Sunday, November 5, 2017

Slim & Fit, Solusi Langsing dan Sehat untuk Kini dan Nanti




Slim & Fit. Siapa yang nggak mau punya tubuh langsing, tapi tetap sehat? Terutama ibu-ibu yang sudah melahirkan anak dan berat badannya nggak turun-turun seperti saya, pasti merasa tersiksa dengan gumpalan lemak di mana-mana. Apalagi kalau suami sudah melayangkan protes, meskipun tersirat. Contohnya saat naik motor diboncengi suami, tiba-tiba motor suami oleng pas mau belok. Refleks, suami bilang, "Yang di belakang berat nih!" 


Langsung merah padam deh muka, ya siapa lagi yang di belakang kalau bukan bininya? Eits, bukan hanya karena suami ya kalau saya akhirnya mau berjuang untuk langsing, tapi juga karena ingin sehat. Saya merasakan banget dengan kelebihan berat badan sebanyak 20 kilogram ini, ada rasa nggak enak di tubuh. Tubuh mudah lelah dan pegal-pegal, kaki sering kesemutan, napas sering sesak, dan lain-lain. Saya pun mencoba bermacam diet, dari diet yang menu masakannya nggak boleh pakai gula dan garam, diet yang hanya makan lemak dan tidak boleh makan karbohidrat, meminum jamu pelangsing, meminum teh pelangsing, dan lain-lain. Sejauh ini, saya belum menemukan diet yang cocok. Alias, gagal lagi gagal lagi. 


Diet yang menu masakannya nggak boleh pakai gula dan garam hanya berjalan seminggu. Gimana enggak? Masakan tanpa gula masih enak, tapi kalau tanpa garam? Hambar, kan. Saya nggak bisa menahan godaan makan makanan yang gurih dan asin. Gagallah diet itu. Selanjutnya diet dengan hanya memakan lemak seperti daging-dagingan, mentega, minyak kelapa, dan semua sumber lemak lainnya, serta dilarang memakan karbohidrat dan hanya boleh makan sedikit sayur dan buah. Ternyata hanya berlangsung selama 2 minggu. Di minggu kedua, saya sembelit alias nggak bisa buang air besar karena nggak makan sayur dan buah. Di minggu ketiga, kesehatan menurun sehingga saya harus minum obat. Minum obat kan harus makan dulu, jadi saya kembali memakan karbohidrat. 

Memang ada orang-orang yang berhasil menjalankan diet tersebut, tapi saya nggak mau menanggung risiko ke depannya dengan "mengharamkan" bahan makanan tertentu seperti garam dan karbohidrat. Garam beryodium dapat mencegah penyakit gondongan, sedangkan karbohidrat juga dibutuhkan oleh tubuh. Saya juga mendengar cerita orang-orang yang diet nggak makan karbohidrat itu,  ketika suatu hari memakannya, mereka mengalami gangguan pencernaan karena tubuhnya sudah imun. Bayangkan kalau suatu ketika kita terpaksa harus memakan karbohidrat karena keadaan mendesak, tapi kita nggak bisa memakannya karena tubuh sudah menolak?




Mau langsing sih harus, nggak hanya supaya lebih enak dilihat. Tujuan langsing sebenarnya itu untuk sehat. Kalau langsing tapi nggak sehat? Sama aja bohong, kan? Nah, itu kenapa hari Minggu tanggal 29 Oktober 2017 saya mengikuti acara Fit Dance dengan rangkaian kegiatan: 

Talkshow "Rahasia Diet Tanpa Gagal."
Exercise Fit Dance yang membakar hingga 1000 kalori oleh ZIN Nadya Putriariani.
Shake Dance Competition oleh ZIN Jun Ko, pelopor Zumba di Indonesia. 
Meet and Greet dengan para ZIN Jakarta 

Sesampainya di lokasi acara Epicentrum Walk Kuningan pukul 8 pagi, sudah banyak peserta yang tak sabar menanti acara dimulai. Semua seragam mengenakan kaus merah jambu dari Slim and Fit karena setiap peserta yang membayar tiket seharga Rp 100.000 per orang ini mendapatkan goodiebag berisi kaus, bandana, snack, air putih, dan satu pack susu Slim and Fit  seharga Rp 90.000. Mereka terlihat bersemangat mengikuti acara yang diawali dengan talkshow "Rahasia Diet Tanpa Gagal." 



