Friday, February 5, 2016

Mau Bertanya, Nggak Sesat di Jalan dengan #AskBNI



Sumber foto
Mau bertanya, nggak sesat di jalan. Pesan itu sudah mengiang-ngiang di telinga saya sejak saya kecil. Ibu saya pun selalu mewanti-wanti setiap saya akan bepergian ke tempat-tempat baru, agar jangan sungkan bertanya kepada orang di sekitar tempat itu. Lebih baik bertanya daripada nyasar, kan. Maklum, saya ini orangnya suka nyasar. Eh, nyasar kok suka. Maksudnya, saya ini buta jalan dan peta. Andalan saya agar bisa sampai di tempat tujuan, ya harus mau bertanya. Alhamdulillah, berkat bertanya, saya bisa sampai di tujuan. Saya ingat pengalaman bertanya yang paling berkesan, yaitu sewaktu saya mendapatkan undangan di Jakarta. Rumah saya di Bogor. Sehari-hari, saya lebih banyak di rumah karena bekerja dari rumah sebagai penulis lepas dan ibu rumah tangga. Bisa ditebak kan, saya tidak menguasai jalan-jalan ibukota. Setiap akan bepergian, pasti rasanya deg-degan khawatir nyasar. Tapi, sekali lagi, andalan saya adalah bertanya.

Seringkali saat mendapatkan undangan untuk menghadiri acara-acara, saya memiliki teman jalan. Entah teman yang juga diundang ke acara yang sama, entah ditemani suami (pengawal tercinta). Berhubung acara itu dilangsungkan di hari kerja dan suami tidak bisa menemani, saya cari teman jalan. Eh, ternyata tidak ada yang bisa jadi teman jalan. Wah, saya harus jalan sendiri nih. Oke, bismillah, saya ikuti rute yang ditunjukkan suami. Pada saat berangkat sih aman. Saya bisa sampai di tempat acara tanpa nyasar. Pas pulangnya ini yang bikin bingung, karena bertepatan dengan jam pulang kantor. Jalanan di depan tempat acara tersebut sudah dipadati oleh kendaraan yang berhenti karena maceeet… Olala…. Saya memikirkan anak-anak saya yang dititipkan ke pembantu rumah tangga. Pembantu saya itu hanya kerja paruh waktu. Tidak enak juga kalau saya sampai pulang kemalaman. Saya harus naik apa supaya bisa cepat sampai ke stasiun kereta?

Saya lihat di depan saya ada dua orang yang juga mengikuti acara yang sama dengan saya tadi. Kami belum sempat berkenalan, tetapi kaus yang mereka kenakan itu sama dengan kaus yang saya pakai, yang diberikan oleh pihak pengundang. Meskipun belum kenal, saya tidak malu bertanya. Saya kejar mereka dan saya pepet, lalu saya mulai tanya-tanya. 

“Mbak mau ke stasiun juga ya?” tebak saya.
“Iya nih...,” jawab si Mbak, sedangkan si Masnya diam saja.
 “Alhamdulillah. Bisa bareng, dong,” saya lega… tapi…. “Naik angkot itu ya, Mbak?” saya menunjuk ke arah angkot biru yang tadi membawa saya ke tempat acara. Pulangnya pasti naik angkot itu juga dong, tapi angkot itu masih  diam di tengah karena terkena macet.
“Waaah… nggak mungkin naik angkotlah. Itu lihat masih macet begitu. Saya harus cepat pulang, sudah ditunggu anak-anak,” kata si Mbak.
“Saya juga, Mbak. Naik apa jadinya? Taksi, ya?”
“Sama aja dong kalau taksi, kan macet juga. Macetnya parah Mbak kalau jam pulang kerja begini. Saya sih lagi pesan ojek online, Mbak,” kata si Mbak itu. Tangannya memang sibuk mengoperasikan Tab-nya.

Oooh…. Ojek online! Duh, tapi saya belum mengunduh aplikasinya. Gawat, gawaaat!

“Saya belum mengunduh aplikasinya. Gimana, ya?” tanya saya, cemas.
“Mbak mau dipesankan juga sama saya? Biar sekalian saja, nih,” si Mbak yang baik hati menawarkan bantuan. Huwaa… mau bangeet…. Saya pun cepat mengangguk, dan dia pun memesankan ojek online untuk saya. Rupanya kami menuju ke stasiun yang berbeda. Walaupun saya tidak jadi pulang bareng mereka, saya sudah tidak was-was lagi karena bisa cepat diantar ke stasiun oleh ojek online yang dipesankan si Mbak itu. Kami bahkan belum sempat berkenalan lho. Belakangan saya baru mengenalnya di sosial media. 

