Saya tak perlu ke Brisbane untuk menulis novel tentang Brisbane. Memang akan lebih baik jika saya menjejakkan kaki sungguhan di Brisbane agar novel saya terasa nyata. Tapi, apa benar saya harus ke Brisbane untuk sekadar menulis novel? Lalu, apa gunanya imajinasi?
Hai, hai. Akhirnya saya kembali menulis tentang Motivasi Menulis. Sudah lama saya jarang menulis tentang buku dan pernak-perniknya karena fokus menulis saya saat ini bukan di buku. Saya sedang asyik menjadi blogger yang menulis ringan tentang keseharian, liputan, review produk, dan sebagainya.




