Friday, May 15, 2020

Jaga Kesehatan Keluarga dengan Cat Anti Bakteri


Menjaga kesehatan seluruh keluarga sangatlah penting, terutama bila masih memiliki anak-anak kecil yang mudah tertular penyakit. Anak saya ada tiga dan masih rentan terkena penyakit, jadi saya harus ekstra hati-hati dalam menjaga kesehatan mereka. Tahukah Bunda, ternyata menjaga kesehatan keluarga itu bisa dilakukan dengan memilih cat anti bakteri.

Cat Anti Bakteri



Selama ini kan kalau memilih cat tembok, kita hanya fokus pada warna dan jenis catnya tapi pernahkah terpikirkan untuk memilih cat anti bakteri dan cat anti kuman? Apalagi cat untuk kamar anak dan cat untuk kamar bayi, penting sekali diperhatikan pemilihan catnya bukan hanya warna yang cerah tapi juga anti bakteri dan anti kuman. 

Mengapa? Sebab, cat tembok itu pasti akan terkena sentuhan tubuh anak, apalagi kalau tempat tidurnya menempel pada tembok. Anak-anak akan tanpa sengaja mencium tembok dan menempelkan tubuhnya di tembok saat tidur atau bermain di atas tempat tidur. Kuman, bakteri, dan jamur dapat menempel pada cat tembok rumah kita. Diantaranya bakteri Staphylococcus Aureus penyebab penyakit kulit, infeksi bedah, dan radang paru-paru. Ada juga bakteri  Eschericia Coli yang dapat menyebabkan diare, gagal ginjal, dan kejang perut.

Wow, serem banget ya. Kalau anak sering terkena diare, waspadai tidak hanya makanannya tapi juga kebersihan rumah salah satunya kebersihan cat tembok. Cat tembok yang ditumbuhi jamur juga menyebabkan bau tidak enak sehingga ruangan menjadi tidak nyaman ditempati. Pasti tidak enak kan berada di dalam ruangan yang bau, ternyata berasal dari tembok yang berjamur. 

Anak-anak saya paling senang main di kamar, karena enak bisa sambil berbaring. Makanya untuk cat dinding, harus menggunakan cat anti bakteri dan cat anti kuman. Untuk menjaga kesehatan keluarga, pilihlah cat anti bakteri dan cat anti kuman. Dinding rumah juga harus dibersihkan secara rutin, tidak hanya lantai yang perlu dibersihkan ya. 

Cara membersihkannya, mula-mula dengan menyapu debu-debu dan sarang laba-laba yang menempel di dinding menggunakan kain microfiber atau vacuum cleaner, atau sikat panjang. Sebelum disapu, pastikan tidak ada barang-barang atau perabotan di bawahnya. Misal, kalau ada tempat tidur, digeser dulu tempat tidurnya sehingga debu dan sarang laba-laba tidak jatuh ke atas tempat tidur. Kemudian, lap dinding dengan kain basah dan sapukan dengan lembut ke seluruh dinding. 

Rekomendasi cat anti bakteri dan cat anti kuman adalah Lenkote No Odor Medicare dari Avian Brands. Ini adalah cat tembok premium anti bau yang memiliki formulasi anti bakteri dan anti kuman. Dengan menggunakan cat tembok ini, maka dinding di rumah kita akan aman dari pertumbuhan kuman dan bakteri selama lapisan catnya masih ada. 

Lenkote No Odor Medicare juga anti bau, bahkan tidak ada baunya, karena diproses dengan teknologi tinggi sehingga menghasilkan cat tembok yang tanpa bau dan ramah lingkungan.Jadi kalau kita sering terganggu dengan bau cat, apalagi saat dinding baru saja dicat, pilih saja Lenkote No Odor Medicare. Selain itu, cat ini juga telah bersertifikat Green Label Singapore, yaitu sertifikat produk ramah lingkungan karena memiliki kadar VOC (Volatile Organic Compound) yang rendah. 

Produk cat tembok premium tanpa bau dari Avian Brands ini juga mudah dibersihkan dengan air dan memiliki pilihan warna yang banyak yaitu ada 888 pilihan warna. Wah, bisa membuat kita bebas berkreasi nih menghias kamar anak dengan warna-warni cat yang memukau.

#NoOdorMedicare #TanpaBaudanAntiBakteri #AvianBrands #AvianUntukIndonesia

1 comment:

  1. Mantap nih ada cat anti bakteri, sekali oles dapat dua dong, dapat warna cakep, dapat sehat.

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...