Diet Sehat & Aman
Talkshow ini menghadirkan narasumber 3 narasumber, yaitu: Dr. Karin, Nadya Putriariani, dan Ibu Lidya dari Slim & Fit.  Dr. Karin menceritakan pengalamannya berdiet. Setelah melahirkan anak pertama, berat badannya juga bertambah dan nggak langsung turun setelah melahirkan. Jadi, Dr. Karin juga menjalani diet selepas menyusui si kecil. Menurut Dr. Karin, diet itu harus mengonsumsi makanan yang mengandung serat dan protein tinggi, seperti sayuran dan buah-buahan. Serat berguna untuk melancarkan pencernaan, sedangkan protein untuk membuat perut kenyang lebih lama.

Mitos yang selama ini beredar, kalau orang diet tuh nggak boleh minum susu. Benar nggak sih? Ternyata kita diperbolehkan minum susu dengan mengecek dulu kandungan protein dan gulanya. Pilihlah susu yang mengandung protein tinggi, isomaltulosa, dan rendah gula. Apa sih isomaltulosa? Yaitu karbohidrat lepas lambat dengan indeks glikemik rendah yang membuat kenyang lebih lama. Pasti pernah kan merasakan kita sudah makan karbohidrat banyak, tapi kok nggak kenyang-kenyang. Padahal, kandungan kalorinya sudah tinggi. Ya gimana mau langsing kalau bawaannya pengen makan terus? 


Mitos lainnya, kalau orang diet itu berarti nggak makan atau hanya makan sedikit. Beuh, salah banget nih. Dr. Karin mencontohkan diet-diet yang berbahaya dan bahkan bisa menyebabkan kematian, seperti anorexia dan bulimia. Penderitanya memuntahkan kembali makanan yang sudah ditelannya agar nggak diserap tubuh. Diet seperti itu membuat kita kekurangan nutrisi akibatnya justru jadi sakit. Memang, saat diet, ada makanan yang sebaiknya dihindari dan ada yang harus dikonsumsi. Tapi bukan berarti kita nggak makan sama sekali. Porsinya aja yang dikurangi, tapi bagian yang kurang itu bisa diganti dengan makanan lain dengan jumlah kalori sedikit.

Hati-hati dengan prosentase lemak di dalam tubuh. Biarpun tubuhnya kurus, bisa jadi prosentasi lemaknya tinggi. Hm, saya jadi ingat diet dengan hanya mengonsumsi lemak itu yang katanya berhasil menurunkan berat badan secara drastis dengan hanya memakan makanan berlemak. Memang, berat badan turun drastis tapi apakah sehat? Tubuh kurus tapi prosentase lemaknya tinggi? 

Fit Dance: Bakar 1000 kalori dalam 1 Jam
Sesi kedua, Nadya Putriariani sebagai seorang instruktur Zumba yang nanti akan memandu senam Fit Dance memaparkan pentingnya olahraga untuk membantu diet. Kunci kesuksesan diet ada pada makanan sebanyak 80% dan olahraga sebanyak 20%. Mengapa harus berolahraga? Agar saat berat badan turun nanti, kulitnya nggak kendor. Badan tetap kencang dan padat. Olahraga juga melancarkan peredaran darah dan membantu penyerapan kalsium sehingga tulang menjadi kuat dan sehat. 


Senam Zumba digunakan untuk membakar kalori lebih banyak, per jamnya mencapai 500 kalori. Zumba adalah perpaduan tarian salsa, latin, belly dance, dan hip hop yang dilakukan dengan cepat. Ini adalah jenis olahraga kardiovaskular yang berfungsi untuk menurunkan berat badan. Musik yang digunakan adalah musik dengan irama cepat dan berenergi sehingga kita tergerak untuk berolahraga. Jika dilakukan selama 1 jam 3 kali seminggu, maka kita bisa menurunkan berat badan 1 kg per bulan. Jika setiap hari 1 jam dan mengurangi kalori dari makanan sebanyak 500 kalori, maka kita bisa mengurangi berat badan sebanyak 1 kg per minggu. Wow juga ya!
  
