Pertama kali saya punya rice cooker itu sewaktu masih kerja di sebuah penerbitan. Saya menginap di kantor dan pulang ke rumah setiap akhir pekan. Tadinya saya beli makan di warung dekat kantor, tapi setelah ada teman yang ikut menginap di kantor, kami memutuskan untuk memasak sendiri. Selain lebih hemat, tentu juga lebih sehat. Nah, supaya masak nasinya lebih cepat, pas gajian saya sisihkan uang untuk membeli rice cooker. Saya beli produk yang sudah terkenal sejak dulu. Eh, baru sebulan, rice cooker itu sudah menunjukkan tanda-tanda tidak benar. Nasi jadi kuning dan kering, padahal belum seharian. Mana enak dimakan? Hfff... saya jadi kapok beli rice cooker. Ibu saya juga gonta-ganti merk terus dan kendalanya selalu sama. Akhirnya malah ibu saya memilih masak nasi di kukusan, manasinnya di magic warmer. Tapi buat saya yang "anak zaman sekarang" dan gak mau ribet, pengennya sih pakai rice cooker saja.