Saturday, March 29, 2014

Hi Nyah! Surat dari Sesama (Mantan) Editor

Pakai Pashmina dari Nyonyah Besar

Hi, Nyah! Haaseeek… akhirnya daku ikutan giveawaynya lagi. Pertama kali kenal di Nyonyah Besar ini, daku langsung dapat kado pasmina dan bros cantik, lho! Ini ada foto daku yang lagi pakai pasmina plus brosnya. Kejadiannya waktu itu daku lagi iseng di twitter, biasa deh mantengin cuitan yang wara-wiri. Trus, tiba-tiba dari TL Emak-Emak Blogger muncul retweetan dari twitter @edapoenya yang bilang gini, “cuman nulis I’m in bisa dapat hadiah!” wuiih.. penasaran, dong…. Langsung deh daku buka linknya. Ternyata, lima komentar pertama dapat hadiah, dan komentarnya cuman I’m in! Halaah, ini namanya rejeki nomplok, karena daku masuk komentar ketiga (kalo gak salah). Gak berapa lama, daku dapat deh kiriman hadiah ituh.

Monday, March 24, 2014

Profil Saya di Tabloid Nakita

Profilku di Nakita, foto kiriman
 Mba Arin Murtiyarini
Sebuah kejutan lagi di awal tahun ini. Dua minggu yang lalu saya dihubungi oleh wartawan Tabloid Nakita yang ingin mewawancarai aktivitas saya sebaga blogger. Yap, BLOGGER! Masya Allah, gak nyangka deh. Akhir tahun lalu, memang saya memenangkan lomba blog Positive Parenting yang diadakan oleh Tabloid Nakita. Gak nyangka kalau kemudian saya juga diwawancarai dan dimuat profilnya satu halaman penuh. Wawancara hanya berlangsung melalui imel, tapi menurut saya itu lebih baik daripada wartawannya datang ke rumah saya yang jauh dari mana-mana. Kasian juga sih. Untuk foto, mereka ngajak ketemuan di tempat yang lebih terjangkau, tapi tentu saja saya gak bisa karena harus bawa tiga anak. Kalau hari libur sih bisa saja ya, ada suami. Kalau hari kerja? 

Wednesday, March 19, 2014

Kok Penulis Jarang Baca Buku?


Alkisah, di sebuah grup penulis digelar tanya jawab mengenai seberapa sering teman-teman penulis di grup itu membeli dan membaca buku? Ada budget khususnya kah? Berapa budgetnya? Tak disangka, beberapa penulis mengaku tidak sering membeli (dan membaca buku) karena keperluan dapur/ sekolah/ kuliah masih lebih penting (ya iya, sih). Paling-paling baca buku dari hadiah kuis atau dikasih teman sesama penulis (tepok jidat).

Friday, February 21, 2014

Harapan untuk Kampung Fiksi di Usianya yang Ketiga

Jajaran buku fiksi di toko buku

Bermula dari kesukaan membaca cerita-cerita rakyat di buku Bahasa Indonesia dan cerita dongeng di Majalah Bobo, akhirnya saya jatuh cinta pada dunia fiksi. Di awal SMP, entah bagaimana saya terpikir untuk membuat sebuah novel. Ya, novel, bukan cerpen. Sampai sekarang, saya lebih suka menulis panjang daripada pendek. Saya mulai menulis novel di buku tulis (belum ada komputer, apalagi laptop). Rasanya seperti terbang ke dunia lain, dunia imajinasi yang membuat saya memiliki harapan baru dari sekadar hidup di dunia nyata yang tidak menyenangkan. Saya bisa menjadi apa dan siapa saja selama berenang di lautan imajinasi.

Thursday, February 20, 2014

Antologi "Mereka Bicara Fakta."

Antologi "Mereka Bicara Fakta"
Wooooowwww... surprised banget pas dapet kiriman buku antologi "Mereka Bicara Fakta." Ceritanya sekitar bulan November 2013, saya ikutan lomba blog tentang regulasi dan sistem kesehatan di Indonesia. Gak nyangka tulisan saya tentang "Dokter-Dokter Twitter yang Berdedikasi" menjadi satu dari 12 pemenang hiburan. Walaupun begitu, hadiahnya lumayan dan dibukukan pula! Jadi, ini proses pembukuan naskah yang tergolong cepat buat saya. Hanya sebulan saja, bukunya sudah terbit dan sekarang sudah ada di tangan saya sejumlah 10 eksemplar. Saya sampai bingung mau dibagikan ke mana ya buku-buku ini? Hehehe.....

Wednesday, February 19, 2014

Pertama Kalinya Siaran di Radio, Talkshow BAW di MQFM-Bandung

Berfoto dulu sebelum siaran
Alhamdulillah, hari minggu sore kemarin (16 Februari 2014), tercapai juga rencana pergi ke Bandung untuk memenuhi undangan talkshow komunitas Be a Writer di MQFM, Bandung. Semula, rencana ini hampir gagal karena acaranya sore hari. Pulang ke Jakarta lagi jam berapaa? Maklum, emak rempong dengan tiga balita dan tanpa pengasuh. Yang dipikirin ya anak-anak saja. Berhubung Mba Aida MA sudah mengusahakan talkshow ini, jadi gak enak dong kalau dibatalin. Setelah rembukan dengan suami, akhirnya beliau mau mengantar. Alhasil, kami sekeluarga berangkat ke Bandung. 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...