Assalamu'alaikum. Dini hari ini saya mau curhat. Unek-unek yang mengendap di dalam hati, yang sebenarnya sudah lama saya tahan demi menjaga nama baik seseorang. Akan tetapi, agaknya saya sulit untuk menahannya lagi. Dengan tetap menyimpan nama-nama yang bersangkutan, saya mau mencurahkan perasaan hati ini. Betapa beratnya menjadi pendiri sebuah komunitas yang mempertemukan anggota-anggota dari berbagai daerah, bahkan banyak pula yang berasal dari luar negeri.
Showing posts with label giveaway. Show all posts
Showing posts with label giveaway. Show all posts
Saturday, May 28, 2016
Thursday, April 7, 2016
Manajemen Waktu ala Eni Martini
![]() |
| Mbak Eni Martini dan Pendar |
Assalamu'alaikum. Apa kabar semua? Dalam hidup ini, tidak bisa dipungkiri bahwa kita membutuhkan kehadiran seorang teman atau sahabat sebagai tempat berbagi cerita dan saling mendukung serta mengingatkan manakala ada hal-hal menyenangkan dan tidak menyenangkan yang kita alami. Satu dari beberapa teman dan sahabat saya adalah Mbak Eni Martini. Ada yang sudah mengenalnya? Kalau belum, saya mau ceritakan profilnya di sini. Terus terang, Mbak Eni ini salah satu sosok yang menginspirasi saya. Perjuangan hidupnya telah membuat saya lebih kuat dan bersyukur. Tak terasa sudah dari tahun 2010 kami bersahabat, itu artinya sudah enam tahun! Alhamdulillah....
Friday, March 25, 2016
Lima Jajanan Kali Lima Favorit Saya di Garut
![]() |
| Pedagang Kupat Tahu |
Assalamu'alaikum. Apa kabar, temans? Tengah malam begini baru update blog. Akhir-akhir ini memang agak sulit menyisihkan waktu untuk menulis. Padahal, banyak sekali yang mau ditulis, salah satunya tentang lima jajanan kaki lima favorit saya yang ada di Garut. Garut, kampung suami saya, memang telah menjadi kota yang paling saya kunjungi sejak menikah dengan suami. Ada mungkin dua atau tiga bulan sekali kami pelesiran ke Garut dan menginap di rumah mertua. Kalau lama nggak ke sana, pasti banyak yang nanyain. Eh, cieeeh....
Tuesday, March 15, 2016
Giveaway Instagram "Istri dan Suami yang Dirindukan Surga"
Assalamu'alaikum... Alhamdulillah, akhirnya saya dapat hidayah juga untuk menyambangi blog ini, hehe... Langsung saja ya, sebagai rasa syukur saya karena akhirnya tahun ini saya bisa menerbitkan buku lagi, saya mengadakan giveaway di Instagram. Kenapa di Instagram? Ya, karena dulu-dulu saya sudah sering mengadakan kuis dan giveaway di blog, facebook, dan twitter. Ini pertama kalinya saya membuat giveaway di Instagram. Kalau belum punya Instagram, langsung bikin saja ya. Mudah kok bikinnya, sama seperti bikin twitter atau facebook.
Thursday, December 31, 2015
Tukang Pijat dalam Cerpen Berlatar Minang Karya Novia Syahidah
Nama Novia Syahidah bukan nama
yang asing bagi saya. Beliau adalah penulis kenamaan pada zamannya. Zaman
kapan? Zaman FLP (Forum Lingkar Pena) sedang jaya-jayanya. Saat itu, saya masih
seorang penulis pemula yang berharap nama saya tercantum pada buku karya saya.
Penulis-penulis FLP sedang mendapatkan tempat di hati para penerbit, salah
satunya, Novia Syahidah. Saya kagum dengan beliau ini karena dulu sangat
produktif menerbitkan novel, apalagi novel-novelnya tidak sembarangan. Ditulis
dengan riset yang kuat, dengan latar tempat yang tidak biasa.
Friday, October 30, 2015
Awal yang Baru untuk Berani Pergi Sendiri
“Coba kamu mandiri dong, masa ke mana-mana minta ditemani
terus?”
Saran dari salah seorang sahabat
saya semasa di bangku kuliah itu masih terus terngiang di telinga, sampai
membuat saya bertekad suatu ketika nanti saya harus berani bepergian sendirian!
Barangkali karena semasa kecil orangtua tidak memberikan kepercayaan kepada
saya untuk “ngebolang”, akhirnya saya menjadi phobia jalan. Entah apa namanya phobia yang satu itu, deh. Pokoknya,
kalau disuruh bepergian sendirian ke tempat yang belum pernah saya datangi
sebelumnya, pasti saya sudah paranoid duluan. Ujung-ujungnya, nyari teman yang
bisa diajakin pergi.
Thursday, October 15, 2015
Cegah dan Waspadai Gejala Kanker Payudara Sejak Dini
Sesuatu yang
berdenyar-denyar di dadaku.
Keras, sakit, dan
sensitif.
Aku kebingungan. Apa
yang terjadi kepadaku?
