. Masalah apa yang banyak dialami oleh wanita di area kewanitaan? Ternyata banyak masalah infeksi kewanitaan akibat kurangnya informasi.

Sekitar 90% wanita menggunakan Panty Liners sepanjang hari (tidak diganti). Jika digunakan lebih dari 3 jam, maka Panty Liner justru akan menambah lembap. Itu mengapa Panty Liner harus diganti setiap 3 jam. Mengapa wanita Indonesia malas mengganti Panty Liner? Karena kesibukan yang membuat mereka malas mengganti Panty Liners.

Solusinya apa? Softex memasukkan kandungan daun sirih pada produk pembalutnya karena mengandung antiseptik yang bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Jadi, jika Panty Liners belum diganti setelah 3 jam, daun sirih dapat menghambat pertumbuhan bakterinya.

Dr. Bram juga menambahkan, pertumbuhan bakteri ini akan menyebabkan keputihan lebih parah. Cara untuk mengatasinya yaitu menjaga area V tetap kering, sehingga sangat perlu untuk memakai Panty Liners dan menggantinya setiap 3 jam.

Softex Daun Sirih punya banyak pilihan pembalut menstruasi dan panty liners yang vusa Tipe-tipe pembalut Softex Daun Sirih berdasarkan ukuran dan ketebalan:

Varian Produk Softex Daun Sirih


Slim Extra Heavy Flow 36 cm
Buat kamu yang haidnya sedang banyak-banyaknya, sebaiknya gunakan Softex Daun Sirih Slim Extra Heavy Flow ukuran 36 cm yang panjang. Terutama digunakan pada malam hari sehingga darah haid tidak menyebar atau menembus ke kasur. Kalau tidur kan kita cenderung bergerak ke sana kemari tak terkontrol.


Bentuknya bersayap sehingga bisa melekat kuat di celana dalam dan tidak bergeser. Tentunya mengandung ekstrak daun sirih dengan antiseptik sehingga dapat mengurangi bau. Tahu sendiri kan darah haid itu tidak enak dicium. Isinya 6 bonus 1 pad. Biasanya darah haid banyak keluar hanya sekitar 2-3 hari, jadi pas lah ya isi kemasan ini.

Slim Heavy Flow 29 cm
Pilihan lain saat haid sedang banyak dan untuk aktivitas di siang hari, kita bisa pakai Softex Daun Siih Slim Heavy Flow 29 cm yang juga dilengkapi dengan sayap agar dapat menempel kuat di celana dalam. Isi kemasan ini 8 plus bonus 2 pad. Pas deh untuk haid dari hari pertama sampai keempat.



Slim Regular Flow 23 cm 
Pembalut wanita Softex Daun Sirih ukuran 23 cm ini bisa dipakai saat volume haid sudah mulai berkurang. Juga dilengkapi dengan sayap sehingga tidak bergeser dan nyaman digunakan. Isinya 8 bonus 1 pad.


Panty Liner 18 cm
Saat kamu merasa area V sangat lembap akibat cuaca panas, terlalu banyak beraktivitas, atau keputihan, gunakan Panty Liners yang ukurannya lebih panjang ini.

Panty Liners 15 cm dan 18 cm


Panty Liners 15 cm
Nah, untuk sehari-hari dalam keadaan normal bisa gunakan Panty Liners 15 cm untuk menjaga area V tetap kering. Panty Liners juga digunakan saat hari terakhir haid yaitu setelah muncul flek-flek cokelat atau kekuningan.

Sebagai seorang muslimah, kita tentunya harus salat (di luar hari haid) 5 waktu. Keputihan termasuk najis. Jadi kalau keputihan itu, celana dalam yang terkena keputihan tidak boleh dipakai untuk salat. Panty Liners ini berguna lho untuk menjaga celana dalam tetap bersih. Saat mau salat, kita lepas dan ganti saja Panty Liners. Insya Allah salat pun jadi lebih tenang karena terhindar dari najis.

Perihal keputihan itu najis atau bukan adalah masalah ikhtilaf atau perbedaan pendapat di kalangan ulama. Akan tetapi, saya memilih berhati-hati dengan menjaga kebersihan celana dalam salah satunya ya memakai Panty Liners. Sebelum salat, Panty Linersnya diganti dulu. Dengan demikian, saya jadi teratur mengganti Panty Liners dan menjaga area V dari kelembapan.

Kelebihan lain dari Softex Daun Sirih ini adalah Hypo Allergenic Dermatologist Tested from Australian Laboratory atau tidak menyebabkan alergi yang telah diuji di laboratorium Australia. Softex Daun Sirih juga telah mendapatkan sertifikasi HALAL MUI jadi aman digunakan terutama untuk muslimah seperti kita ini ya.

Hypo Allergenic

Logo Halal MUI

Kelebihan Softex Daun Sirih sebagai pembalut wanita:

  • Mampu menyerap cairan dalam waktu 1 detik sehingga senantiasa terasa kering di area V. 
  • Memiliki lapisan sirkulasi udara untuk mencegah lembap. 
  • Memiliki permukaan yang senyaman bantal. 
  • Sirih Protection Technology melindungi area wanita secara alami dan higienis. 
Acara terakhir dari Hijup Bloggers Meet Up ini adalah workshop foto Flat Lay dari fotografer di HIJUP yang membuka wawasan baru mengenai teknik foto Flat Lay. 

