Sunday, December 9, 2018

Kemping Seru bersama Sahabat Keluarga Kemendikbud dan KEB



Assalamualaikum. Bahagia banget tanggal 5-7 Oktober 2018 lalu, saya diajak oleh Kumpulan Emak Blogger untuk mengikuti kemping bersama Sahabat Keluarga Kemendikbud di The Forest Cisarua Bogor. 


Acara seperti ini nih yang saya tunggu-tunggu karena saya bisa menginap sampai 3 hari dan boleh bahkan wajib membawa anak. Banyak kesempatan mengikuti acara yang harus menginap di hotel dan semacamnya tapi tidak boleh membawa anak sehingga saya melewatkannya. 

Rupanya memang acara kemping ini harus  melibatkan ibu dan anak, karena materi-materinya ditujukan untuk ibu dan anak sesuai namanya "Sahabat Keluarga." Harapannya agar terjalin hubungan yang lebih erat lagi antara ibu dan anak. 

Emak Blogger yang berjumlah 10 orang bersama anaknya masing-masing, bertolak dari kantor Kemendikbud ke The Forest sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah, perjalanan lancar, hanya macet sedikit. Saya membawa Salim, si bungsu, meskipun kedua kakaknya juga mau ikut sih sebenarnya.

Yeaaay berangkaat

Kumpulan Emak Blogger

Sampai di The Forest Cisarua Bogor sekitar jam 5 sore, kami langsung menempati kamar yang sudah disiapkan yaitu kamar tipe kabin. Semula saya mengira kami akan diberikan tenda-tenda karena acara ini disebutnya Kemping Sahabat Keluarga.

Memang di The Forest menyediakan tenda-tenda untuk yang ingin kemping, tapi kami mendapatkan kamar tipe kabin seperti kamar hotel tapi bentuknya unik deh. Saya sekamar dengan Teh Erry dan Fathir dari Bandung. Ada 2 tempat tidur tingkat yang cukup untuk 4 orang. 

Selesai salat Isya yaitu jam 7.30 malam, kami dikumpulkan di aula untuk mengikuti acara pembukaan. Sayangnya, saya tidak bisa ikut karena Salim sudah mengantuk dan rewel. Rupanya Salim ini termasuk peserta anak yang usianya paling kecil. Jadi anak-anak lain lebih kuat menahan kantuk.

Acara dibuka oleh:

  1. DR. Sukiman, M.Pd. Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  2. Warisno, M.Pd. kasubdit Program dan Evaluasi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
  3. Eddy S.S, M.pd, Kasi Evaluasi pada Subdit Program dan Evaluasi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Keluarga, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Beberapa hari sebelumnya, saya diminta untuk membuat tulisan parenting tentang gaya mengasuh anak yang rupanya nanti akan dibedah oleh GOLA GONG. Yeaay.... Gola Gong menjadi salah satu pemateri, khususnya untuk para emak yang hadir. Memberikan materi tentang menulis esai yang menarik. 

Keesokan paginya, dibekali dengan kaus dan topi Sahabat Keluarga Kemendikbud, kami pun menerima materi dari Gola Gong. Tentunya setelah sarapan pagi dan mengikuti olahraga Yoga bersama Makpon Mira Sahid, founder KEB. Ternyata olahraga Yoga itu walaupun kelihatannya gerakannya lambat eh tapi berkeringat juga.

Setelah Yoga bersama Mira Sahid

Sementara emak-emak mengikuti pelatihan menulis esai bersama Gola Gong, anak-anak belajar mendongeng bersama Kak Dandy dan Kak Arlin. Nantinya ini akan menjadi kejutan untuk emak-emaknya lhoo...

Mama dan Salim siap belajar

Mengapa belajar menulis esai? Sebab, emak-emak ini kan semuanya blogger. Harapannya nanti dapat menulis artikel parenting di blog dengan gaya yang menarik sehingga dapat memikat para pembacanya. 

Sambutan dari Bapak Sukiman

Gola Gong menceritakan pengalamannya sebagai penulis buku dan andil besar dari orangtuanya sehingga dirinya bisa sukses meskipun memiliki keterbatasan fisik. Beliau selalu mengingat pesan-pesan orangtuanya yang sebagian besar disampaikan di MEJA MAKAN. 

Gola Gong

Yup, orangtua yang sibuk bukan berarti tidak bisa memberikan pelajaran kepada anak-anaknya. Momen makan bersama adalah salah satu momen singkat penuh makna jika orangtua mau memanfaatkannya. Jadi, usahakan makan bersama anak saat pagi dan malam, sembari berbincang-bincang dan menyisipkan pesan kehidupan. 

Berikut ini pesan orangtua kepada Gola Gong yang disampaikan di meja makan: 
  • Jangan lupa jujur
  • Hidup harus jujur 
  • Jangan memakan barang haram 
  • Harus berani karena benar
  • Jika salah harus meminta maaf, meskipun kepada anak kecil 
  • Memperjuangkan kebenaran
  • Jangan menyakiti orang lain 
  • Harus menolong orang yang membutuhkan 
  • Jangan menertawakan orang yang sedang tertimpa musibah
Pesan-pesan itu ternyata mampu membuat Gola Gong sesukses sekarang tak hanya untuk diri sendiri tapi juga orang banyak. Kesuksesannya diperoleh dari menulis, yang bisa diikuti oleh emak-emak. 

