Assalamu'alaikuuum.... Acara ini sudah lama saya ikuti, tapi baru sempat sekarang saya tulis reportasenya. Bukan apa-apa sih. Pertama, peserta tidak disuruh mempostingnya di blog. Kedua, saya juga sudah lupa materinya karena tidak diberikan modul materi hehe.... Maklum, bahasannya cukup berat nih walaupun judulnya Cara Mudah Memahami Keuangan Syariah. Hari Sabtu, 5 Desember 2015, saya mengikuti iB Blogger Meet Up yang diadakan oleh Komunitas Aku Cinta Keuangan Syariah, OJK (Otoritas Jasa Keuangan), dan My Sharing di Arion Swiss-BelHotel, Kemang, Jakarta Selatan.
Friday, January 29, 2016
NESIA Berikan Santunan ke Warga Kurang Mampu di Bone
Nesia merupakan singkatan dari Nasional Ekonomi Sosial
Indonesia. Nesia ini adalah sebuah perkumpulan yang berbentuk komunitas yang
terdiri dari orang-orang yang memiliki jiwa kepedulian yang tinggi. Pada tanggal
6 Januari, komunitas Nesia memberikan bantuan sosial kepada Panti Asuhan yang
berada di Bone. Selain bantuan diberikan kepada panti asuhan yang ada di sana,
bantuan juga diberikan kepada para warga yang kurang mampu. Warga kurang mampu dinilai
patut diberikan sumbangan agar dapat meringankan kehidupan mereka. Walaupun bantuannya
tidaklah banyak, namun diharapkan dapat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan beberapa
hari ke depan.
Wednesday, January 27, 2016
Kuliner Jawa Tengah di Depok ya Rumah Makan "Soto Bu Tjondro"
![]() |
| Di Ruman Makan "Soto Bu Tjondro" |
Assalamu'alaikum.... Akhir pekan adalah waktunya kumpul keluarga, seperti hari Minggu kemarin. Saya diajak suami jalan-jalan ke Depok. Suami mau menengok rumah yang ada di Depok, kemudian mampir ke mall bahan bangunan (mau ngeliat-ngeliat aja, siapa tahu ada yang lagi diskon). Yah, sebenarnya saya kurang tertarik mampir ke mall bahan bangunan, yang isinya keramik, cat, pintu, aksesoris rumah, dan sebagainya hehe... tapi demi suami, ikut aja deh. Tadinya saya mau nulis aja di rumah, suami berangkat sama si kecil. Eh kok mobilnya nggak jalan-jalan, malah si kecil manggilin saya. Hm, berarti memang suami mau saya ikut.
Tuesday, January 26, 2016
Kamera GoPro untuk Vlogger Profesional
![]() |
| Sumber |
Assalamu'alaikum.... Dunia blogging terus berkembang, ya. Baru saja kemarin saya ngomongin di status facebook, blogger-blogger sekarang makin canggih. Selain gambar-gambar dan foto-foto yang ciamik, postingan di blog pun dilengkapi video yang cakep. Duh, makin ketinggalan aja nih saya. Nggak mau dong ketinggalan zaman? Kalau mau tetap eksis di dunia mana pun, kita memang harus meningkatkan kemampuan. Termasuk di dunia blogging ini. Salah satunya dengan menjadi Vlogger.
Monday, January 25, 2016
KEB: Tempatku Berubah Menjadi Lebih Baik
Ceritanya, ada dua orang
bapak-bapak yang sedang berbincang di facebook:
Bapak A: “Bro, lo kok gak kerja
sih? Malu dong lo, laki masa gak kerja?”
Bapak B: “Siapa bilang gak kerja?
Gua kerja dari rumah kok. Kan enak bisa sambil jaga anak.”
Bapak A: “Wkwkwkwk… malu-maluin
spesies laki aja lo, Bro. Masa laki momong anak?”
Bapak B: “Ya daripada elo, anak
lo dikasih ke pembantu. Bini lo dibiarin kerja sampe sore. Itu ibu atau
karyawan?”
Bapak A: “Lah, elo juga bini lo
kerja. Salah gue di mana?”
Bapak B: “Bini gua kerja setengah
hari, Bro. Jadi kami gantian momong anak. Anak lo dikasih susu sapi. Anak sapi,
dong….”
Bapak A: “Buseet… sial bener anak
gue disebut anak sapi…. Bini gue gak bisa kasih ASI karena ASI-nya gak keluar.
Gara-gara dia minum obat pengering luka setelah operasi ceasar.”
[Wisata Bahari] Belajar Sabar dari Nelayan Pantai Santolo
Udara panas membuat mataku tak
bisa memejam. Kipas angin yang tergantung di langit-langit kamar petak ini tak
mampu mendinginkan ruangan. Beginilah
akibatnya jika menginap di penginapan seharga Rp 250 ribu per malam. Tak ada
Air Conditioner yang dapat menyejukkan suhu tubuh. Rupanya, meskipun di
beberapa tempat di Indonesia sudah sering turun hujan, wilayah Garut-Jawa Barat dan
sekitarnya masih bersabar menanti kemurahan Tuhan. Terlebih lagi di pinggiran
pantai, hawa panas dan nyamuk yang berkeliaran membuat kami kesulitan tidur
nyenyak.
Sunday, January 24, 2016
Akan Terbit: Istri dan Suami yang Dirindukan Surga
Setahun kemarin, saya merasa kurang produktif menulis buku. Penyebabnya apa? Sepertinya karena kurang fokus. Menulis buku itu memang harus fokus, sedangkan fokus saya terbagi-bagi. Yang terutama adalah keluarga dan anak-anak. Apalagi si bibi sudah beberapa bulan ini nggak kerja. Pekerjaan rumah tangga yang sudah dua tahunan dipegang si bibi, harus saya kerjakan sendiri. Saya butuh adaptasi lagi dari yang semula ongkang-ongkang kaki jadi angkat-angkat kaki. Bukan hanya kaki, seluruh body pun ikut bergerak. Rasanya pekerjaan rumah tangga nggak ada selesainya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