Reportase saya juga bisa dilihat di video ini:



Alhamdulillah bermanfaat sekali acara ini bagi saya. Selain menambah pengetahuan tentang menjaga kesehatan area kewanitaan, juga menambah informasi tentang foto Flatlay. Dari acara ini saya juga mendapatkan scarf Allura yang cantik banget persembahan HIJUP, sebuah ecommerce fashion muslimah yang selama ini menjadi tempat saya mencari outfit keren dan syari. 

Kamu mau belanja pakaian di HIJUP juga? Nih saya kasih voucher belanjanya ya. Gunakan kode HIJUPSFTXJAKARTA untuk mendapatkan potongan IDR 50.000 dengan minimal belanja IDR 250.000. Berlaku hingga 31 Juli 2018.

Informasi menarik bisa didapatkan di:

Instagram: @womenhealthypedia
Facebook: Women Healthypedia
Web: www.softexbebasworry.com

Instagram: @hijup
Facebook: HIJUP
Web: www.hijup.com

32 comments:

  1. Dulu pas sekolah saya juga pernah mba nembus gitu di rok, haha

    Karena cewe semua sih ya sekelas jadi udah wajar aja gitu karena temen pun banyak yang ngalamin hal serupa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya yaa.. kenangan masa pertama dapat mens pasti masih membekas.

      Delete
  2. Alhamdulillah ibuku dari awal sebelum dapat haid udah kasih penjelasan panjang lebar jadi nggak terlalu kaget pas dapat haid pertama kali. Terus inget banget produk pembalut yang dipakai ya Softex. Hihihi. Sekarang aku selalu pakai panty liner yang longer & widernya karena nyaman banget.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah iya nih kalo punya anak perempuan harus kasih tau soal mens ini ya

      Delete
  3. SOftex merk pembalut yang emang bagus banget ya dan kualitasnya pun tak diragukan lagi ya. Asik sekarang ada softex daun sirih yang kita no woeery ya :)

    ReplyDelete
  4. Iya dulu kalo ada temen yang tembus pasti malu bgt, dan aku pernah tembus pas lagi banyak2nya tuh pas smp atau sma gtu. Heuuu harus pake pembalut yg extra gede.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dulu pake pembalut extra gede juga masih tembus ya

      Delete
  5. Woah, tembus pas dapet itu asli malu banget. Makanya memilih pembalut yg tepat itu penting. Softex sekarang banyak pilihan ya, apalagi adaada ex daun sirih

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti malu banget meskipun udah pake pembalut double

      Delete
  6. ih ingat SMP nembus malu hahaha pertama kali mens. Tips nya jadi perhatian pere ya ini sebelum/sesudah berhubungan dengan pasangan bersih-bersih takutnya lupa ketiduran. Hahaha nah pembalut ini semoga jadi pilihan pere ya yang peduli keversihan dan kesehatan

    ReplyDelete
    Replies
    1. zaman dulu blm ada pembalut yg bagus kayak softex daun sirih ini jadi pada nembus ya

      Delete
  7. Aku juga pernah nembus darah haidnya karena salah pakai ukuran pembalutnya. Nah, softex ini punya variasi ukuran dari menstruasi banyak samapai sedikit. Kalau sehari-hari aku juga pakai pantyliner, tapi mau coba pakai merek softex ini.

    ReplyDelete
  8. Iya ku juga kaget waktu pertama kali dapat mens dan pakai pembalutnya ya Softex ini. Bagus ya sekarang di tambah ekstrak daun sirih jadi lebih nyaman

    ReplyDelete
  9. Aku seneng bisa datang ke acara ini.. Banyaaak banget manfaatnya.. :D Sekarang aku jadi pakai ini terus jadi lebih nyaman aman karena gak takut bakteri berkembang cepat di miss v.. :)

    ReplyDelete
  10. Jadi inget waktu keputihan aku pakai pantyliner Softex daun sirih, beneran nyaman. Begitu pun pembalutnya, gak bikin gatel

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul banget..Softex daun sirih enak dipakainya gak gatal

      Delete
  11. Pergi ke dokter kandungan bawaannya deg2an deh hahaha. Jangan mudah kegoda ama gosip yg gak jelas mengenai pembalut informasi positif seperti ini sangat membantu nih.

    ReplyDelete
  12. Pada saat menstruasi, wanita hrs resik supaya daerah kewanitaan tetap terjaga kebersihannya. Ini penting bgt ternyata yaa utk menghindari penyakit kewanitaan spt kanker serviks dan keputihan.

    ReplyDelete
  13. Daun sirih itu emang dari dulu terkenal bagus buat kewanitaan. Wah panjang ya pembalutnya, aku suka yang panjang kyk gtu gak mudah tembus TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih baik memang pilih yg panjang kalo lagi banyak2nya

      Delete
  14. Softex nih perdana pembalut yg saya pake. Skrg ada yg daun sirih. Hmm.. mau coba ah

    ReplyDelete
  15. sekarang pembalut wanita macem macem ya, jadi banyak alternatif

    ReplyDelete
  16. Aku masih ada ni stock softex daun sirih. Oooh jadi gunanya daun sirih untuk menghambat perkembangan kumannya yak. Tapi tetep aja sih ya sebaiknya pembalut/pantiliners diganti tiap 3 jam meskipun sudah pakai softex daun sirih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul tapi ttp aja sebaiknya diganti 3 jam sekali ya

      Delete
  17. Saya juga pakai dan benar-benar bebas sorry banget deh

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....