Tuesday, March 13, 2018

Apa Saja dan Bagaimana Ajaran dari Ibu yang Layak Diturunkan kepada Anak Kita?



Seorang anak pasti lahir dari rahim seorang ibu, dan biasanya dalam tumbuh kembang sang anak, seorang ibulah yang paling banyak meluangkan waktu untuk mengurusnya. Oleh karena itu banyak yang beranggapan bahwa ikatan antara anak dan ibu lebih kuat dibanding dengan ayahnya. 


Peran sang ibu memang sangat penting, wajar bila bagi anda yang sudah jadi ibu muda harus siap menerapkan ilmu parenting kepada anak. Selain kesiapan mental dan kesabaran tingkat tinggi, seorang ibu juga harus punya skill yang mumpuni dan tentunya terus diasah demi perkembangan dan pertumbuhan sang buah hati.

Lalu, apa saja ajaran dari ibu kita yang turun-temurun terus diajarkan ke anaknya sebelum sang buah hati menginjak usia matang?

Mengajarkan Cara Memasak
Memasak tidak hanya perlu diajarkan kepada anak perempuan, lho. Anak lelaki juga tidak ada salahnya untuk diajari memasak. Hal ini agar mereka bisa belajar mandiri ketika suatu-waktu harus tinggal terpisah dengan orang tua. Selain itu, membiasakan anak memasak sendiri akan mengurangi resiko anak terlalu sering jajan di luar yang terkadang kita tidak tahu makanan di luar tersebut sehat atau tidak.

Seorang Ibu akan Mengajarkan Arti Pengorbanan pada Anaknya
Tidak ada orang tua yang tidak semangat dalam berkorban demi anaknya. Buktinya, seorang ibu tetap mencurahkan perhatiannya kepada anak meskipun anaknya pura-pura sok sibuk. Hal ini cukup menjadi pelajaran bagi kita jika sudah menjadi ibu kelak agar tetap sabar dan berkorban demi sang buah hati.

Mendidik Anak agar Berperilaku Lembut kepada Orang Lain
Seorang ibu sejati pasti akan mewanti-wanti anaknya agar tidak berbicara sembarangan apalagi bersikap kasar kepada orang lain, karena tidak akan ada orang yang mau berteman dengan orang yang kasar. Didikan ibu yang lembut juga bisa mempengaruhi sang anak agar bertindak lembut juga kepada orang lain.

Ibu akan Mengajarkan Anaknya Berhati-hati Memilih Pasangan
Seorang ibu biasanya lebih cerewet ketika menasihati anaknya soal cinta ketimbang ayahnya. Hal ini membuat sang anak akan begitu terpengaruh dengan nasihat ibu agar memilih pasangan dengan alasan yang baik tidak dangkal. Setiap ibu pasti ingin anaknya mendapatkan pasangan hidup yang baik, kan?

Senantiasa Mengingatkan Sang Anak untuk Menjadi Pribadi yang Berguna
Ada baiknya jika seorang ibu tidak menuntut anaknya menjadi orang kaya, atau menjadi orang yang paling cantik dan tampan ketika sudah besar nanti. Ibu selalu mengajarkan agar tetap menjadi diri sendiri dan bermanfaat bagi sesama. 

Menjadi seorang ibu memanglah tidak mudah, namun saat sudah menjadi ibu nanti bersiaplah untuk menanamkan hal-hal diatas sembari terus menguatkan kepribadian sang buah hati agar tidak menyiakan-nyiakan hidupnya. Tetap semangat menjadi ibu yang selalu bahagia dan jangan lupa untuk ucapkan terima kasih kepada ibu kita dengan memberinya kejutan kecil misalnya buket bunga mawar di hari ibu kelak. 

5 comments:

  1. Pas udah SD ibu sering minta bantuan aku buat masak. Sampai SMA kalau pas hari libur, Ibu juga begitu. Tapi aku aja yg males, lebih suka nonton kartun. Huhuhu.

    Akibatnya sekarang jadi anak kos yg nggak bisa masak. Boros banget makan di luar. T.T

    ReplyDelete
  2. Ibu mengajarkan emosi yg terkendali. Susah euy. Bawaan ngerocos kaya mercon. Tapi marah agar anak berubah

    ReplyDelete
  3. Dari seorang Ibu banyak belajar arti sebuah kesabaran dan keikhlasan, meskipun tak banyak kata2 yang diucapkan tapi beliau tunjukan melalui tindakannya.

    ReplyDelete
  4. Biasanya anak laki2 yg dekat dengan ibunya, cenderung memilih pasangan yg mirip2 ibunya ya...hehehe

    ReplyDelete
  5. Wuih bener banget it mbak. Aku kelas 3 sd dah bisa masak.. krn ibuku emang sering nyuruh sih

    ReplyDelete

Terima kasih atas komentarnya.
Mohon gunakan kata-kata yang sopan dan santun yaaa.....

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...