Sunday, July 29, 2018

Rumah Zakat: 20 Tahun Memberdayakan Indonesia



Di area Go Food Festival Gelora Bung Karno 26 Juli 2018, Rumah Zakat mengadakan 20 tahun Rumah Zakat Memberdayakan Indonesia. Rumah Zakat telah mengabdi sejak tanggal 2 Juli 1997 dengan nama Dompet Sosial Ummul Quro (DSUQ). Kini di usia 20 tahun dan menjelang Hari Raya Idul Adha, Rumah Zakat mengeluarkan Super Qurban. 


Acara ini dimulai dengan sambutan dari CEO Rumah Zakat, Nur Effendy. Beliau menyebutkan, selama 20 tahun Rumah Zakat hadirkan 27 juta penerima manfaat zakat di seluruh Indonesia. Di antaranya 9,2 juta orang penerima manfaat bidang kesehatan (Senyum Sehat), 5,9 juta penerima manfaat di bidang pendidikan dari SD sampai SMA.

Nur Effendy

Di bidang ekonomi, telah diberdayakan 4 juta. Sedangkan di Senyum Lestari (bidang lingkungan) ada 8 juta penerima manfaat. Tahun 2018 ini Rumah Zakat akan fokus di pedesaan karena kemiskinan di Indonesia sebagian besar ada di desa. Ada 1.194 desa  dari 207 kabupten kota yang telah mendapatkan manfaat zakat dari Rumah Zakat. 

Pemberdayaan zakat oleh Rumah Zakat sudah tersebar dari Aceh sampai Papua. Untuk asetnya, Rumah Zakat memiliki 8 Klinik Pratama, 51 Ambulan, 20 Mobil Klinik, 18 Sekolah Juara, dan 2 Mobil Juara hasil dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah masyarakat. Masya Allah ya....

Berkat dedikasinya, Rumah Zakat memperoleh apresiasi Publik di antaranya The Best Brand Asia Pacific 2018, membuktikan bahwa Rumah Zakat telah mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam menyalurkan zakat. 

Nur Effendy juga memperkenalkan satu inovasi dari Rumah Zakat yaitu Super Qurban. Qurban dengan potensi daging jutaan ton dapat dirasakan ke seluruh pelosok Indonesia bahkan mancanegara dan tahan lama yaitu dalam rendang dan kornet. Daging qurban dalam bentuk kornet dan rendang ini bisa disalurkan ke daerah bencana. 

Super Qurban

Ini menjadi bagian dari ketahanan pangan Indonesia, karena bahan pangan dapat disimpan dalam waktu yang lebih lama dan menjadi cadangan jika paceklik. Rumah Zakat juga akan ke Palestina bersama Net TV untuk mendistribusikan hewan qurban.

Rendang 

Tingkat konsumsi daging di Indonesia ini masih sangat rendah yaitu hanya 11,6 kilogram per kapita. Daging sapi dan kambing masih menjadi komoditas yang mahal dan sulit dijangkat oleh masyarakat kebanyakan. Angka ideal konsumsi daging per tahun adalah 34,19 kg per kapita.

perkedel sapi

Pada saat Idul Adha biasanya jumlah daging meningkat.  Sayangnya, jika dalam bentuk mentah, harus cepat-cepat diolah dan dimakan. Sedangkan jika dikemas dalam bentuk rendang dan kornet kalengan, daging lebih awet dan bisa disalurkan ke pelosok daerah. Ini disebut juga Energi Berkelanjutan karena daging bisa disalurkan ke desa-desa berdaya di 30 Provinsi di Indonesia dan wilayah rawan bencana sebagai sumber protein hewani.

Risol isi kornet kambing

Alhamdulillah, sudah 4,2 juta kaleng Super Qurban yang disalurkan ke seluruh Indonesia dan mancanegara dengan penerima manfaat sebanyak 2 juta. Super Qurban juga disalurkan ke negara-negara konflik seperti Palestina, Nepal, Filipina, Bangladesh, dan lain-lain.

Pada 26 Juli 2018 juga, tim Rumah Zakat berangkat ke Gunung Morkelle Maluku Tengah untuk menyalurkan sekitar 3000 kaleng kornet dan rendang kepada Suku Amuse Ane yang mengalami kelaparan akibat hama babi hutan dan tikus menyerang perkebunan warga. Tanpa kita ketahui, banyak warga yang mengalamk krisis pangan. Salut untuk relawan Rumah Zakat yang menempuh lokasi dengan perjalanan yang sulit.

Jadi, zakat kita tidak hanya disalurkan untuk negara-negara lain. Kalau ada yang bilang "yang dekat dulu diurusin..." eit... itu buktinya relawan Rumah Zakat juga menjangkau kawasan di Indonesia yang mengalami krisis pangan. Sekarang tinggal kita bertanya pada diri sendiri, sudahkah menunaikan zakat? 

Sambutan berikutnya dari Zulkifly Hasan, Ketua MPR RI. Beliau berharap Rumah Zakat dapat konsisten menyalurkan zakat secara merata. Zakat itu wajib bagi umat Islam, hukumnya sama seperti puasa dan salat. Sehingga beliau mengajak umat muslim untuk menunaikan zakat sesuai aturan dan ketentuan (nishab zakat). 