Slim & Fit: Smart Diet Solution
Ibu Lidya dari Slim & Fit menambahkan tentang kunci kesuksesan diet, yaitu mengganti sarapan dan makan malam dengan Slim & Fit. Ini adalah produk susu khusus diet dari Kalbe Nutritionals dengan formula tepat dan seimbang. Slim & Fit telah teruji klinis dapat menurunkan berat badan sebanyak 2 kg dalam 4 minggu dengan menu diet dan olahraga yang teratur. Kandungan yang ada di dalam satu gelas Slim & Fit, yaitu: Kalori: 200 kkal, Protein 15 gram, Serat 5 gram, dan Kalsium 500 mg.


Susu bubuk Slim & Fit memiliki 2 rasa, yaitu cokelat dan vanila. Satu boxnya isi 6 sachet. Mengapa berbentuk sachet, agar takarannya tepat satu gelas 200 kalori. Jadi kita tidak kelebihan atau kekurangan kalori. Keunggulan susu bubuk Slim & Fit, yaitu:

Tinggi Protein, untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, sekaligus membuat rasa kenyang lebih lama.

Kalori terkontrol, yaitu hanya 200 kkal setiap gelasnya, sehingga tidak akan membuat kita kelebihan kalori.

Tinggi Serat Inulin, yang juga membantu untuk membuat rasa kenyang lebih lama dan menjaga fungsi saluran pencernaan.

Tinggi Kalsium, untuk membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis.

Rendah gula dan tanpa tambahan gula pasir, hanya mengandung pemanis suklarosa yang hanya 0 kalori.

Rendah lemak jenuh 50% dibandingkan produk lainnya.


Menu diet Slim & Fit, yaitu mengganti sarapan dan makan malam dengan segelas Slim & Fit. Makan siangnya? BEBAS. Mau makan apa pun, terserah. Diet yang enak dan menyenangkan, karena kita bisa makan apa saja di siang hari. Nasi goreng, nasi padang, nasi uduk, ketoprak, hayo. Yang penting saat sarapan dan makan malam diganti dengan Slim & Fit. Susunya juga enak, jadi nggak terasa sedang diet.

Kalau sarapan dengan Slim & Fit masih belum kenyang, bisa ditambah dengan sepotong roti atau makanan lain, asal bukan makanan berat dengan kalori yang tinggi lho ya. Kalau ditambah makanan berat, ya sama saja gagal dietnya. Di antara jam makan, yaitu jam 10 pagi dan jam 3 sore, boleh makan cemilan yang sehat seperti sepotong buah. Iringi juga dengan olahraga minimal seminggu 3 kali. Nah, olahraga Zumba bisa membantu membakar kalori hingga 1000 kkal per jamnya.

Contoh menu diet Slim & Fit

Di akhir talkshow, ketiga narasumber memberikan pesannya. Pesan Dr. Karin, kunci keberhasilan diet adalah tekad dan tujuan. Tujuan dietnya apa? Jangka pendek atau jangka panjang. Kalau jangka pendek, hanya mau diet untuk menurunkan berat badan. Begitu berat badannya turun, dietnya berhenti. Ya, naik lagi deh berat badannya. Tujuan diet jangka panjang adalah berat badan ideal tapi tubuh tetap sehat dan fit.

Pesan Nadya, diet harus konsisten dan disiplin. Lakukan diet, olahraga, dan istirahat secara seimbang. Cintai olahraga dan carilah olahraga yang cocok untuk kita. Kecenderungannya kita ini malas berolahraga karena belum menemukan olahraga yang cocok. Kalau sudah menemukannya, pasti kita senang olahraga. Olahraga Zumba ini sangat menyenangkan karena seperti sedang menari dengan iringan musik yang energik.

Pesan Bu Lidya, komitmen untuk hidup sehat, komitmen untuk Slim & Fit. Cukup ganti sarapan dan makan malam dengan Slim & Fit, kita bisa menikmati diet yang sehat dan menyenangkan. Tidak ada pantangan makanan, tidak kekurangan nutrisi seimbang. Slim & Fit, Solusi Langsing dan Sehat untuk Kini dan Nanti.