Nah, itu pengalaman saya mengenai mau bertanya, nggak sesat di jalan. Sekarang saya cerita pengalaman suami saya yang mendadak menjadi nasabah BNI gara-gara ingin membeli rumah milik tante saya. Ceritanya kami sedang bersilaturahim ke rumah tante saya di Depok. Setelah ngobrol-ngobrol, rupanya tante saya hendak menjual rumahnya karena akan membeli rumah baru yang lokasinya masih di dekat situ juga. Rumah tante saya itu lokasinya dekat pusat kota Depok. Ke mana-mana dekat, tinggal jalan kaki. Saya pun melirik suami, dan suami langsung tertarik ingin membeli. Masalahnya, kami mau beli pakai apa coba? Kami tidak punya uang kas sebanyak harga rumah itu.
Kartu Kredit, Kartu Debit, dan Tabungan Taplus BNI punya suami saya

Tante saya ingin rumah itu dibeli oleh kami, supaya kami bisa jadi tetangga. Tante saya merasa kesepian, karena tidak punya anak. Saudara-saudara pun jauh. Kalau saya tinggal di dekat rumah barunya kan kami bisa lebih sering mengunjungi. Demi agar rumah itu bisa dibeli oleh saya, tante menurunkan harga rumahnya yang jauh di bawah harga rumah di sekitar tempat itu. Wah, bagaimana kami tidak tertarik? Suami pun mulai bertanya-tanya ke keluarga besar, bagaimana cara mendapatkan kredit untuk membeli rumah. Dan semua merekomendasikan agar mengajukan kredit ke Bank BNI. Proses pengajuan kredit ke Bank BNI cukup mudah asalkan syarat-syaratnya terpenuhi. Alhamdulillah, rumah itu sudah menjadi milik kami.  Mau bertanya, membuat kami bisa mendapatkan rumah yang kami inginkan. 

Selain memiliki tabungan Taplus BNI, suami juga memiliki kartu debit dan kartu kredit BNI. Semuanya memudahkan transaksi keuangan sehari-hari. Saya sering juga menitip transfer kalau belanja-belanja online. Pernah juga saya memanfaatkan voucher belanja dari toko online bila menggunakan kartu kredit BNI. Kemudahan ini sekarang lebih sempurna dengan adanya fitur #AskBNI di Twitter. Untuk ibu-ibu penyuka diskon seperti saya ini, saya bisa langsung ketik saja #Promo #eCommerce melalui DM Twitter @BNI46. Eit, ternyata saya bisa mengirimkan DM ke twitter @BNI46. Begitu saya follow twitternya, saya langsung mendapatkan DM dari @BNI46 dan bisa langsung menggunakan fitur #AskBNI. Tinggal gunakan keyword yang disediakan. Dengan adanya fitur ini, saya dan suami tidak akan ketinggalan promo-promo menarik dari BNI. Sebab, pernah poin kartu kredit BNI suami saya hangus begitu saja, karena suami saya tidak tahu promo-promo apa yang bisa menggunakan poin tersebut.
Tanya Promo eCommerce BNI

Jadi, tidak ada alasan lagi untuk mau bertanya agar nggak sesat di jalan, kan?


#MauBertanyaNggakSesatDiJalan #AskBNI

66 comments:

  1. Asyik banget ya bisa tanya2. Semoga menang mb.

    ReplyDelete
  2. Bank2 plat merah sekarang juga berlomba2 tingkatkan pelayanan ya

    ReplyDelete
  3. Untung nanya yaa mbak jadi bisa cepat nyampe rumah

    ReplyDelete
  4. asyik..memang BNI semakin banyak bikin inovasi ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, harus terus berinovasi biar ga ketinggalan.

      Delete
  5. inovasi bni oke bgd dah, ngasih kemudahan bgd ya mbak, lewt #askbni ini

    ReplyDelete
  6. Sudah lama jadi nasabah BNI tapi baru tahu kalau ada layanan AskBNI*kudet. Semoga menang mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya jg baru tahu, mba. Ternyata gampang sekali.

      Delete
  7. Keren artikelnya sangat bermanfaat
    boleh tinggalkan jejak disini juga ya
    http://feridi.blog.upi.edu/2015/12/29/malu-bertanya-sesat-di-jalan-mau-bertanya-hanya-di-askbni-yang-menjawab/

    ReplyDelete
  8. Hehehe ojek emang jadi pilihan tepat kalo macet

    ReplyDelete
  9. Banyak manfaatnya ya dengan bertanya, bisa juga jadi teman karena misal ketemu di jalan dan berawal dari sapa dan tanya ringan.
    BNI emang kece ya hihi
    Good luck mbak Leyla Hana kontesnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya, mba Sinta. Jadi ga nyasar pastinya. Terima kasih komentarnya :-)

      Delete
  10. Hahaha aku juga yang nomor satu ku-cek #Promo BNI >.<

    ReplyDelete
  11. Ini pesan sekaligus pepatah yang dititipkan pada anak cucu sejak jam dulu sampe sekarang ya, mbak. Anak bungsuku udah punya BNI ternyata, hihiii... dari sekolah sih, jadi emaknya baru tahu pas lulus SMP kemarin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah kok emaknya ga tau anaknya udah punya BNI? Anak mañdiri ya mak, bikin sendiri ga bilang emak :D

      Delete
  12. terimakasih untuk BNI atas segala kemudahan yang diberikan ya, semoga menjadi ajang untuk terus meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada pelanggan dan masyarakat sekitar.