Zulkifly Hasan

Penyaluran zakat juga ada aturannya. Yang pastinya lembaga zakat seperti Rumah Zakat telah mengetahui cara menyalurkan zakat yang tepat sasaran. Harapannya semoga ke depannya Rumah Zakat dapat menyalurkan zakat dalam jumlah yang lebih besar lagi. 

Menteri Pembangunan Desa Tertinggal, Bapak Eko Putra Sanjaya menyampaikan bahwa Indonesia telah menempati posisi 16 dalam hal Economic Power setelah puluhan tahun merdeka. Hal itu harus dibarengi dengan pengurangan kemiskinan dan kesenjangan agar terhindar dari gejolak sosial. Zakat telah diatur agama untuk mengurangi kesenjangan.

Menteri Pembangunan Desa Tertinggal


Peran Rumah Zakat sangat penting untuk mengurangi kesenjangan ini, karena ada program pengentasan 5000 desa tertinggal. Saat ini sudah 2000 desa yang dientaskan dari kemiskinan. Semoga tujuan Rumah Zakat dapat tercapai dengan total 5000 desa dientaskan dari kemiskinan. 

Di akhir acara diberikan penghargaan untuk tokoh-tokoh Pemberdayaan Rumah Zakat, di antaranya: 

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan
Menteri Desa Pembangunan Tertinggal Eki Putra Sanjaya 
Attina Maulia dari Vanilla Hijab 

Penghargaan untuk tokoh Pemberdayaan Rumah Zakat

Selanjutnya, dilakukan juga penandatangan kerjasama antara Rumah Zakat dengan Mitra BRI Syariah yaitu kerjasama Kemudahan Berqurban melalui BRI Syariah Online. Juga ada kerjasama kemudahan berqurban dengan Blibli.com, Tokopedia, dan Blanja.com.

Penandatanganan Kerjasama

Nah, buat Anda yang mau berqurban melalui ecommerce-ecommerce di atas bisa langsung klik saja websitenya.  Berikut harga partisipasi Super Qurban 1439 H:


  1. Kambing Rp 2.375.000 untuk dijadikan kurang lebih 30 kaleng kornet atau 25 kaleng rendang. 
  2. Sapi Retail Rp 2.575.000 untuk dijadikan 50 kaleng kornet atau 35 kaleng rendang.
  3. Sapi Rp 17.250.000 untuk dijadikan 350 kaleng kornet dan 250 kaleng rendang. 
Web partisipasi Qurban: www.sharinghappiness.org. 

Rekening Qurban:
BNI Syariah 1555555589
Bank Muamalat 1010082208
Mandiri 1320004819745

Di lokasi acara juga diperlihatkan contoh kerajinan warga desa berdaya sebagai bagian dari pengentasan kemiskinan dan pembangunan ekonomi yang dilakukan Rumah Zakat. 


Hasil Kerajinan Desa Berdaya

Hasil Kerajinan Desa Berdaya

Hasil Kerajinan Desa Berdaya 

14 comments:

  1. memang rumah zakat mah sudah teruji dg baik selama puluhan tahun

    ReplyDelete
  2. Penasaran dengan rasa rendang dari Super Qurban. Alhamdulillah ya dengan super qurban banyak sekali manfaat yang didapat.Salah satunya bisa membantu korban bencana.

    ReplyDelete
  3. Kegiatan seperti rumah zakat ini, sangat-sangat membantu masyarakat luas :)

    ReplyDelete
  4. Semoga menjadi berkah, dan amal baik ya :) sukses selalu ....

    ReplyDelete
  5. Salut banget sama rumah zakat yang selalu membantu masyarakat baik didalam negeri maupun luar negeri ...

    ReplyDelete
  6. Semoga selalu dapat menyalurkan amanah masyarakat sampai ke daerah-daerah pelosok ...

    ReplyDelete
  7. Bagus juga ya ada kemasan rendang sama omletnya...

    ReplyDelete
  8. Selain membantu masyarakat Indonesia, ternyata Rumah Zakat juga memberikan bantuan untuk saudara kita di mancanegara ya mba, salut sama Rumah Zakat dan Super Qurban!

    ReplyDelete
  9. Rumah Zakat dengan program Superqurban nya perlu di acungin jempol ya mbak, krn mampu sampai ke pelosok-pelosok Indonesia. Bisa di distribusikan meski sdh lewat dr idul adha pula

    ReplyDelete
  10. kabarnya potensi zakat ummat islam di Indonesia luar biasa namun belum tergarap.

    ReplyDelete
  11. Program dari rumah zakat memang patut di beri jempol soalnya bisa kirim qurban ke pelosok daerah. Ada relawan yg membantunya dan donaturnya pun siap pantaslah sudah memasuki usia 20 tahun semoga menambah amanah dan selalu di ridhai oleh Allah SWT. Aamiin

    ReplyDelete
  12. Semoga tahun ini kita bisa berqurban, Aamiin...

    ReplyDelete
  13. Ini solusi Qurban paling kreatif menurutku. Inovatif Dan sudah terpikir sejak 12 tahun lalu. Keren banget RZ mah

    ReplyDelete
  14. Ak kemarin cobain rendangnya, enak tidak sembarangan dalam mengolahnya jempol banget deh

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....