Monday, July 30, 2018

Cara Cegah Kanker dengan Pola Makan Sehat dan Sun Chlorella Agaricus



Membincang soal kanker pastilah mengingatkan saya akan penyebab kematian ibunda tercinta. Tak hanya itu, saudara sepupu saya pun meninggal karena kanker dan beberapa orang yang lainnya sempat dihinggapi tumor jinak di payudara yang kalau didiamkan akan menyebabkan kanker payudara.


Belakangan ini, penderita penyakit kanker terus bertambah. Di kalangan publik figure pun kita masih ingat akan Julia Perez yang meninggal karena kanker serviks. Kanker Payudara dan Kanker Serviks menjadi momok menakutkan di kalangan wanita. Ironisnya, penyakit itu baru diketahui kehadirannya ketika sudah stadium 3 atau 4 yang mana itu sudah pada tingkat membahayakan dan berimbas kematian.

Penyakit kanker sebenarnya bukan penyakit yang tiba-tiba muncul seperti penyakit jantung atau stroke. Proses perkembangan sel kanker hingga menjadi berbahaya itu memakan waktu bertahun-tahun. Namun, gejalanya memang sulit diketahui sebelum memasuki tahap kritisi di mana pasien sudah merasa kesakitan. Sayangnya, saat kritis itu sudah sukar diobati. 

Itulah mengapa kini banyak instansi dan lembaga yang mengadakan seminar-seminar kesehatan tentang kanker dengan tujuan mengedukasi masyarakat agar dapat mencegah penyakit kanker sejak dini. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh PT Citra Nusa Insan Cemerlang, sebuah perusahaan MLM yang sejak tahun 1986 memusatkan perhatian di bidang kesehatan dengan memproduksi suplemen-suplemen kesehatan. 

CNI mengadakan Seminar Kesehatan di Makassar, Medan, dan Jakarta pada tanggal 27, 28, dan 29 April dengan tema "Diet, Nutrition, & Cancer Prevention" menghadirkan seorang ahli Bioteknologi, Biologi, dan Nutrisi dari National Chung Hsing University Taiwan, Prof Chau Chi Fai. Beliau telah 20 tahun berkecimpung dalam bidang ilmu pangan dan bioteknologi. Dalam seminar kesehatan ini, beliau memaparkan tentang konsep tata laksana perawatan kanker yang berkaitan dengan pola makan. 


Jadi ternyata, sekitar 30% penyakit kanker ini bisa disembuhkan dengan mengubah pola makan dan faktor risiko yang berpotensi menyebabkan kanker. Jika penyakit kanker ini diketahui sejak dini, maka akan memperbesar peluang kesembuhan karena dapat diobati lebih cepat. 

Dalam seminar kesehatan yang dihadiri oleh perwakilan dari institusi akademisi, lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan masyarakat awam ini, Prof Chau mengungkapkan faktor-faktor risiko kanker yang bisa dicegah dengan perubahan pola makan dan gaya hidup. 

Prof Chau

Setidaknya, ada beberapa faktor pemicu kanker yang bisa dicegah sejak dini: 

Batasi konsumsi fast food 
Makanan cepat saji ini jangan dikonsumsi sering-sering karena mengandung lemak jenuh dan tinggi gula garam yang berisiko memicu kanker. 

Batasi konsumsi alkohol
Minuman beralkohol sebaiknya dihindari, apalagi kalau kita seorang muslim yang jelas diharamkan mengonsumsi alkohol.

Batasi Minuman Manis 
Minuman manis atau yang banyak mengandung gula juga sebaiknya dibatasi. Sebaliknya, perbanyak minum air putih yang dapat membuang racun.

Batasi Makan Daging Merah 
Daging merah memang enak dikonsumsi tapi jangan banyak-banyak karena kandungan lemak jenuhnya berisiko sebabkan kanker.

Rutin Berolahraga 
Perbanyak aktivitas fisik, salah satunya dengan berolahraga secara teratur dapat menyehatkan tubuh dan mencegah kanker.

Susui Bayi 
Bagi wanita yang menyusui, disarankan untuk memberikan ASI atau menyusui bayinya sendiri agar terhindar dari kanker payudara.

Jaga Berat Badan
Perlu juga menjaga berat badan agar tidak obesitas karena kelebihan berat badan juga dapat memicu kanker.

Diet Biji-bijian
Berdasarkan hasil penelitian Prof Chau, ada sumber pangan biji-bijian yang baik (wholegrain) yang dapat menjaga berat badan dan dengan teknologi pangan yang baik, tidak merusak enzym yang dapat digunakan oleh tubuh untuk mencegah kanker.

Deteksi Dini
Lakukan pemeriksaaan kesehatan secara teratur sehingga jika terkena penyakit kanker, dapat diketahui sejak dini dan dilakukan tindakan.

