Friday, November 18, 2022

Pengalaman Menginap di Hotel Karang Sari Pelabuhan Ratu

Sudah lama saya mau menuliskan pengalaman ini, karena jalan-jalannya saja sudah lama yaitu tanggal 15 Mei 2022. Khawatir ponsel yang menyimpan foto-fotonya nanti rusak dan data-datanya nggak bisa diambil, mending cepat-cepat saya tuliskan. Soalnya pengalaman kemarin ponsel yang menyimpan perjalanan traveling Jawa Tengah dan Bali rusak dan nggak bisa diperbaiki. Foto-fotonya pun nggak bisa diambil.  

Menginap di Hotel Karang Sari



Selepas Idul Fitri, masih ada waktu berlibur. Kami memang hanya sebentar di kampung. Balik lagi ke Jakarta. Eh tiba-tiba suami mengajak liburan ke Pantai Pelabuhan Ratu. Kalau ke Pantai Anyer kan sudah dua kali. Kami mencari pantai yang terdekat dengan Jakarta. Namanya juga liburan mendadak. Alhasil suami kesulitan mencari hotel yang kosong. Kalaupun ada, sewa kamarnya mahal-mahal. Lebih mudah nyari kamar hotel di Anyer ya. 

Ya sudahlah. Berbekal nekat, kami jalan saja tanpa ada persiapan akomodasi. Nanti langsung nyari di sana. Kalau nggak dapat ya pulang lagi. Eh ternyata perjalanan Depok - Pelabuhan Ratu itu lumayan jauh juga ya. Dari jam 7 pagi, kami baru sampai di Pelabuhan Ratu jam 14.30. Waduh, ini sih harus nginap. Kalau pulang lagi, suami kecapean nyetir sendiri. 

Kami berhenti di pinggir pantai karena ada toilet. Salim mau buang air kecil. Ada toilet umum di pinggir pantai itu. Saya ajak ke toiletnya, eh Salim nggak mau pipis di situ karena kotor. Nggak jadi deh. Kebetulan di seberang toilet umum itu ada hotel Karang Sari. Suami pun iseng mau tanya apa ada kamar hotel, sekaligus ngajak Salim numpang pipis. 

Menginap di Hotel Karang Sari Pelabuhan Ratu


Sewaktu kami cek di internet sih, hotel ini udah nggak ada kamar kosong. Ternyata saat suami tanya langsung ke resepsionis, masih ada kamar kosong! Wah, seneng banget deh suami kasih tahu saya via chat. Kamarnya juga lumayan walaupun nggak sebesar kamar di Anyer. Kolam berenang ada di depan kamar persis. Tarif semalam Rp 700 ribu dan bisa dipakai berlima karena tempat tidurnya ada dua. 

Memang benar lho kalau hotel itu menyediakan kamar kosong untuk pengunjung yang pesan di tempat. Jadi walaupun di internet sudah habis kamarnya, bisa jadi di hotel masih tersedia kamar kosong. Alhamdulillah, kami pun jadi menginap di Pelabuhan Ratu, di hotel Karang Sari.

Kamar Tidur 


Ada rasa berbeda saat masuk ke kamarnya, karena nggak terlalu besar. Nggak seperti di Hotel Marbella Anyer yang ada banyak ruang kosong, sofa, ruang tamu, kulkas, dsb.  Di kamar hotel Karang Sari ini hanya ada dua tempat tidur dan kamar mandi mungil. Lalu meja panjang dan televisi. Ruang tamunya ada di teras kalau mau duduk-duduk. Walaupun begitu, kami sudah puas. Yang penting ada tempat tidur. Apalagi harganya murah untuk berlima. 

Kamar Hotel Karang Sari



Kamarnya juga bersih dan terlihat baru. Kata pegawainya sih, memang kamarnya baru dibangun. Bangunannya tipe minimalis modern gitu. Untung tempat tidurnya besar-besar jadi muat berlima. Apalagi alas kasurnya itu menyatu, jadi anak saya ada yang tiduran di tengah antara kasur. 

Hotel Karang Sari



Kolam Berenang 


Kolam berenang ada di depan kamar banget. Salim pun nggak sabar langsung nyebur deh. Bisa puas berenang kalau begini. Tapi ya berhubung pengunjungnya banyak, kolam renangnya pun jadi penuh. Sepertinya udah puas berenang di hotel. Ke Pantai Pelabuhan Ratu pun hanya duduk-duduk dan melihat pantai. 

Kolam Renang Karang Sari



Kolam renangnya hanya satu tapi ada pembatas antara kolam dewasa dan anak-anak. Untuk kolam dewasa relatif sepi, jadi anak-anak saya pun berenangnya di situ. Selain kolam renang, di bagian atas kolam juga ada semacam saung-saung dan tempat makan gitu. Kita bisa duduk-duduk sambil pesan makanan atau minuman dan memandang ke arah kolam renang. 

Hotel Murah Pelabuhan Ratu



Menu Sarapan 


Untuk makan malam, kami beli nasi goreng dan jajanan pinggir jalan. Suasananya sama saja seperti di Depok. Paginya, baru deh kami sarapan di hotel. Untuk menu sarapannya sih biasa saja. Berhubung karcis makannya cuma untuk 4 orang, jadi biarlah suami dan anak-anak saja yang sarapan. Kalau saya memang nggak biasa sarapan berat. Cukup roti dan kopi. 

Hotel di Pelabuhan Ratu



Menu sarapannya sangat minimalis dan mendukung diet karena hanya bisa memilih mau nasi goreng atau roti bakar atau telur dan susu. Anak-anak sih pesan nasi goreng supaya kenyang, karena dilanjutkan lagi dengan berenang sepuasnya sampai capek. Soalnya nggak bisa renang di pantai karena ombaknya sedang ganas. 

Secara keseluruhan, fasilitas di hotel ini cukup memuaskan walaupun tidak mewah. Kami pun puas menginap di sini. Semoga nanti bisa staycation lagi bareng anak-anak. Meskipun jaraknya dekat dan bisa ditempuh dengan mobil, liburan seperti ini membuat kami memiliki kenangan kebersamaan yang indah. 


2 comments:

  1. Eh iyaa kamarnya kliatan luas mba. Jadi enak kalo sekeluarga, ga usah pesen 2 kamar ya. Aku nih bentar lagi kalo staycation mesti pesen 2 karena anak2 udh mulai gede 🤣. Atau yg family room kalo ada.

    Aku juga kalo udah mentok di ota pada sold out, akhirnya nanya langsung ke hotel. Dan asalkan bukan peak season, biasanya memang ada dispare kamar kosong. Kecuali saat itu sedang ada event gede yg bikin semua hotel penuh , baru deh pusing 😅

    ReplyDelete
  2. Kamar family room aja kalo aku mbak, soalnya anak-anak biarpun udah besar tapi belum mau pesen kamar sendiri wkwk....

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...