Mengapa aku begitu
emosi ketika ada orang yang mengenai dadaku?
Kutanya kepada Ibu,
dan ia memberiku pakaian dalam khusus untuk dadaku.
“Pakai ini, supaya
nggak sakit lagi kalau loncat-loncat,” katanya.
Hari demi hari
berlalu, sesuatu itu terus tumbuh di dadaku.
Hingga ukuran pakaian
dalamku berubah. Ia menggembung seperti sepasang gunung.
Sunday, October 4, 2015
Menciptakan Peluang Baru dengan Menulis di Blog
Assalamu’alaikum. Sebenarnya dari awal bulan September sudah mau menuliskan tentang ini, tapi
nggak sempet-sempet karena ada banyak lomba blog (jiyaaah….). Alhamdulillah, di awal bulan
September, blog saya –akhirnya—mendapatkan anugerah “Blog of The Month” dari
Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB). Jujur aja ya, siapa sih blogger yang nggak
seneng dapat award begitu? Apalagi dari komunitas kece yang namanya sudah
kondang. Saya juga sudah mengharapkannya dari sejak awardnya bernama Emak of
the Month, karena saya sudah bergabung dengan KEB dari tahun pertama. Ternyata
malah jodohnya di tahun ketiga.Friday, September 25, 2015
#OOTD Ala Aku: Lovely Maroon
Assalamu'alaikum....
Baru sempat melihat blog yang ini nih. Selamat Hari Raya Idul Adha ya, semoga amal ibadah kita, baik itu puasa maupun berkurban bagi yang berkurban, diterima Allah Swt. Idul Adha tahun ini dipenuhi duka, karena dua kali saudara kita yang beribadah haji terkena musibah. Semoga semua yang meninggal di sana masuk ke golongan orang-orang yang mati syahid. Aamiin....
Tuesday, August 11, 2015
Saat Saya Berhijab, Saat Itulah Saya Merdeka
“Suit… suit… wuiih… macan (manis cantik) juga nih cewek!”
Beberapa orang tukang ojek
menyuiti seorang gadis abg (asli baru gede, baru umur 15 tahun :D) yang
melewati mereka. Gadis itu mulanya bangga disebut “macan” yang merupakan
singkatan lazim di masa itu, tapi sesampainya di rumah, dia malah merenung. Tak
terima disuiti seperti itu, apalagi bila mengingat pandangan nakal para tukang ojek.
Thursday, May 28, 2015
Sebuah Rumah Baca untuk Menampung Aspirasi
Seorang teman di facebook pernah
menuliskan status seperti ini:
“Ada teman yang nanya gini, “Elo kan nggak suka baca buku, tapi elo kok
sering menang lomba nulis sih?” Lalu saya mikir, “Iya juga ya, saya nggak suka
baca buku, tapi saya bisa nulis tuh. Buktinya, saya sering menang lomba nulis.
Entahlah, dari mana saya bisa nulis nih. Ternyata nggak perlu baca buku untuk
bisa nulis, hahahaha…..””
Sunday, February 15, 2015
Yang Tersimpan dalam Buku Harian
Jantungku sudah berdebar kencang
sejak masih di rumah. Jam 06.30, aku sudah harus berada di sekolah. Pakaianku
masih putih biru, meskipun sudah diterima sebagai siswa di SMA itu. Pakaian
seragam itu masih akan kukenakan hingga seminggu ke depan dalam rangka MOS
(Masa Orientasi Siswa). Sekolah baruku sudah ramai ketika aku sampai. Kami
mengikuti upacara bendera sekaligus pembukaan MOS. Peluh dan keringat
bercucuran di sekujur tubuh, rasanya tidak nyaman dan ingin cepat-cepat masuk
kelas. Sayangnya, kepala sekolahku yang baru itu sangat suka berbicara.
Barangkali sudah satu jam dia berdiri di podium dan berbicara dari A sampai Z. Itu
masih mending dibandingkan tiga tahun lalu saat aku baru masuk SMP. Punggungku
gatal menyiksa karena aku baru pertama kali memakai bra.
Friday, February 13, 2015
Cara Menerbitkan Buku untuk Pemula
![]() |
| 3 novel baruku |
Berhubung ada giveaway dari blog
Cokelat Gosong yang temanya sangat “gue
banget”, maka saya akan kembali menuliskan pengalaman menjadi penulis pemula.
Sebenarnya saya sudah sering menuliskan pengalaman menjadi penulis, terutama di
dalam blog ini. Saat ini sudah ada lebih dari 20 buku solo (novel dan nonfiksi)
saya yang diterbitkan oleh penerbit mayor. Seperti penulis lainnya, saya juga
pernah menjadi penulis pemula. Penulis yang memulai langkah dari nol, baik itu
dalam hal menulis maupun menerbitkan buku. Bahkan saya pernah berada di titik
nol itu dua kali. Pertama, ketika belum menerbitkan buku sama sekali. Kedua,
ketika sempat berhenti menulis selama tiga tahun (karena menikah dan mengurus
bayi), lalu bangkit kembali.
