Thursday, October 14, 2021

Cara Menurunkan Berat Badan dengan Aman dan Mudah

Perut dan napas terasa sesak, nggak kuat jalan jauh dan lari, badan pegal-pegal setiap bangun tidur, dan baju-baju harus cepat diganti karena nggak muat. Itulah yang saya rasakan sejak berat badan meningkat. Nggak tanggung-tanggung, setelah melahirkan anak ketiga, berat badan saya naik 25 kg.  Padahal dulu saya kira nggak bakalan bisa gendut, karena badan saya masih langsing setelah melahirkan anak kedua.

Cara Menurunkan Berat Badan


Apa ya yang bikin saya gendut? Soalnya dari sejak gadis, saya memang sudah suka makan. Barangkali karena setelah hamil itu saya rajin minum susu dan tahu sendiri kalau susu itu mengandung lemak. Saya juga suka makan gorengan dan cemilan manis. Saya juga jarang olahraga, karena alasan repot punya bayi. Lagipula, pekerjaan rumah tangga kan udah capek. Yang lebih parah lagi, saya itu jarang makan buah karena nggak dibiasakan sejak kecil. Sering beli buah, tapi sering busuk juga di kulkas karena kelupaan dimakan.

Nah, setelah berat badan meningkat begini, saya ingin menurunkannya dengan alasan utama demi kesehatan. Kalau biar lebih enak dipandang itu hanya bonus ya.  Bukannya mau body shaming, tapi berdasarkan pengalaman saya, memang punya badan gendut itu berat. Keberatan bawa badan. Kaki juga gampang capek. Bangun tidur bukannya segar, malah pegal-pegal karena tubuh keberatan menopang lemak saat berbaring. 

Beberapa kali saya merasakan napas sesak, seperti orang mau meninggal. Duh, saya benar-benar harus diet. Saya bukan sekali ini mau diet. Udah sering lho saya berusaha diet, mulai dari mengurangi karbohidrat, rutin olahraga, sampai hanya makan buah dan sayur. Beberapa metode diet juga udah saya coba, mulai dari diet nggak makan gula garam, diet nggak makan karbo, diet hanya memakan makanan alami, dll.

Apa hasilnya? Hanya bertahan sebentar, karena sakit kekurangan nutrisi dan juga nggak tahan godaan makanan yang enak-enak. Misalnya saja, makanan favorit saya, ayam goreng penyet dengan sambal gledek. Enaknya kan dimakan pakai nasi. Tapi kalau udah ketemu sambalnya tuh, nasinya bisa nambah-nambah.

Salah satu usaha saya untuk menurunkan  berat badan adalah minum Soona by Siapa Mau Kurus. Sonna adalah minuman yang bisa membantu diet, mengandung serat tinggi untuk menghancurkan lemak, detoks, dan melangsingkan badan. Ada dua pilihan yaitu Soona Anggur dan Soona Buah dan Sayuran. Satu pack isinya 15 sachet dengan harga Rp 229.000 untuk Soona Anggur dan Rp 239.000 untuk Soona Buah dan Sayuran. Per sachetnya kurang lebih Rp 15.000. Mahal? Enggak dong. Kalau sudah biasa minum es boba tiap hari yang harganya di atas Rp 15.000 per gelasnya, berarti harga Soona masih sangat terjangkau. Kalau es boba bikin berat badan nambah terus, Soona justru bisa menurunkan berat badan.

Soona


Saya mencoba Soona Anggur. Kenapa saya yakin minum Soona untuk membantu menurunkan berat badan? Karena saya yakin dengan keamanannya. Hati-hati lho minum suplemen atau obat untuk membantu diet. Banyak obat diet yang berbahaya, misalnya bikin jadi dehidrasi, merusak organ tubuh, bahkan membahayakan jantung. Soona sudah mendapatkan sertifikat halal MUI, BPOM, GMP Quality, ISO 22000, dan HACCP, jadi aman untuk dikonsumsi.

Lagipula, kandungan yang ada di dalam Soona itu bukan berisi bahan-bahan berbahaya melainkan ekstrak buah-buahan dan sayuran yang mengandung banyak serat dan memperlancar pencernaan. Kandungan utama Soona, diantaranya: 



Sekam Psyllium, yaitu tanaman berserat tinggi yang telah melalui uji klinis untuk membuang lemak dan gula darah di tubuh.

Ekstrak buah, yaitu buah anggur, manggis, belimbing, dan apel. Tak hanya menurunkan berat badan, tapi juga mencegah darah tinggi dan menyehatkan usus.

Asam Kandis, yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan berat badan, dan menyehatkan jantung.

Bit Merah, dengan antioksidan tinggi untuk detoks alami, meningkatkan stamina, dan mencegah anemia.

