Showing posts with label #8MingguNgeblog. Show all posts
Showing posts with label #8MingguNgeblog. Show all posts

Friday, May 31, 2013

Komunitas Penulis Itu Perlu!

Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog oleh Anging Mammiri.

Saya pernah menyampaikan di sebuah seminar kepenulisan, bahwa salah satu pendorong seorang calon penulis agar terus bersemangat menulis adalah dengan bergabung di komunitas penulis. Di dalam komunitas penulis, calon penulis akan mendapatkan suntikan semangat, informasi lowongan menulis, bahkan partner diskusi karya, meskipun tidak selalu karyanya cepat diterbitkan. Komunitas penulis yang pertama kali saya ikuti adalah Forum Lingkar Pena yang digagas oleh Helvy Tiana Rosa (HTR). Saya termasuk angkatan awal, meski bukan yang pertama, bergabung di FLP. Komunitas yang kini anggotanya sudah puluhan ribu dan tersebar di berbagai negara ini,  sangat berjasa dalam proses karir kepenulisan saya.

Thursday, May 30, 2013

Ibu Rumah Tangga pun Butuh Komunitas


Tulisan ini diikutsertakan dalam 8 Minggu Ngeblog oleh Anging Mammiri Minggu Kedelapan

Sering sekali kita mendengar ibu rumah tangga yang stress dan depresi, padahal sehari-hari ada di rumah. Kalau dipikir-pikir, di rumah itu kan enak ya? Bisa tidur dan makan sesukanya, tidak ada yang memerintah. Lain kalau bekerja di kantor, terikat peraturan kantor. Makan hanya bisa di jam makan siang. Kerja tidak boleh sambil mengobrol. Belum lagi kalau bos galaknya minta ampun. Tapi kenapa kok malah banyak ibu rumah tangga yang stress, bahkan depresi? Kadang saya juga bingung saat ada teman sesama ibu rumah tangga, yang hidup berkecukupan, suami mapan, anak-anak sehat, tapi kok depresi sampai dirawat di rumah sakit? Ada apa, hayo?

Wednesday, May 22, 2013

Seandainya Saya Tidak Ngeblog, Stres dan Bete Melanda


Berpikir seandainya saya tidak ngeblog, hmm… sudah hampir tiga minggu ini saya diuji dengan koneksi internet yang supeeeer lolaaaa…. Koneksinya lumayan baik di atas jam 1 sampai jam 4 pagi. Itupun gak bener-bener lancar. Masih harus sabar, tapi lumayanlah. Masalahnya kan saya gak selalu bisa bangun dini hari. Untuk menyiasatinya, saya tidur selepas Magrib. Untung anak-anak juga tidur jam segitu. Tapi yang kasihan suami saya, pulang ke rumah gak ada yang nunggui, hehe…. Minggu-minggu itu, saya juga berusaha fokus untuk mengerjakan novel yang dimaksudkan untuk lomba. Saya bela-belain ngeblog, di antara kesibukan nulis novel dan internet yang lola, demi tantangan 8 Minggu Ngeblog dari Anging Mammiri. Alhamdulillah, saya masih bisa mengikuti tantangannya, dan tulisan ini disertakan untuk 8 Minggu Ngeblog oleh Anging Mammiri Minggu Ketujuh.

Friday, May 17, 2013

Mengubah Kritik Menjadi Keripik


Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog Anging Mammiri Minggu Keenam. 

Suatu malam, saya membaca kultwit seorang penulis muda, yang usianya jauh lebih muda dari saya, mengenai emosi positif. Jadi ceritanya dia emosi dengan kejadian bertahun-tahun lalu ketika dia baru saja menerbitkan novel pertamanya. Ada seorang penulis yang memberikan komentar di resensi novelnya. Komentar yang masih membekas hingga sekarang. Sebuah komentar yang bisa disebut kritik. Intinya mah, teman penulis kita yang muda belia ini merasa tersinggung oleh komentar penulis lain terhadap dirinya. Nah, dia bertekad untuk membuktikan bahwa dia seorang penulis yang hebat. Dan menurut dia, sekarang dia sudah bisa membuktikannya dengan keberhasilan memenangkan sayembara menulis dan novel-novelnya diterbitkan oleh penerbit ternama.

Thursday, May 16, 2013

Dua Sisi Hati yang Berbeda

abstrak hati
sumber gambar dari kidhanang.blogspot.com

Hati juga memiliki dua sisi, baik dan buruk, hanya Allah SWT yang tahu. Kita tak dapat menerka hati orang lain. Jalan yang terbaik adalah berusaha memperbaiki hati sendiri. Tulisan ini diikutsertakan pada 8 Minggu Ngeblog oleh Anging Mammiri, minggu keenam.

Terkadang, orang yang terlihat riya itu hanya bermaksud mensyukuri nikmat Allah SWT, sedangkan orang yang terlihat rendah hati itu justru tidak mensyukuri nikmat Allah SWT. –bunyi status fesbuk seorang kawan di fesbuk.

Wednesday, May 15, 2013

Don't Judge a Book From It's Cover


Tulisan ini disertakan dalam 8Minggu Ngeblog Anging Mammiri Minggu Keenam.

