Tuesday, February 27, 2024

Lindungi Masa Depan Keluarga dengan Asuransi Jiwa Syariah

Beberapa waktu lalu saya datang ke acara Pentas Seni di sekolah anak bungsu saya yang duduk di kelas 5 SD. Bahagia rasanya masih bisa mendampingi anak saya untuk mengikuti kegiatan di sekolahnya, di usia saya yang sudah 40 plus ini. Saat menonton pentas seni tersebut, saya tak sengaja mendengarkan perbincangan ibu-ibu yang duduk di sebelah saya. Rupanya salah seorang dari ibu itu baru saja ditinggalkan oleh suaminya. Bukan bercerai, tapi meninggal dunia. 


Asuransi Jiwa Syariah


Ibu itu sehari-harinya adalah ibu rumah tangga dan tidak bekerja sama sekali. Dia hanya mengandalkan gaji suaminya. Terbayangkah bagaimana pusingnya memikirkan masa depannya ketika suaminya meninggal dunia. Sedangkan anaknya juga masih seusia anak saya, kelas 5 SD. Ibu itu membicarakan soal rencana mencari pekerjaan dari mulai berjualan sampai menjadi guru honorer di usia 40 tahunan. Suaminya meninggal dunia di usia 44 tahun. Masih muda, bukan? 

Namanya maut tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Apalagi sekarang ini sudah banyak penyakit degeneratif akibat gaya hidup seperti diabetes, stroke, dan serangan jantung sehingga mempercepat usia kematian. Jika yang meninggal lebih dulu itu adalah pencari nafkah utama, sudah tentu keluarga ditinggalkan akan terasa imbasnya. 

Saya juga seorang ibu rumah tangga tanpa penghasilan tetap. Kalaupun selama ini saya mendapatkan penghasilan tambahan dari menuli, tetapi itu tidak pasti. Kadang-kadang ada pekerjaan menulis, kadang-kadang tidak ada sama sekali. Otomatis, saya pun sangat bergantung dengan gaji bulanan dari suami. Saya memikirkan bagaimana kalau saya mengalami kejadian seperti ibu itu? Apa yang saya harus lakukan? 


Lindungi Masa Depan Keluarga dengan Asuransi Jiwa Syariah 

Asuransi Jiwa Syariah adalah salah satu cara untuk mempersiapkan perlindungan ekonomi di masa depan apabila pencari nafkah utama meninggal dunia. Memiliki prinsip tolong menolong, asuransi jiwa syariah juga bebas riba sehingga lebih memberikan ketenteraman hati bagi penganut agama Islam. 

Apa manfaat dari asuransi jiwa Syariah? Asuransi jiwa Syariah akan memberikan santunan kepada ahli waris yang ditinggalkan, sehingga ahli waris bisa tetap stabil keadaan ekonominya setelah ditinggalkan pencari nafkah utama. Dana asuransi itu bisa digunakan untuk biaya hidup dan membuka usaha yang berguna untuk ahli waris. 


Asuransi Prudential Syariah

Salah satu asuransi jiwa syariah yang direkomendasikan adalah Asuransi Jiwa Syariah PRUAnugerah Syariah. Apa kelebihan dari asuransi jiwa syariah ini? Dengan kontribusi mulai dari 500.000/bulan, InsyaAllah kamu bisa memiliki Asuransi Jiwa Syariah PRUAnugerah Syariah.


Berikut ini 8 Anugerah dari PRUAnugerah Syariah: 


  1. Mendapatkan manfaat dana usia mapan hingga 100% dari total kontribusi yang akan dibayarkan sekaligus. Artinya, peserta masih bisa memenuhi kebutuhan keluarga, menyiapkan dana pensiun, dan mewujudkan gaya hidup dengan dana mapan tersebut. 
  2. Asuransi jiwa syariah ini bisa diikuti oleh peserta berusia 1-70 tahun. Jadi, jika kita baru mau membuka asuransi jiwa syariah di usia 40 tahun, itu masih bisa. Masa kepesertaannya sampai usia 120 tahun, yang berarti mendapatkan perlindungan hingga usia 120 tahun. 
  3. Peserta akan mendapatkan santunan meninggal, santunan meninggal karena kecelakaan, dan santunan meninggal karena kecelakaan saat liburan atau saat menunaikan ibadah (contoh: saat sedang berhaji). Santunan meninggal sebelum manfaat dana usia mapan dibayarkan maka akan mendapatkan 150% santunan asuransi dan nilai asuransi yang terbentuk, sedangkan bila sesudah manfaat dana mapan dibayarkan maka akan mendapatkan 100% santunan asuransi dan nilai asuransi yang terbentuk. 
  4. Untuk santunan meninggal akibat kecelakaan maka total yang dibayarkan hingga 250% jika meninggal sebelum usia 70 tahun dan polisnya berakhir. Santunan meninggal saat liburan atau ibadah, maka total yang dibayarkan hingga 350% jika meninggal sebelum usia 70 tahun dan polisnya berakhir. 
  5. Mendapatkan manfaat bebas kontribusi bila terdiagnosis mengalami 1 dari 60 penyakit kritis sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku pada polis. M
  6. Mendapatkan hemat kontribusi hingga 50%. 
  7. Untuk masa pembayaran kontribusinya kita bisa memilih antara 5 tahun, 10 tahun, atau 15 tahun dengan minimal santunan asuransi Rp 20 juta. Santunan asuransi yang dibayarkan ini jumlahnya tergantung dari jumlah kontribusi per bulan dan juga penyebab meninggalnya. Insya Allah dengan mengikuti asuransi jiwa syariah ini, kita menjadi lebih tenang menghadapi masa depan meskipun pencari nafkah utama telah meninggal dunia. 
  8. Ada layanan wakaf agar sebagian manfaat santunan itu bisa diwakafkan sehingga lebih berkah dengan maksimal 45% dari total santunan asuransi dan maksimal 33% dari manfaat dana usia mapan. 

Asuransi jiwa syariah adalah salah satu bentuk ikhtiar untuk melindungi keluarga di masa depan, karena kita tidak bisa memprediksi datangnya kematian. Akan lebih baik jika kita memiliki perlindungan untuk ahli waris yang ditinggalkan. Selain asuransi jiwa PRUAnugerah Syariah, tersedia juga pilihan asuransi syariah lainnya dari Prudential Syariah yaitu PRUSolusi Sehat Plus Pro Syariah, PRUPrime Healthcare Plus Pro Syariah, PRULink Next Gen Syariah, PRUCinta, PRUCerah, dan PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah. Semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Kamu bisa kunjungi website prudentialsyariah.co.id untuk menemukan banyak artikel berita mengenai asuransi syariah dan kegiatan Prudential Syariah yang bisa menambah pengetahuan mengenai asuransi syariah. Kita juga bisa menghitung menggunakan kalkulator biaya kontribusi, layanan rumah sakit, dan panduan klaim asuransi. Informasi selengkapnya, langsung saja dibaca di website itu ya.


Prudential Syariah



No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....