Wednesday, February 11, 2015
Dua Mimpi, Dua Realisasi
![]() |
| Pizza pertama saya, bentuknya masih harus disempurnakan :D |
Saturday, January 31, 2015
Tak Ada Itik yang Buruk Rupa
![]() |
| Masa sih saya jelek? :D |
Demi memberikan inspirasi dan motivasi kepada
pembaca , saya terpaksa
mengingat-ingat lagi masa-masa kelam dalam hidup saya yang sudah lama saya
kubur.
Bagian mana dari hidup saya yang tragis, pernah membuat saya terpuruk, dan bisa diangkat ke dalam tulisan
ini? Sampai beberapa minggu, saya masih belum menemukannya, karena rasanya
hidup saya baik-baik saja. Kemudian saya teringat, oh ya, sewaktu kecil dulu,
saya pernah ingin bunuh diri. Ya, Anda tidak
salah baca. Usia saya masih belasan tahun ketika memiliki keinginan itu.
Barangkali, jika saja saya jadi bunuh diri, kasus saya sama dengan anak SMP
yang bunuh diri di dalam lemari pakaiannya itu.
Friday, January 23, 2015
Kado Terindah untuk Seseorang yang Menyebut Saya"Pelit"
![]() |
| Sepatu yang ungu untuk adik saya :-) |
Jadi anak pertama itu ada enak, ada nggak enaknya. Enaknya, selalu dapat barang-barang yang baru: baju, buku, sepeda, meja belajar, dan sebagainya. Kata orang, "Masa anak pertama dikasih barang bekas?" Otomatis, orangtua pun berusaha memberikan barang baru untuk putra/ putri pertamanya, walaupun nggak selalu begitu. Nggak heran, adik-adik saya kerap melontarkan kata-kata yang bernada iri, terutama ketika ibu kami masih hidup, "Ah, Mbak mah enak, mau apa-apa, pasti dibeliin Mamah. Kalau kita cuman dapat bekasnya." Hihihi.....
Thursday, December 18, 2014
Menengok Kembali Tulisan yang Membuat Semangat Ngeblog
Sebulan yang lalu, saya dilanda
rasa malas ngeblog yang luar biasa. Ada banyak alasan, antara tidak ada ide
nulis, tidak punya waktu, sampai kesal karena tidak menang lomba blog lagi,
hehehe…. Tapi, bagaimana nasib empat blog yang sudah saya biakkan selama ini?
Sayang juga kalau tidak diteruskan hobi menyenangkan yang satu ini. Akhirnya,
dengan tertatih, saya kembali ngeblog. Ladalah, di blogdetik sedang diadakan
lomba ngeblog marathon dengan tagline #SemangatNgeblog, lalu ada pula lomba
menulis tentang suka duka menjadi ibu, di mana kontributor teraktif (yang
paling banyak menulis di blog) berkesempatan menjadi pemenang.
Wednesday, December 17, 2014
Membawa Buku Hingga ke Pelosok
![]() |
| Rumah Cahaya Penjaringan |
Buku telah menjadi teman saya
sejak bisa membaca. Ibu saya dulu telah membiasakan membaca buku dengan
membelikan majalah seminggu sekali dan buku-buku cerita lainnya. Akibatnya,
saya jadi ketagihan membaca. Saat liburan sekolah tiba, saya menyewakan koleksi
buku-buku tersebut dengan menggelar Koran di depan rumah. Teman-teman menyewa
dengan harga Rp 50,- per buku. Beberapa buku ada yang tidak dikembalikan.
Lucunya, saat saya menagih buku itu (yang jelas-jelas di bagian dalam tertulis
nama saya sebagai pemiliknya), teman saya bersikeras bahwa buku itu adalah
miliknya.
Tuesday, December 16, 2014
Hujan, Cinta, dan Cerita tentang Kita
![]() |
| www.enjoypic.com |
Deras.
Camar
segera berlari ke pelataran sebuah rumah yang pintunya masih tertutup. Ia
berlindung di teras rumah itu, berharap si empunya tak mengusirnya apabila
sudah keluar rumah. Dilihatnya lantai teras rumah itu yang terkotori jejak
sepatunya. Ia jadi tak enak hati, tapi apa boleh buat. Sementara hujan tak
menunjukkan tanda-tanda akan berhenti, justru semakin deras, disertai petir
menggelegar. Ia menggigil dan memeluk tubuhnya. Rasa dingin masih
menghinggapinya sekalipun sudah memakai baju hangat di luar baju seragamnya.
Monday, December 8, 2014
Jika Tidak Ada Ibu....
![]() |
| RA KARTINI |
Telingaku bagai tersengat aliran listrik mendengar kalimat Ibu tadi. Benar seperti yang telah dikatakan oleh saudara-ssaudaraku. Ketika usiaku menginjak 12 tahun, aku harus siap untuk dipingit. Ya, dipingit! Aku tidak boleh ke luar rumah lagi, terlebih untuk menuntut ilmu. Yang lebih mengerikan, aku harus siap dijodohkan!
Subscribe to:
Posts (Atom)

















