“Suamiku manja banget. Makan aja harus diambilin.”
Pernah mendengar curhatan semacam itu? Saya pernah. Dulu saat saya
dan teman-teman seangkatan baru saja menikah. Kami masih belum
mengerti dengan sikap suami yang manja. Hal-hal sepele saja harus
dilayani istri. Makan harus diambilkan, minum harus dituangkan, kaus
kaki harus dipakaikan, pulang kantor harus dipijiti, mandi minta
dimandikan (ehem, ini sih karena masih pengantin baru), bahkan pakai
baju saja tidak bisa sendiri.