Konsumsi Suplemen Anti Kanker 
Suplemen anti kanker dapat dikonsumsi untuk membantu perawatan. CNI memproduksi Sun Chlorella Agaricus dari Agaricus Blazei Muril, yaitu sejenis jamur yang ditemukan oleh Dr Inosuke Iwade seorang Profesor di Departemen Pertanian Mie University Jepang dan dibudidayakan oleh Dr Hitoshi Ito dari Fungal Pharmacology Jepang.


Penggunaan Sun Chlorella adalah untuk membantu pengobatan kanker, selain pengobatan umum yang dilakukan oleh dokter. Manfaatnya untuk menghancurkan dan menyerang sel kanker dengan meningkatkan Natural Killer Cell. Dapat meningkatkan kerja obat dan terapi kanker, serta mengurangi efek kemoterapi seperti kerontokan rambut, muntah, dan sebagainya.

Cara minumnya adalah selang 2-3 jam setelah minum obat kanker dari dokter. Harganya Rp 260.000 isi 150 tablet dan dapat dipesan di www.geraicni.com.

16 comments:

  1. Kanker emang jadi penyakit yang ditakutin perempuan, apalagi kalau udah sakit kanker payu dara sm serviks.

    ReplyDelete
  2. Penyakit kanker itu seringnya tidak menunjukkan gejala tau tau sdh parah aja. Kejadian ini terjadi pada almarhum kakak pertama. Tanpa gejala, tau tau kankernya sdh stadium lanjut.Padahal beliau menerapkan pola hidup sehat.

    ReplyDelete
  3. Wah sun chorella masih ada ya, dulu suka minum ini, tapi karena udah jarang aku jadi stop deh.. Thanks info cegah kankernya, semoga kita selalu dlm lindungan dan diberi kesehatan olehNya, aamiin

    ReplyDelete
  4. Keluarga sih gakada riwayat kanker, tapi kalau gaya hidup gak sehat ngeri juga ya Mba. Mana belum pernah deteksi dini, biayanya mahal gak ya? Oya, aku belum pernah coba CNI Sun Chorella,kalau kopinya pernah dulu bgt tapinya.

    ReplyDelete
  5. Deteksi dini kanker tuh memang sebaiknya kita lakukan ya mba biar bisa antisipasi lebih awal. Jadi, aku misalnya sudah pap smear juga biar terhindar dari kanker

    ReplyDelete
  6. Oh ya betul tuh kita harus mengatasi konsumsi daging merah karena banyak lemaknya. Btw dari zaman aku SD dulu aku juga mengonsumsi Sun chlorella. Ngeri yaaa kali penyakit kanker serviks ini dan kanker2 lainnya jauh2 deh.

    ReplyDelete
  7. Terima kasih infonya ya mba... dulu alm. Mamah aku juga konsumsi ini.

    ReplyDelete
  8. Ternyata cara mencegah kanker bisa melalui cara memperhatikan pola makan ya mbak, jadi catatan penting nih, apalagi buat yg suka jajan sembarangan di luar. BTW, saya belum pernah mengkonsumsi chlorella, kalau misal saya konsumsi lalu menghentikan utk mengkonsumsinya kira2 ada efeknya gak mbak?

    ReplyDelete
  9. Aku punya nih tapi belum tahu boleh ga diasup bumil, memang bagus kandungannya ya

    ReplyDelete
  10. Daging merah juga beresiko menyebabkan kanker ya ternyata. Emang sih makan apapun harus balance ya mba, bagaimapun kan berlebihan mah emang ga baik

    ReplyDelete
  11. Intinya pola hidup sehat mncegah segala pnyakit, aplg kanker identik dg pikiran

    ReplyDelete
  12. Duh mendengar kata kanker aja aku udah merinding, gimana yang mengalaminya. Almarhumah bude sempat menderita kanker payudara dan sampai sekarang kebayang perjuangan beliau melawan penyakitnya, sedih deh. Buat kita-kita yang masih sehat, memang sebaiknya jaga pola makan dan hidup sehat ya mbak. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

    ReplyDelete
  13. Ooo aku baru tahu lho kalau keseringan makan daging merah juga bisa memicu kanker...
    Pdhl kan bagus ya mestinya... Mungkin kalau misalnya beli daging, pilih yg bener2 dah rontok lemaknya kali ya...

    ReplyDelete
  14. dulu ibuku juga rutin makan ini, banyak manfaatnya ya mbak, terutama untuk mencegah kanker

    ReplyDelete
  15. Ini sebagai salah upaya pencegahan ya Mba, selain menjaga pola hidup sehat dan makan sehat.. semoga jamur ini bisa dibudidayakan di banyak negara lain sehingga pencegahan kanker lebih masif sehingga InshaAllah semua terbebas dari kanker.. Aamiin

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....