Pernah tidak merasa salah membeli buku? Saya pernah dan sering. Akibatnya, banyak buku yang mubajir. Sampai hari ini belum juga selesai dibaca. Apalagi saya ini penggemar obralan. Beberapa buku obral memang bagus, tapi lebih banyak yang tidak bagus. Maklum, kantong emak rumah tangga, terbatas sekali. Jadilah saya membeli buku yang relatif terjangkau. Harga satu buku di atas Rp 50 ribu, buat saya masih sangat mahal. Di lapak obralan, saya bisa mendapatkan tiga buku dengan selembar uang 50 ribu. Tapi…  risikonya harus ditanggung sendiri. Banyak buku yang mubajir karena setelah dibaca, tidak menarik hati.

Saturday, May 11, 2013

Sepenggal Kisah Tentang Cinta Pertama


Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri

Ketika masih duduk di bangku SD, aku ingin sekali menjadi anak SMP. Sepertinya menyenangkan menjadi anak SMP. Setelah duduk di bangku SMP, aku ingin jadi anak SMA. Sepertinya menjadi anak SMA lebih asyik. Dan sekarang adalah hari pertamaku menjadi anak SMA. Apakah benar menjadi anak SMA akan se-asyik yang kubayangkan?

Sunday, May 5, 2013

Hidup Penuh Warna, Nikmati Saja


Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri minggu keempat.

Belakangan ini saya baru menyadari kalau saya sudah diblock dari hubungan pertemanan di facebook oleh seorang teman facebook yang sudah beberapa kali kopi darat. Kami bergabung di sebuah grup rahasia, dan sering curhat-curhatan bersama kurang lebih 49 anggota lainnya. Jadi, bisa dibilang hubungan kami sudah dekat. Nah, saya baru sadar kalau saya diblock olehnya, saat saya membaca status seorang teman, yang juga temannya, dan dia mengomentari status itu tapi saya tak bisa membaca komentarnya. Kejadian itu sudah beberapa kali berlangsung, sehingga sampailah saya pada kesimpulan bahwa saya diblock. Kalau kita diblock oleh teman FB, otomatis kita tak bisa melihat jejaknya lagi di FB, baik itu status maupun komentar-komentarnya.

Sunday, April 28, 2013

Vida Rabiah: Meski Sibuk, Tetap Berbagi

Vida Rabiah dan Keluarga
Sumber: www.penaperempuan.blogspot.com

Tulisan ini diikutsertakan dalam 8 Minggu Ngeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri Minggu ketiga


“Iya, Mbak, saya sedang hamil anak kelima. Eh tapi, jangan bilang siapa-siapa dulu, ya…”

Pesan di sms itu membuatku terkejut. Subhanallah! Di usia yang sama denganku, 31 tahun, dan jarak usia keempat anaknya yang berdekatan, bahkan si kecil belum genap setahun. Mba Vida sudah hamil lagi. Terbayang betapa repotnya mengurus empat anak kecil-kecil, dan bakal tambah satu lagi. Aku saja yang baru tiga anak, sudah kelimpungan. Bukan itu saja. Mba Vida juga membuka usaha kue rumahan dengan merk LEZATI, yang sudah cukup banyak melayani pemesanan dan sudah membuka toko di rumahnya. Beliau juga seorang penulis lepas. Masih ada lagi. Beliau mendirikan taman baca BENIH CENDEKIA dan menjadi ketua KPPA BENIH (sekolah ibu mengasuh anak).  

Monday, April 15, 2013

Pohon Belimbing Warisan

Tulisan ini disertakan dalam tantangan #8MingguNgeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri.

Pohon Belimbing di depan rumah
"Kakek sudah ndak punya apa-apa lagi, Nduk." Mata tua itu menatapku, sebelum melanjutkan ceritanya. "Semua sudah diambil oleh anak-anak. Kulkas diambil yang mbarep, AC diambil yang tengah, sampai semua piring juga dibawa anak-anak. Kakek cuma disisakan dua piring." 

Saturday, April 13, 2013

Di Sekitar Rumahku: Sang Penunggu Rumah


Tulisan ini diikutsertakan dalam tantangan #8MingguNgeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri minggu pertama.

Matanya nyalang memandang pendatang. Suaranya garang, bahkan tak jarang segera menyerang. Tukang Pos, JNE, TIKI, bahkan kurir pengantar tagihan kartu kredit, awalnya terbirit-birit saat hendak mendatangi rumahku untuk mengantarkan kiriman. Bahkan tak jarang menitipkan kepada tetangga yang yang berjarak enam rumah dengan rumahku. Baru kemarin, kurir pengantar tagihan kartu kredit berteriak-teriak memanggilku, padahal aku sedang mengeloni bayi. Ih, sebel! Aku pun berteriak, “Lempar saja suratnya, Pak!” dan dia pun melempar surat tagihan itu, lalu lari terbirit-birit. Apa pasal? Karena dua makhluk penjaga di depan rumahku berada tepat di belakangnya dan terus menggonggong.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...