“Kalau sudah nikah, harus selalu
cantik di depan suami ya. Jangan pake daster batik, apalagi klo bolong…” kata
seorang Ustazah, suatu ketika sebelum aku nikah.
Setelah menikah,
“Kok pake baju ini sih, Mah?”
tanya suamiku, memandang daster dari bahan sifon yang kelihatan seksi dengan
warna pink berkilau, plus renda-renda di pinggir kainnya.
“Bukannya seksi?” aku balik
bertanya. Menurutku, daster gaya orang bule itu memang seksi meskipun gerah
dipakainya. Apalagi dengan renda-renda yang menusuk-nusuk kulitku.
“Bagusan juga pake daster batik
yang kamu punya itu….”
(aku memang punya daster batik,
tapi dipakainya hanya kalau suami sedang ke kantor, alias siang hari. Malam
hari, aku pakai baju tidur yang “gaya” biar kelihatan cantik di depan suami,
hehehe…)
“Itu mah udah bolong. Jelek,
pula….”
“Bukannya lebih seksi kalo
bolong…. Lebih bagus lagi kalo….” (ups, sensor… takut ada perawan yang baca :P)
