DAMAI BERSAMA AL QURAN
Interaksi pertama saya bersama Al Quran dimulai ketika
saya sudah menyelesaikan iqro enam. Saya lupa kapan tepatnya, kira-kira
saat saya masih SD. Setiap selesai salat Magrib, saya dibiasakan untuk mengaji
bersama-sama keluarga. Bukan tadarusan, tapi mengaji sendiri-sendiri, hanya
waktunya bersamaan. Ketika SMA, saya sempat jauh dari Al Quran karena pulang
sekolah selalu kemalaman. Saya sekolah siang. Saat itu tubuh rasanya sudah
letih sekali sehingga tidak sempat membaca Al Quran. Akhirnya saya hanya bisa
mengaji seminggu sekali.