Iseng-iseng liburan kemarin main ke Tanjung Lesung. Sebenarnya bingung mau ke mana. Jadi ini perjalanan dadakan. Nyari informasi juga dalam perjalanan. Lumayan perjalanannya dari Depok ke Banten mengikuti google maps. Eh, ternyata.....
Kami tersesat, Bun! Yup, setelah sampai di Tanjung Lesung, kami bingung mencari pintu masuk ke pantai karena sepanjang jalan itu ya banyak pintu masuk. Tapi mana pintu masuk yang resmi? Padahal kalau lewat pintu masuk resmi, harga tiketnya lebih mahal. Kalau tidak salah sekitar Rp 40 ribu per orang.
Gerbang utama Pantai Tanjung Lesung memang sudah jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Jadi harga tiketnya lumayan. Hari biasa Rp 25.000, hari libur Rp 40.000. Harga penginapannya juga lumayan mahal. Makanya kami tidak jadi pesan hotel. Pulang pergi saja. Berangkat pagi, pulang sore.
Akhirnya, random saja kami memilih pintu masuk melalui salah satu restoran yang kami lewati. Restoran di tempat pemberhentian kami saat celingak-celinguk itu adalah BBC Resto. Di depannya sudah ada tulisan "tiket masuk Rp 10.000/ orang." Banyak ya restoran yang memajang tulisan itu.
Jadi, mau makan atau tidak makan, kalau masuk ke restoran itu tetap bayar tiket masuk. Dipikir lebih murah daripada tiket masuk ke pantai utama, ya kami masuk saja ke restoran itu. Memang sekalian mau makan siang. Kalau masuk ke restoran ini, kita tidak dipaksa beli makan. Mau cuma nongkrong doang juga boleh. Ada saung, musola, dan toilet gratis.
Ulala... Alhamdulillah restorannya persis di samping pantai. Jadi kami bisa main di pantai, meskipun banyak karangnya. Harus hati-hati ya. Pasir putihnya juga bersih dan diberikan bantal-bantal dengan payung untuk duduk-duduk. Kami masuk jam 11 pagi, jadi masih sepi dan bisa dapat saung yang kosong buat rebahan.
Panas sekali ya mataharinya, namanya juga di pantai. Tapi tak menyurutkan semangat Salim untuk main di pantai. Ada ayunan juga. Salim masuk ke pantai buat basah-basahan. Kakak-kakaknya cuma duduk di saung. Sudah SMA, sudah malas main air. Spot foto juga ada.
Menu Seafood BBC Resto
Sebenarnya tidak pesan makanan juga tidak apa-apa. Toh, kita sudah bayar tiket masuk. Saya lihat pengunjung lain juga tidak pesan makanan. Hanya duduk di saung dan main di pantai. Tapi karena kami masuk juga untuk makan, ya kami pesan makanan.
Alhamdulillah, harga makanannya masih terjangkau. Tidak ada mark up harga. Normal-normal saja. Totalnya makan berlima sekitar 300 ribuan. Hemat kan? Untuk detil harganya per menu, saya lupa mendokumentasikannya.
Menunya yang kami pesan ada nasi goreng, ikan bakar, ikan goreng tepung, dan cumi saus asam manis. Minumnya teh manis saja. Semua rasanya bisa diterima lidah karena habis tak bersisa. Setelah makan, kami bergantian salat Zuhur di musola sederhana yang disediakan.
Musola dan toiletnya sederhana ala kampung tapi bersih kok. Oya, di sini jauh dari ATM. Jadi pastikan sudah mengambil uang sebelum memasuki area pantainya ya. Ada tempat rest area yang masih di wilayah kotanya.
Area pantai Tanjung Lesung ini bisa dibilang seperti masuk ke pelosok banget. Kanan kiri cuma ada pohon. Berbeda dengan di Pangandaran yang ramai penduduk. Makanya saat tersesat itu kami bingung mau tanya ke siapa karena tidak ada orang lewat yang sedang jalan kaki. Sepi banget!
Kalau kamu tersesat juga, tinggal mampir ke salah satu restoran di sepanjang area pantai Tanjung Lesung. Semuanya memiliki pantai sendiri dan memasang tiket masuk Rp 10.000/ orang. Murah sih, berlima jadi cuma Rp 50.000.
Mau bawa bekal bolehkah? Boleh sekali! Saya lihat ada juga pengunjung yang bawa makanan dari luar dan tikar seperti mau piknik. Kalau tidak kebagian saung, bisa gelar tikar. Supaya kebagian saung, lebih baik memang datangnya pagi ya seperti saya. Kalau sudah Zuhur, pengunjungnya makin banyak.
Oke deh, selamat jalan-jalan ya. Utamakan jalan-jalan di Indonesia dulu supaya menggiatkan ekonomi lokal! Indonesia nggak cuma Bali yaaa....
Baca juga jalan-jalan kami ke Kebun Mawar Situhapa di Garut.





No comments:
Post a Comment
Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....