Tulisan esai adalah tulisan yang berisi pendapat penulisnya disertai solusi untuk mengatasi permasalahan yang disampaikan. Yang terkandung di dalam tulisan essai adalah: 
  • Jenis tulisan jurnalistik 
  • Subyektivitas penulis 
  • Opini penulis 
  • Kegelisahan penulis 
Esai bisa diangkat dari kehidupan sehari-hari di rumah. Sebagai ibu yang menghadapi anak-anak setiap harinya pasti punya permasalahan dalam hal pengasuhan anak. Itu bisa dituangkan ke dalam tulisan esai, dicari solusinya sehingga menjadi inspirasi bagi pembaca sekaligus menghilangkan stres.

Esai adalah jenis tulisan kreatif sehingga judulnya juga harus kreatif. Judul harus mengandung: rasa penasaran, mengundang tanya, dan berisi satu sampai dua kata. Agar lebih menarik, tulislah esai dengan gaya fiksi, bukan ilmiah karena akan membosankan. Isi esai juga memberi solusi tapi tidak menggurui.

Salim belajar mendongeng/ foto dari Kak Arlin

Hoaah serunya berlatih menulis esai bersama Gola Gong ini. Tulisan emak-emak pun mendapatkan masukan dan saran perbaikan dari Mas Gong. Setelah salat dan makan, selanjutnya para blogger mendapatkan pelatihan street fotografi yang juga tak kalah menarik dan membuat saya antusias mempraktekkannya.

Kejadian sehari-hari rupanya bisa menjadi potret menarik, bahkan diposting di Instagram pun terlihat bagus. Emak blogger pun diajak mencari foto dari kegiatan sederhana di sekitar The Forest, termasuk saat anak-anak sedang berenang.

Malam hari saat penutupan, para emak diberikan hiburan dongen yang dilakukan oleh anak-anaknya sendiri. Yeaaay... saya adalah salah satu emak yang kaget juga karena Salim mau tampil meskipun hanya satu adegan. Setidaknya dia sudah berani maju ke depan.

Malam penutupan 

Salim dapat hadiah

Semua anak mendapatkan hadiah dari Kemendikbud, Salim senang sekali. Pengalaman kemping bersama Sahabat Keluarga Kemendikbud ini bakal jadi pengalaman yang tak terlupakan deh. Terima kasih Sahabat Keluarga Kemendikbud dan Kumpulan Emak Blogger atas pengalamannya yang seru dan menyenangkan ini. 

Pertunjukan dongeng yang diperankan oleh Salim dan teman-teman dapat ditonton di youtube yaa....





Sumber foto: 
Sahabat Keluarga Kemendikbud
Mira Sahid 

14 comments:

  1. Masya Allah senangnya kk Salim ikutan, saya ikut yang di jogja. Awalnya kegiatan sama anak tapi pas udah mau tanggalnya, acara berubah cuma emaknya saja. Seru banget dan ngasih banyak sekali ilmu dan hal positif acara macam ini ya mbak ��

    ReplyDelete
  2. Putranya lucu mbak, pinter bergaya ya kalau mau difoto. Hihi. Seru banget ih acaranya, ada kempingnya segala. Kemarin yg di Jogja gak ada kempingnya mbak, dan gak jadi bareng anak, cuma emak2 sm bapak2nya aja :D

    ReplyDelete
  3. Jalan2 plus dapet ilmu, lengkap deh ya mak Ela :)

    ReplyDelete
  4. Alhamdulillah Salim makin berani, ikutan tampil ke depan ..
    Seru banget acaranya ini.
    Saya terkesan diantaranya dengan kisah Gola Gong yang mendapatkan pesan kehidupan dari orang tuanya di meja makan. Wah harus saya efektifkan lagi ini ke anak-anak nanti:)

    ReplyDelete
  5. seru banget itu campingnya, selain bisa bertemu teman-teman blogger juga dapat insight yang bermanfaat ya

    ReplyDelete
  6. Keren banget nih acaranya. Seru! Bermanfaat juga untuk saling mengakrabkan satu sama lain dalam komunitas.

    ReplyDelete
  7. Seru ya acara camping nya, mama belajar jurnalistik sementara Salim belajar mendongeng. Keren Mba Ela ikut acara ginian

    ReplyDelete
  8. aaah iri ... mau ikutan dong kalau ada camping dengan Kemdikbud gini. Tulisan langsung dapat masukan dari ahlinya pula. Makasih sharingnya ya, mbak.

    ReplyDelete
  9. jadi kangen kumpul-kumpul seru, dapat ilmu dan nambah teman, khususnya buat anak-anak jadi saling kenal, nggak hanya ibuknya.
    Jadi terkenang sama Salim :)

    ReplyDelete
  10. Asik banget ya mba Ela, dapat ilmunya, dapat serunya apalagi bisa ajakin anak-anak ah mauuuu semoga ntar bisa ikut kalau anak2 dah pada gede

    ReplyDelete
  11. Seru banget yaaa.. bisa kumpul blogger tapi boleh bawa anak. Yg kemarin di jogja ak ga jadi daftar karena ga boleh bawa anak, padahal pingin banget ketemu gola gong :(

    ReplyDelete
  12. Acara yang keren dan bermanfaat banget nih. Sempat diceritain Mak Injul juga sepulang beliau dari Bogor. Pas di Jogja kemarin udah daftar malah hari H nggak bisa ikut karena tabrakan dengan acara di luar pulau ��

    ReplyDelete
  13. Paling suka acara begini.
    Anak dan orang tua, sama-sama dapat pencerahan.
    Apalagi bisa bertemu kolega sesama blogger.
    Perfect combo!

    ReplyDelete
  14. Huaaahh seruuu... pada berani tampil ya termasuk Salim juga.
    Duuh sedih kapan hari mau ikutan acara Sapa Sahabat ini nggak jadi yang pas di Jogja. Padahal materinya oke banget ya.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....