    ReplyDelete
  13. Top markotop deh, buat mba hana.. Aku ternyata baru tau udah dibuatkan rekening bni etapi gak dikasih ke aku hihi padahal cocok banget ya momen nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya tuh. Kok gak dikasihtau sih, yg penting tahu2 isinya banyak ya mba :D

      Delete
  14. Pengalamanku nih...kalo malu nanya2 pasti deh nyasar.. Makanya aku ogah bepergian sendiri kalo jarak jauh, maunya ditemani sama suami atau sahabat.. Kalo aku jadi nasabah BNI sejak tahun 1997 yang lalu.. Sekarang ini ada fitur #AskBNI makin memudahkan dan memanjakan nasabahnya ya Mba..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Xixi. Mak Rita, kalau saya sekarang mencoba utk bepergian sendiri. Kalo nyasar bisa tanya ke orang.

      Delete
  15. Asyik mba pelayanan sebuah bank kalau pelanggan ditanya langsung di jawab dengan baik :). Sukses, mbaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, utk pertanyaaan dgn keyword tertentu bisa langsung #AskBNI

      Delete
  16. promonya banyak ya, bun. sampai kerjasama dengan brand2 OS juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Ila Rizky, asik kan diskonnya berlipat-lipat.

      Delete
  17. Pengen ikut lomba jg, tp bukan nasabah.hik! Semoga sukses ya mbak Ley...

    ReplyDelete
  18. Jadi mau nanya apa aja bisa yah di askbni. Wah keren

    ReplyDelete
  19. Fitur terbaru BNI memang beda dari yang lain

    ReplyDelete
  20. Klo mau tanya apa2 gak perlu ke BNI, apalagi skrng ada fitur #AskBNI smakin mempermudah nasabah. Asekkkk

    ReplyDelete
  21. coba nanya iseng ngga mba? kayak sayaa..hihi

    ReplyDelete
  22. haha kaya aku suka malu-malu kalo nanyaa...

    ReplyDelete
  23. Fitur layanannya memang lumayan interaktif mba

    ReplyDelete
  24. kadang kayak aku sering sungkan utk nanya2 ya gitu deh jadi bingung dan gak tau apa2 deh

    ReplyDelete
  25. saya belum pernah menggunakan fitur kerennya #AskBNI Mbak, lumayan nanti bisa bertanya-tanya yak. TFS

    ReplyDelete
  26. wah aku lg pengen ngajuin kredit ke bank bni. nanyanya ampe jauh2 naek angkot. tahu gitu ask bni aja ya

    ReplyDelete
  27. wah aku lg pengen ngajuin kredit ke bank bni. nanyanya ampe jauh2 naek angkot. tahu gitu ask bni aja ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, ask BNI aja dulu, mba Inna. Supaya ga bolak-balik karena ada yang kurang persyaratannya

      Delete
  28. Malu bertanya sesat di jalan ya Mbak... hehehe
    Jadi melalui askBNI ini pelanggan jadi tahu promo2 menariknya ya? Baru tahu aku mbak hehehe #katrok

    ReplyDelete
  29. Saya juga nasabah bni. Setelah baca ini tercerahkan dan kepengen mau bikin cc untuk keperluan usaha.
    Semoga menang ya.
    salam

    ReplyDelete
  30. Saya juga termasuk orang yg gak malu bertanya, Mbak. Nyari alamat rumah kalo agak susah ya langsung aja tanya orang yg ada di sekitar jalan situ :D
    Btw BNI pelayanannya memanjakan pelanggan banget ya, Mbak :)

    ReplyDelete
  31. Harus rajin nanya biar promonya ngak lewat , smga menang mba hana

    ReplyDelete
  32. Kalau perjalanan memang lebih baik tanya (sok sksd sama orang) yaa,Mbak..siapa tau bisa ngebantu ini itu :D

    ReplyDelete
  33. BNI byk kemudahan ya, Mak. Cuma aku kadang males ke kota buat ngurus, hihih

    ReplyDelete
  34. waah, BNI meluncurkan inovasi baru.

    ReplyDelete
  35. BNI makin memikirkan kepentngan nasabahnya ya sekarang. God luck mbak LEyla

    ReplyDelete
  36. Aku punya rekening BNI tapi gak punya aplikasinya podowae gak iso melok lomba...

    Btw, sukses Lombanya ya Mak...semoga menang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aplikasi apa maaak? Ini cuma kirim DM ke twitter @BNI46 kok :D

      Delete
  37. BNI semakin memanjakan pelangganya ... suka deh ^^

    ReplyDelete
  38. Mau nanya tagihan kartu kredit bisa juga kali ya mba? Follow twitter ask bni ah, penasaran jadinya deh hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa, Mbak Woro. Buruan gih follow twitter @BNI46

      Delete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....