Tuesday, March 22, 2016

Buku Antologi Terbaru bersama Asma Nadia

Assalamu'alaikum, apa kabar? Alhamdulillah, buku antologi terbaru saya sudah terbit. Dibilang baru ya enggak juga. Naskahnya naskah lama. Nggak nyangka bisa diterbitkan lagi di dalam antologi bersama... Asma Nadia! Prolognya sudah saya tulis di sini: Patah Hati? Menulis Saja! Yup, memang ini kisahnya tentang pengalaman patah hati saya. Yang bikin kaget lagi, ternyata ada dua naskah saya di sini. Bukunya sendiri belum saya terima, tapi insya Allah sudah bisa dibeli di toko buku-toko buku seluruh Indonesia. 


Sebenarnya bukan sekali ini saja saya sebuku dengan Mbak Asma Nadia, karena dulu saya pernah bekerja sebagai editor di Lingkar Pena Publishing House yang mana Mbak Asma adalah CEO-nya. Sekarang Mbak Asma sudah terkenal sekali. Semua bukunya BEST SELLER. Mudah-mudahan buku yang ini juga best seller, jadi numpang beken gitu hehe.... Dipikir-pikir, memang ini enaknya nulis buku. Seperti menabung saja. Sewaktu-waktu, naskahnya diterbitkan ulang. Dapat honor lagi, deh. Yah, tapi memang belum bisa membeli rumah sih. Kecuali royaltinya sudah sebanyak royalti yang diperoleh Mbak Asma atau Tere Liye. Butuh perjuangan dan waktu yang panjang untuk bisa seperti mereka. Saya tahu bagaimana perjuangan Mbak Asma dulu, karena sempat mendampinginya wara-wiri ke sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren untuk memperkenalkan buah karyanya. Saya mah apa atuhlah, kakinya masih terikat di rumah.

Bagi teman-teman yang ingin membeli buku ini, boleh kontak saya di email leylahana01@gmail.com. Atau kalau mau sekalian beli buku Istri dan Suami yang Dirindukan Surga boleh bangeeet....  Buku apa itu? Silakan baca di link ini: Menikah untuk Masuk Surga, Terbit Buku Suami dan Istri yang Dirindukan Surga. Atau mau dapat gratisannya, yuk ikutan giveawaynya mumpung belum deadline. Informasi giveawaynya baca di sini ya: Giveaway Instagram Istri dan Suami yang Dirindukan Surga. 

Untuk pembelian buku-buku di atas, ada diskon khusus lho. Mau tahu kan pengalaman saya gagal taaruf dan patah hati? Uhuuk... jadi khawatir kalau buku ini dijadikan sinetron dan.. dan... ah, sudahlah. Saya mau bobo dulu yah. Semoga besok saya masih semangat menulis. Aamiin....

8 comments:

  1. wah keren dah para penulis ini hehe... saya belajar nih kudu sama para sesepuh yang kece abis ini.... yg penting nulis buat beli rumah di surga bsia gak ya mbak?? hehe mantap dah penulis itu

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillaah...
    Selamat ya, Mbak. Semoga best seller.
    Semangat terus ya, Mbak, berkarya dan meninginspirasi.

    ReplyDelete
  3. Waw, alhamdulillah selamat mbak :)

    ReplyDelete
  4. Selamta Mak Leyla. Semoga bukunya jadi berkah buat semua, yg nulis dan yg baca juga, aamiin ^_^

    ReplyDelete
  5. wooow keren sekali dirimu mba. seneng banget pastinya. akuuu pengeeen

    ReplyDelete
  6. Mbak leyla memang keren. Writer dan blogger bisa semua dia

    ReplyDelete
  7. alhamdulillah selamat ya kak, di tunggu karya selanjutnya

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....