Yam.. Apa sih tujuan hidupmu? Tiap hari kamu cuma nongkrong di depan
jendela rumahku. Menungguku melempar segenggam beras atau secentong
nasi. Syukur-syukur ada campuran lauk pauknya, termasuk ayam goreng.
Lah, ternyata kamu karnivora dan kanibal to? Teman sendiri dimaem juga.
Seharian tadi aku memikirkan, apa tujuan hidupmu? Hanya makan, minum,
dan membuat ayam lain bertelur. Tapi, kemudian aku sadar. Barangkali
justru hidupmu lebih mulia. Sebab, besok kau akan dipotong dan dijadikan
kari ayam atau ayam goreng atau ayam semur, dan lain-lain. Sebenarnya
aku tidak tega. Sudah beberapa bulan ini kita bersama. Kau selalu setia
menungguku di depan jendela. Kalau kau sudah jadi lauk nanti, aku tak
tahu apa bisa memakanmu? Hiks, sedih membayangkannya. Tapi, kalau kau
tidak dimakan, hidupmu sia-sia. Sebab, tujuan hidupmu memang untuk
memenuhi perut manusia.