Setelah mendengarkan paparan dari ketiga narasumber, para peserta pun diajak untuk membakar 1000 kalori oleh Nadya dan Jun Ko. Sesi Fit Dance pertama oleh Nadya, diiringi lagu tahun 80-an yang energik. Saya pun mengikuti senam Zumba energik ini sampai keringat mengucur deras. Asyik deh senamnya, seperti menari karena konsepnya dance. Keseruannya bisa dilihat di video ini.




Setelah melakukan Fit Dance, kita bisa mengunjungi booth-booth yang ada di lokasi. Ada photobooth, konsultasi diet dengan para nutrisionis dari Kalbe, dan menimbang berat badan. Para peserta yang beruntung juga mendapatkan hadiah doorprize berupa voucher belanja untuk 10 orang @Rp 500.000. Wow, lumayan kan. Sudah dapat satu box susu Slim & Fit, ikut Fit Dance dan membakar 100 kalori, juga mendapatkan doorprize.

Senam Zumba
Timbang Berat Badan

Konsultasi dengan Nutrisionis Kalbe

Menu Diet Slim & Fit


Tertarik juga mau ikutan Fit Dance bersama Slim & Fit? Ikuti terus media sosial Slim & Fit.

website: www.slimandfit.co.id
Facebook: Slim and Fit Diet Solution
Instagram: @slimfitid




11 comments:

  1. Mba Leyla tulisannya lengkap banget. Aku tuh termasuk orang yang suka banget makan bubur ayam, mba. Soalnya enak banget eh teryata harus diganti ama Slim Fit ya biar lebih terjaga berat badannya

    ReplyDelete
  2. Zumba emang ya bakar lemaknya banyak banget. Tapi kalau aku ikutan abis deh tinggal tulang doang. Minum susu Slim Fit jadi solusi buat idealkan berat badan.

    ReplyDelete
  3. Kapan terakhir Aku olah raga,,, kpingin bnget rutin ya biar sehat gitu,,, hr minggu yuk mba kita rutin olah raga

    ReplyDelete
  4. Nah, iyes mba slim dan fit itu tujuan utama, harus langsing ya biar fit,aku ngerasain berat badan udah mulai nambah berasa banget fit nya kurang, jadi lemot mau ngapa-ngapain hahaha..

    ReplyDelete
  5. Yeaay, Mak Ela zumba.. Aku belom pernah euy, pingin nyoba, deh.. Bener juga ya mba gimana itu diet yang malam makan lemak, mengurus iya tapi lemak di tubuh jadi berlebihan, kan.. Kalo diet gak makan juga ngeri anorexia gitu, mending diet yang aman-aman aja, deh..

    ReplyDelete
  6. Ajarin zumba dong mba ela, aku belom pernah juga. Ngomong2 ttg slim fit, biar badanku ga gemuk tp rasanya ga fit, gampang pegel. Mungkin karena asupan juga ya, soalnya masih suka makan lewat dr jam 8 :D

    ReplyDelete
  7. Gimana mbak? Udah merasa fit dan jd slim blm abis ikut acara itu? hehehe
    Kaosnya unyu2 warna pink gtu :D
    Wah asyik banget ya acaranya, bisa konsul dengan pakar nutrisi jg :D

    ReplyDelete
  8. Setuju banget diet harus konsisten dan disiplin. Nanti selesai diet mau g mau jg terbentuk sendiri pola makannya.

    ReplyDelete
  9. Aku pernah jalanin diet ini jugaa haha pasca nyapih spy bb ga naik banyak dan lumayan sih ngefekk..itu udah sambil makan yg suka2, bb ga naik. Kalo ga sambil minum slim n fit kayanya amburadul timbangan wkwk

    ReplyDelete
  10. Sebenernya enak juga ya klo diet tp ga menyiksa. Biasanya diet kan bikin stress org yg diet. Mungkin efeknya klo minum Slim fit jd kenyang ya jd ngga ingin mkn yg lain. Cuma masalahnya seringnya ga disiplin utk mempertahankan pola diet tsb. Minum Slim Fit mah iya eh ttp mkn yg karbo dan lemak tinggi wkwkwk.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...