Friday, July 27, 2018

Nasi Goreng Tomyum dan Sop Buntut Lurik Coffee & Kitchen



Siapa yang nggak kenal Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama? Pasangan yang selalu romantis itu ternyata juga jago berbisnis. Setelah sukses berbisnis kosmetik dan skincare dengan label Dissy, kini mereka masuk ke bisnis restoran yaitu dengan membuka gerai kafe bernama LURIK COFFEE & KITCHEN.


Berlokasi di Lippo Mall Kemang Jakarta UG Floor Unit D-08, saya menghadiri Grand Openingnya hari Senin, 23 Juli 2018. Ussy dan Andhika kompak tampil dengan busana tradisional kebaya dan kain lurik. Untuk kebayanya, warna pastel toscha yang kekinian dan serasi dengan disain interion Lurik yang juga didominasi warna toscha.

Ussy dan Andhika

Ussy menceritakan awal mula munculnya ide mendirikan Lurik Coffee & Kitchen. Walaupun mengaku tak terlalu gemar memasak, tetapi sekalinya memasak, Ussy akan melakukannya dengan total. Resep-resep masakannya diperoleh dari olahan sendiri, ibunya, maupun ibu mertuanya (ibunda Andhika). Sehingga terpikirlah untuk berbisnis restoran sekaligus melestarikan resep warisan keluarga. 


Mengapa melirik bisnis restoran? Andhika menjelaskan bahwa bisnis restoran ini adalah ambisi Ussy. Sebagai suami, dia mendukung dan memberi masukan. Bisnis restoran nggak ada matinya, karena setiap orang pasti butuh makan. Yang perlu dipikirkan adalah konsep bisnis itu agar lain dari yang lain dan disukai banyak orang. 

Oleh karena itu, konsep Lurik adalah tradisional modern. Makanan-makanan yang disajikan bervariasi, ada menu tradisional dan modern. Dari segi disain interior kedainya pun bernuansa tradisional modern. Nuansa tradisional dapat dilihat pada pakaian pramusaji yang ada luriknya seperti pakaian Jawa dan beberapa ornamen furnitur juga ada luriknya. 


Ussy mengklaim harga yang ditawarkan untuk setiap menu cukup terjangkau. Harga paling mahal adalah Sop Buntut yang dibandrol per porsi Rp 128 ribu karena bahan bakunya yang mahal yaitu daging sapi. Jika ditambah dengan fasilitas lain yang disediakan yaitu gratis wifi dan kedai instagrammable, tentunya Lurik Coffee & Kitchen bisa jadi tempat nongkrong yang menyenangkan. 

Lippo Mall Kemang juga menjadi tempat yang kondusif, strategis, dan mudah dijangkau. Mall ini menyajikan Live Music setiap malam minggu sehingga dipadati pengunjung dan menjadi peluang pasar yang besar untuk Lurik Coffee & Kitchen. Suasana mall juga sangat menyenangkan dengan fasilitas kursi dan sofa umum yang bisa dipakai untuk duduk-duduk bersantai maupun beristirahat setelah menyisiri toko-toko yang ada. 

Di restoran Lurik sendiri ada 2 ruangan yaitu indoor dan outdoor. Bangku dan meja yang disediakan cukup banyak. Bagi yang merokok, bisa mengambil tempat di luar. Dengan hiasan khas Jawa membuat saya serasa pulang kampung. 




Beberapa menu yang ditawarkan berdasarkan resep dari Ussy yang dimodifikasi oleh chefnya. Sebut saja Lidah Sapi Mercon Oma, Lidah Sapi Balado Umi, Dori Sambal Matah, Sandwich Neng Ussy, Roti Bakar Lurik, dan lain sebagainya. 

Pada kesempatan ini, saya menyicipi Nasi Goreng Tomyum dan Sop Buntut.

Nasi Goreng Tomyum, Rp 58.000
Nasi goreng adalah masakan khas Indonesia yang semua orang sudah pasti tahu. Nasi goreng ini memiliki campuran nanas, udang, telur, dan kerupuk. Rasanya pas, tidak pedas. Porsi nasinya juga cukup buat saya. Nggak bikin kekenyangan juga nggak kurang.



Sop Buntut, Rp 128.000
Sop Buntut ini favorit saya banget, karena dagingnya itu empuuuk bangeet. Seakan-akan nggak perlu dikunyah. Kuahnya juga nggak berlebihan. Nggak terlalu asin juga nggak terlalu gurih (jika kuah terlalu gurih berarti banyak ditambahi MSG). Isi dagingnya pun besar-besar dan banyak. Satu porsi bisa untuk 2 orang.


Itu dia dua menu yang saya cicipi di Lurik Coffee & Kitchen. Kalau penasaran dengan menu lainnya, bisa langsung merapat ke sana ya.

Lurik Coffee dan Kitchen diresmikan oleh Walikota Jakarta Selatan dengan pengguntingan pita bersama Ussy dan Andhika.


14 comments:

  1. Hmmm tempatnya cozy banget ya mbak, kalau ada gathering keluarga atau hangout sama teman lurik coffee recommended nih

    ReplyDelete
  2. Wew, bisnisnya banyak ya pasangan ini. Kemarin kosmetik, sekarang merambah ke restoran. Sukses dah... Kompak selalu

    ReplyDelete
  3. Kok sop buntut bahan bakunya daging sapi sih, setahu mpo bahan bakunya adalah buntut sapi. Soalnya pas lebaran haji mpo suka lihat saat seset kulit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buntut sapi kan masih bagian dari dagingnya sapi Mpo. Kecuali kalo aku bilang daging ayam, baru deh salah itu 🤣

      Delete
  4. Tempatnya menarik nuansa tradisional, sepertinya akan betah berlama-lama di sana. Makananya juga terlihat enak, penasaran sama rasa nasi goreng yang dicampur nanas gitu.

    ReplyDelete
  5. jumat kemarin teman2 kantor pada pamer foto2 di lurik coffee, berasa dejavu denger namanya ... ehhh pas buka timeline ini ternyata beneran lagi rame dibahas yaa ;) klo aku ke lurik coffee, menu wajib kudu yg berkuah, pilih sop buntut pastinya, asyikk tuh diguyur sambal

    ReplyDelete
  6. Wah semoga saya bisa berkesempatan ngerasain masakan restoran lurik itu ya. Memamg pembisnis ya Ussi itu. Bru lunching produk kosmetik terbarunya, skrg restoran

    ReplyDelete
  7. Daku pingin coba tahu gejrot sama kopinya, kapan yaak mbak kita kesana lagi, hehehe

    ReplyDelete
  8. wahhh nasi goreng bumbu tomyum? jadi gimana ya rasanya. penasaran. .

    ReplyDelete
  9. Sampai sekarang saya masih agak kurang tertarik mencicipi kue para artis. Tapi, kalau kuliner begini jadi penasaran sama rasanya. Apalagi sop buntutnya. Kalau ajak anak-anak pasti mereka akan pilih sop buntut :D

    ReplyDelete
  10. Suka dengan interior lurik. Classy tapi terkesan mahal. Menunya juga bikin ngilller itubapalagi. Sop buntutnya.

    ReplyDelete
  11. Makanan di daerah kemang nggak ada yang murah ya.. xixixi tapi harga standar sih utk sekelas kafe.

    ReplyDelete
  12. ini bikin ngiler nih mba
    udahlah siang begini hujan
    baca beginian
    beneran laper saya
    hahaha
    itu sop buntut cocok banget nih cuaca hujan begini
    tapi harga sesuai rasa ya mba

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...