Tadinya saya bingung mau menulis
apa lagi ya tentang ajang Srikandi Blogger 2013 yang baru-baru ini
diselenggarakan oleh Kumpulan Emak-Emak Blogger. Saya sudah dua kali menuliskan
tema ini dalam tulisan berjudul: Mati Suri, Hidup Kembali, dan Eksis Bersama Blog dan Srikandi Blogger 2013: Ajang Eksis Emak Rempong.
Monday, May 13, 2013
Saturday, May 11, 2013
Sepenggal Kisah Tentang Cinta Pertama
Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri
Ketika masih duduk di bangku SD,
aku ingin sekali menjadi anak SMP. Sepertinya menyenangkan menjadi anak SMP.
Setelah duduk di bangku SMP, aku ingin jadi anak SMA. Sepertinya menjadi anak
SMA lebih asyik. Dan sekarang adalah hari pertamaku menjadi anak SMA. Apakah
benar menjadi anak SMA akan se-asyik yang kubayangkan?
Monday, May 6, 2013
Jajan Pinggir Jalan: Enak, Murah, tapi Harus Hati-Hati
![]() |
| Nasi uduk: salah satu makanan pinggir jalan yang enak dan murah foto: dok pribadi |
Berbicara soal makanan pinggir
jalanan, saya paling senang makan di pinggir jalan. Bukan apa-apa, harganya
memang murah meriah. Di Indonesia ini, makanan pinggir jalan memang menjadi
raja. Di kota-kota besar, sampai kota kecil, gerobak-gerobak makanan pinggir
jalan pasti ada. Yang paling terkenal adalah Jalan Malioboro, Yogyakarta. Hei,
siapa sangka ternyata keunikannya justru terletak pada deretan penjual makanan
yang menawarkan makan sambil lesehan? Harganya pun sangaaat murah, sangat
terjangkau untuk kantong siapa pun. Saya pernah makan di pinggir jalan
Malioboro. Tidak lesehan, pedagangnya tidak menyediakan tempat untuk lesehan.
Memang ada yang menyediakan tempat lesehan, ada juga yang tidak. Saya membeli
satu porsi nasi, gudeg, dan telur, harganya
hanya Rp 5.000. Gudegnya enaak sekali. Suami saya bahkan sampai ingin ke Jogja
lagi, hanya untuk memakan gudegnya.
Sunday, May 5, 2013
Hidup Penuh Warna, Nikmati Saja
Tulisan ini disertakan dalam 8 Minggu Ngeblog yang diadakan oleh Anging Mammiri minggu keempat.
Belakangan ini saya baru
menyadari kalau saya sudah diblock dari hubungan pertemanan di facebook oleh
seorang teman facebook yang sudah beberapa kali kopi darat. Kami bergabung di
sebuah grup rahasia, dan sering curhat-curhatan bersama kurang lebih 49 anggota
lainnya. Jadi, bisa dibilang hubungan kami sudah dekat. Nah, saya baru sadar
kalau saya diblock olehnya, saat saya membaca status seorang teman, yang juga
temannya, dan dia mengomentari status itu tapi saya tak bisa membaca komentarnya.
Kejadian itu sudah beberapa kali berlangsung, sehingga sampailah saya pada
kesimpulan bahwa saya diblock. Kalau kita diblock oleh teman FB, otomatis kita
tak bisa melihat jejaknya lagi di FB, baik itu status maupun
komentar-komentarnya.
Thursday, May 2, 2013
Rumah Impianku dengan Semarak Warna Impian
Rumah adalah salah satu kebutuhan
pokok yang harus dipenuhi oleh setiap keluarga. Sebelum membeli barang mewah
lain, sebaiknya kita membeli rumah dulu. Kalau sudah punya rumah, rasanya
tenang dan tenteram. Gak usah mikir bayar kontrakan setiap tahun atau kos per
bulan, gak bingung nyari kontrakan baru setiap kali ada masalah dengan
kontrakan yang lama, dan tentu saja gak repot mesti pindah-pindah rumah kontrakan.
Apalagi kalau anak sudah banyak dan bersekolah di lokasi tertentu, pasti akan
repot kalau kita pindah-pindah rumah terus. Tinggal di rumah kontrakan juga gak
bebas, ada aturan yang mengikat dengan pemilik kontrakan. Belum lagi
konflik-konflik yang muncul antara pemilik kontrakan dan kontraktor (sebutan
untuk pengontrak rumah), yang sering saya dengar dari teman-teman yang masih
mengontrak. Dan tentunya, kalau sudah bertahun-tahun berkeluarga tapi masih
mengontrak, ada saja pandangan miring dari keluarga besar atau orang-orang di
sekitar. Punya rumah itu benar-benar harus diusahakan. Untuk itulah, saya rela
menghemat pengeluaran rumah tangga, jarang beli baju dan aksesoris wanita
lainnya, demi bisa mewujudkan rumah impian.
Sahabat Itu Berbagi
Dulu saya pernah menuliskan di
sebuah kertas, isinya: “Ya Allah, beri aku seorang sahabat.”
Saya memang sedang merasa
sendiri. Tak ada teman berbagi. Kata orang, saya judes. Makanya gak ada yang
mau berteman dengan saya. Entahlah. Saya sendiri tak ada niat untuk judes.
Memang sudah bawaannya begitu. Tapi, hidup “sendiri” pun tak enak. Apalagi saat
jauh dari keluarga. Syukurlah, saya mendapatkan seorang sahabat yang kerap
menemani saya.
Wednesday, May 1, 2013
Lindungi Anak-Anak Kita dari Miras!
“Si tukang rumput belum datang,
ya?” tanya suami saya, malam itu, sepulang dari kantor.
“Belum. Agak diragukan juga dia
mau datang,” jawab saya. Dan ternyata benar. Si tukang rumput itu tak pernah
muncul lagi di kompleks perumahan kami. Kabarnya, dia menghilang sambil membawa
barang curian. Pertemuan terakhir dengan si tukang rumput yang masih tetangga
rumah kami itu, menyisakan trauma. Ketika itu, saya sedang membeli nasi uduk,
dia menatap saya dengan mata merah. Saya pikir dia baru begadang, alias kurang
tidur. Ucapannya membuat saya takut,
Subscribe to:
Posts (Atom)
