Monday, February 25, 2013

Berawal dari Rumah: Mari Beradaptasi dengan Perubahan Iklim

Sejuknya memandang foto ini:
salah satu contoh kota hijau di Kiev-Ukraina
Gambar dari www.mbojo.wordpress.com









Kisah 1:

Awal bulan Oktober 2012, kami menunggu-nunggu datangnya hujan. Suamiku berencana menanam pohon jati yang sudah dibeli lahannya sejak akhir tahun 2011. Bibit-bibit pohon jati itu akan ditanam jika sudah masuk musim hujan, agar mendapatkan pasokan air yang cukup. Entah mengapa, hujan yang ditunggu-tunggu tak juga datang. Di tempatku (Bogor), hujan masih mau singgah seminggu satu-dua kali, tapi di Garut (tempat di mana bibit Jati akan ditanam), hujan sama sekali tak turun, sampai-sampai tanah menjadi retak karena kekeringan.

Friday, February 22, 2013

Tips Pintar Untuk Mengatasi Anak Susah Makan


Ismail Lahap Makan
Menjadi ibu ternyata bukan perkara mudah. Dari sejak hamil, melahirkan, merawat bayi, sampai membesarkan anak-anak agar tumbuh sehat dan cerdas, membutuhkan banyak ilmu yang tak sembarangan. Padahal, ketika memasuki gerbang pernikahan, saya benar-benar tak punya ilmu tentang menjadi ibu.  Ketika hamil di usia empat bulan pernikahan, saya menimba ilmu mengenai kehamilan dan melahirkan melalui buku. Saya juga banyak belajar dari ibu mertua, melalui telepon, karena jauhnya jarak di antara kami. Tetap saja ada yang terlewatkan. Terutama tentang perkembangan terbaru mengenai cara-cara merawat anak.

Seorang Ayah dan Tiga Anak Lelakinya

Berenang bersama Sidiq (4 tahun),
di Villa Palm, Puncak-Bogor.
Foto diambil dengan kamera hape.
Laki-laki itu katanya tidak banyak yang bisa dekat dengan anak-anak, contohnya suami saya, xixixixi... Bisa dipentung nih kalau ketahuan ngomongin dia. Dari sejak awal berniat menikah, dia sudah jujur mengaku bahwa dia tidak bisa dekat dengan anak-anak. Laah nanti bagaimana dengan anak-anaknya kalau sudah keluar dari rahim saya? Alhasil, memang perlu proses untuk mendekatkan si ayah dengan anak-anaknya. Saya tahu, jauh di dalam hatinya, suami saya itu sangat mencintai anak-anaknya, bahkan melebihi cintanya kepada saya. Dia pasti mau, sanggup, dan bisa dekat dengan anak-anaknya kalau diusahakan.


Saturday, February 16, 2013

Resep Cinta Ayam Kapitan Untuk Suami Tercinta


Setahun setelah menikah dengan suami, kami merayakan lebaran idul fitri  yang pertama kalinya (setelah menjadi suami istri) di rumah orang tuaku. Sudah menjadi tradisi kalau keluarga besarku suka memasak semur daging, gulai ayam, dan sayur pepaya sebagai sajian hari raya. Ketika melihat gulai ayam, suamiku bilang,

Bubur Kacang Hijau Nescafe, Resep Cinta Mama


Kacang hijau mengandung protein tinggi, kalsium, fosfor, vitamin B, dan rendah lemak, sehingga  gak bakal bikin tubuh jadi gemuk. Terutama buat ibu hamil dan menyusui, bagus banget nih untuk asupan janin yang ada di perut dan meningkatkan kualitas ASI. Suka dengar kan kalau ibu hamil makan bubur kacang hijau, rambut bayinya akan lebat. Entah benar atau tidak mitos itu, tapi memang kacang hijau itu kaya nutrisi.

Kacang hijau juga kaya akan karbohidrat, sehingga bisa bikin kita kenyang lebih lama. Kalsiumnya bermanfaat untuk tulang dan  gigi. Juga mengandung vitamin E yang bermanfaat untuk kecantikan kulit. Baik juga untuk pencernaan.  

Thursday, February 14, 2013

Cumi Cabai Hijau, Resep Cinta Untuk Suamiku


Haloooo… inilah postinganku yang pertama tentang resep masakan. Terus terang, aku gak terlalu bisa masak. Masak sih bisa, wong sehari-hari masak sendiri, tapi ya biasa-biasa saja, gak spesial. Menunya sama saja dengan masakan rumahan lainnya yang sederhana. Paling bingung mikirin besok mau masak apa, karena memang gak kreatif menciptakan resep masakan. Untung aja suamiku ngasih smartphone, jadi kalau aku bingung mau masak apa, ya tinggal googling.

Wednesday, February 13, 2013

Mau Nikah, Bikin Undangan dengan Undangan Pernikahan Online


18 November 2006

Undangan pernikahanku dulu
desain sederhana, tapi biayanya mahal 
Resepsi pernikahanku akhirnya terlaksana. Kulihat satu per satu undangan berdatangan dan menyalamiku (bersama suamiku, tentu) yang duduk di kursi pelaminan. Perasaanku campur aduk, antara bahagia, sedih, kecewa, gugup, dan banyak lagi. Tak mudah untuk melangsungkan pernikahan yang sudah direncanakan sejak 8 bulan sebelumnya. Apalagi keluarga kami baru ditinggal pergi oleh ibunda tercinta akibat penyakit kanker. Almarhumah ibuku sempat menyusun agenda acara akad dan resepsi, meski tak sempat menyaksikannya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...