Buah Plum, menjaga kesehatan saluran pencernaan, menurunkan kolesterol, dan menurunkan berat badan.

Rumput Gandum untuk mencegah obesitas, mengatasi jerawat, dan penuaan dini.

Wah, jadi manfaat Soona ini tak sekadar bisa menurunkan berat badan dan membantu diet. Ternyata juga baik untuk kesehatan dan kecantikan. Daripada beli es boba, mendingan beli Soona dong.

Nah, gimana cara membuatnya? Gampang, hanya tinggal dicampur dengan air putih apa saja.  Boleh air putih hangat, dingin, atau sedang. Lalu aduk deh sampai merata dan minum segera. Walaupun tidak mengandung gula, rasanya tetap manis. Jadi, nggak bikin lidah tersiksa ya. Jangan dikira Soona itu seperti jamu yang pahit. Baunya nggak langu, tetap enak dinikmati. Rasanya enak kok, seperti minum jus buah saja. Segar, manis, dan nggak eneg.

Soona anggur ini larutannya berwarna hijau, karena mengandung 3 jenis sayur dan 4 jenis buah. Bayangin aja kalau kita bikin jus sayuran dan buah, pasti warna sayuran lebih dominan ya. Bisa diminum kapan saja, pagi, siang, atau malam. Soona juga membuat perut terasa kenyang, jadi nggak sering-sering ngemil deh.

Saya minum Soona sehari satu kali di malam hari sebelum tidur. Apa efek setelah meminumnya? Pagi hari, BAB lebih lancar karena bisa 2-3 kali BAB. Sebab, Soona ini kan bisa untuk detox, jadi memang semua kotoran dalam perut itu akan dibuang. Buat kamu yang sulit BAB, cus buruan minum Soona deh. Badan juga lebih segar dan stamina makin oke. Perut terasa lebih lapang dan nggak begah. Biasanya perut saya seperti mau meledak.

Setelah pemakaian selama 4 hari, saya mengalami penurunan berat badan sebanyak 2,3 kg! Wow, takjub juga melihat hasilnya. Soona menjanjikan penurunan berat badan antara 5-10 kg selama 15 hari. Supaya lebih maksimal, bisa diminum dua kali sehari sebelum makan. Saya juga mengimbanginya dengan diet rendah kalori. Tidak minum minuman manis, banyak minum air putih, mengurangi makan gorengan, dan mengganti menu sarapan dan makan malam dengan makanan yang mengandung banyak serat. 

Soona Siapa Mau Kurus


Wah, saya nggak sabar nih nunggu hari ke-15 kira-kira bisa turun berapa kilogram lagi ya? Mau cobain juga diet ala Soona? Kamu bisa beli Soona di Tokopedia, Blibli, Lazada, dan Shopee. Bisa juga menjadi reseller Soona dengan keuntungan hingga jutaan rupiah sebulan. Kalau berminat, bisa hubungi Admin Dilla di WA 0877-2418-8010.

Informasi lengkap, telusuri di sini: 

Shopee soonaofficial.id

Website Soona

 Instagram @soonaofficial.id

 



4 comments:

  1. Wow mantap ini dietnya, kadang mau diet cuma tergoda, dan kalau mau mulai diet ketat dengan obat takut kayak kasus-kasus yang terdengar. Jadi, kayaknya milih yang sehat aja lebih baik, apalagi Soona.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Soona bukan obat sih, insya allah aman. Isinya sayuran dan buah-buahan. Ga perlu diet ketat jg, masih bisa makan nasi. Yg penting jumlah kalorinya dijaga.

      Delete
  2. Mbaaaa pengen ih aku :D. Aku dulu juga ngira ga bakal bisa gemuk, Krn sebelum pandemi aja stabil di 45-47 trus. Tapi kok ya pandemi menyerang, BB langsung ikutan melonjak hahahaha. Jadi kepala 5 dong, ya ampun mau shock rasanya. Buat ku yg selalunya di kepala 4 itu pasti kliatan bangt menggemuknya. Sampe2 celana banyak ga bisa dipake , trus difoto apalagi. -_- .

    Aku pengen beli ah soona ini juga. Tapi syukurnya selama pandemi juga aku udh rutin workout. Dan jaga pola makan pastinya. Jadi semoga aja dengan dibantu soona bisa lebih cepet kliatan hasil :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih soalnya pandemi bikin kita jarang gerak dan banyak makan ya wkwkw... Wah harus cepet2 diet tuh sebelum menggendut kayak aku karena dulu dibiarin aja. Minum Soona emang tetap harus jaga pola makan ya, biar cepet keliatan hasilnya.

      Delete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...